Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita TerbaruPerbedaan RAM iPhone dan Android yang Tersemat, Ini Informasinya

Perbedaan RAM iPhone dan Android yang Tersemat, Ini Informasinya

Perbedaan RAM iPhone dan Android secara mendasar ada alasannya. Secara nyata Apple memang jarang mengedepankan kapasitas RAM setiap iPhone miliknya. Jika Anda amati, RAM iPhone lebih kecil daripada perangkat Android. 

Baca juga: Cara Menambah RAM HP Android dengan Tepat dan Mudah

Sebagai contoh saja, pada trio iPhone 12 hanya memiliki RAM 4GB sampai 6GB. Namun berbeda dengan Android, terutama kelas menengah ke atas, memiliki kapasitas RAM 8GB hingga 16GB. Tentu publik ingin mengetahui apa alasan perbedaan tersebut.

Beberapa Alasan Adanya Perbedaan RAM iPhone dan Android 

Meskipun secara pengamatan memiliki RAM yang kecil, namun segi performa iPhone sebanding dengan smartphone Android flagship. Salah satu kunci yakni manajemen memori perangkat iOS relatif lebih baik dari Android. 

Karena faktanya, kedua sistem operasi memang hadir dengan produksi yang berbeda. Penasaran? Simak penjelasan berikut. 

Android Membutuhkan RAM Besar

Pada Android memakai virtual machine berbasis bahasa pemrograman Java. Hal ini dengan alasan agar dapat berjalan pada beragam perangkat dalam konfigurasi hardware yang berbeda tentunya. Itulah perbedaan RAM iPhone dan Android.

Programer cukup menuliskan aplikasi sekali saja dalam Java lalu virtual machine berjalan di sistem manapun. Hal ini tanpa harus tertulis secara ulang.

Sebab, harus menangani kode Java original aplikasi tersebut. Selain itu, kode hasil translasi dengan proses emulasinya sendiri. Mesin virtual lebih kompleks dan memerlukan memori bahkan sumber daya yang cukup besar. 

Memori yang sudah tidak terpakai nantinya harus didaur ulang melalui proses Garbage Collection. Hal ini terjadi di Java. Dengan maksud agar bisa terisi aplikasi yang lainnya. 

Garbage Collection memerlukan RAM yang jumlahnya sangat besar agar bisa berjalan lebih efektif. Namun apabila RAM tersebut tidak cukup, maka perangkat akan terlampau sering daur ulang memori. Hal ini berakibat pada kinerja yang semakin menurun. Sehingga menjadi salah satu perbedaan RAM iPhone dan Android

Alasan virtual machine Java dan proses manajemen memori tersebut yang mengakibatkan pabrikan Android sering menanamkan RAM kapasitas besar. Karena ingin memastikan perangkat mereka agar berjalan mulus. 

iOS Untuk Apple

Sedangkan iOS berbeda dan tidak mengalami hal serupa. Dari awal sistem operasi aplikasi ditulis dan dikompilasi secara native, namun menggunakan bahasa pemrograman Swift.

Kode tersebut akan dieksekusi langsung oleh hardware sehingga iOS tidak perlu virtual machine ala Java. Hal yang secara nyata lebih boros memori. 

Itulah kenapa iOS dan aplikasi memang dirancang untuk perangkat buatan Apple saja. Sehingga tak harus mengakomodir beragam perangkat dengan konfigurasi hardware berbeda. 

Perbedaan RAM iPhone dan Android adalah dari proses manajemen memori aplikasinya antara kedua OS. Jika di Android manajemen memorinya dari sistem operasi, namun di iOS secara otomatis mengatur alokasi memori sesuai kebutuhan. 

Baca juga: Memori RAM HP Penuh, Bagaimana Cara Membersihkannya?

Sistem Penerimaan Notifikasi Aplikasi yang Berbeda

Perbedaan tidak hanya pada cara kerja sistem operasinya, namun juga sistem penerimaan notifikasi push pada aplikasi. Hal ini seperti media sosial dan pesan instan. 

Dalam hal notifikasi tersebut, cara kerja aplikasinya memang mirip dengan komputer pada umumnya. Pada setiap aplikasi, harus benar-benar berjalan pada latar belakang untuk dapat menerima notifikasi dengan lancar. 

Jika aplikasi tak berjalan, maka notifikasi tidak akan masuk. Hal ini menjadi masalah untuk aplikasi yang aktif, maka memori semakin besar yang dibutuhkan. 

Aplikasi iOS harus selalu aktif untuk bisa menerima notifikasi. Perbedaan RAM iPhone dan Android, aplikasi pada iPhone tak tersambung langsung ke server namun melalui perantara server dari Apple. 

Kelebihannya, aplikasi iOS tak harus selalu aktif untuk dapat menerima notifikasi dan server mengirimkan notifikasi ke server Apple lebih dulu. Server Apple pun akan mengirimkan notifikasi ke perangkat dan secara otomatis mengaktifkan aplikasi tersebut. 

Jadi, perangkat tak perlu membuka banyak port komunikasi ke server berbeda, termasuk tiap aplikasi seperti server ke Facebook. Namun cukup dengan port ke server Apple saja. Hal ini mampu menghemat pemakaian memori.

Baca juga: Buka Kunci iPhone Tanpa Lepas Masker dan Tidak Ribet, Ini Caranya

Sedangkan Google melalui seri smartphone Pixel sudah mulai meniru langkah sistem notifikasi melalui server perantara. Namun proses ini berlaku untuk aplikasi buatan Google saja. 

Perbedaan RAM iPhone dan Android ini terlihat terutama untuk pasar domestik China karena cenderung memiliki RAM kapasitas besar daripada versi yang tersedia secara global. (R10/HR-Online)

- Advertisment -