Jumat, Desember 3, 2021
BerandaBerita TerbaruPerbedaan Syirik dan Musyrik, Dosa Besar yang Tidak Diampuni Allah

Perbedaan Syirik dan Musyrik, Dosa Besar yang Tidak Diampuni Allah

Perbedaan syirik dan musyrik tentu saja menjadi hal penting wajib untuk kita ketahui. Syirik merupakan suatu hal yang dilarang dalam agama Islam. Bahkan dosa yang paling besar adalah dosa karena perbuatan syirik. Allah juga tidak akan mengampuni dosa syirik.

Akan tetapi, ternyata dalam kehidupan sehari-hari banyak dari kita yang masih bingung untuk membedakan sebenarnya yang musyrik itu bagaimana dan yang syirik itu seperti apa.

Nah, supaya kita bisa lebih paham dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, tidak ada salahnya jika kita memahami tentang bedanya.

baca juga: Adab di Dalam Masjid, Hal Penting dalam Islam yang Harus Diperhatikan

Inilah Perbedaan Syirik dan Musyrik yang Wajib Anda Ketahui

Indonesia sendiri masih banyak kita temui fenomena syirik. Hal tersebut muncul di kalangan masyarakat karena mereka kurang paham mengenai ajaran tauhid.

Agama Islam itu ada sebagai agama yang haq dan pencerah. Bahkan agama Islam ada juga sebagai rahmatan lil’alaamiin. Bahkan juga membebaskan manusia dari menyembah berhala dan kembali kepada Allah yang sudah menciptakannya.

baca juga: Keistimewaan Bulan Dzulhijjah, Keuntungan Pahala yang Tak Terhitungkan

Pengertian Mengenai Syirik

Dalam Al-Quran sendiri terdapat kata syirik. Kebanyakan orang justru mengatakan bahwa syirik itu memiliki arti memiliki Tuhan yang lebih dari satu. Sedangkan dalam Al-Quran sendiri menanamkan bahwa orang tersebut merupakan musyrik atau pelaku syirik.

Syaraka merupakan asal dari kata syirik yang berarti mencampurkan dua atau lebih benda, hal tak sama yang seolah-olah sama. Dalam artian syirik merupakan mempersekutukan Tuhan dengan menjadikan satu untuk objek pemujaan atau tempat guna menggantungkan harapan maupun dambaan dalam hal kufur.

Perbuatan tersebut merupakan mengingkari kemahakuasaan dan kesempurnaan Allah SWT. Pada intinya sirik itu menyekutukan Allah SWT, baik dalam uluhiyah, rububiyah, maupun asma dan sifat-Nya.

Jika terdapat seseorang yang masih meyakini bahwa masih ada Tuhan selain Allah yang berhak untuk disembah, yakin bahwa ada penolong selain Allah Ta’ala, berarti ia sudah musyrik. Hal tersebut juga merupakan perbedaan syirik dan musyrik.

Syirik dapat menyebabkan kejahatan dan penyelewengan juga rusaknya pikiran atau tingkah laku. Hakikat syirik sebenarnya ucapan tanpa ilmu.

Dalam Al-Quran Surat An-Nisa ayat 48 menjelaskan:

baca juga: Cara Menghindari Riba Dalam Agama Islam yang Harus Menjadi Perhatian

Pengertian Musyrik dalam Islam

Supaya bisa lebih jelas dalam memahami perbedaan syirik dan musyrik, berikut ini pengertian musyrik. Musyrik merupakan perbuatan menyekutukan Allah dengan segala hal. Kebalikan atau lawan dari tauhid adalah musyrik.

Simak Perbedaan Antara Syirik dan Musyrik

Pada intinya perbedaan syirik dan musyrik adalah perbuatan dan pelaku. Syirik merupakan perbuatan menyekutukan Allah Ta’alla dengan yang lainnya.

Sedangkan untuk musyrik orang atau pelaku yang melakukan perbuatan syirik. Jadi dengan pengertian di atas juga membuat kita akan lebih mudah untuk mengetahui perbedaan syirik dan musyrik.

Perlu menjadi pengetahuan juga untuk Anda mengenai musyrikin. Ia adalah sekelompok orang atau jamak yang melakukan perbuatan syirik.

Hal tersebut tentunya harus kita hindari, meskipun di lingkungan sekitar kita masih banyak orang yang masih belum bisa memahami dengan benar mengenai perbedaan syirik dan musyrik.

Justru kebanyakan mereka menjadi musyrik walaupun beragama Islam. Untuk itu, penting sekali mengajarkan ilmu Tauhid sejak dini. Tujuannya selain untuk membentengi diri sendiri, juga agar kelak anak cucu kita bisa membasmi adanya pelaku perbuatan menyekutukan Allah tersebut.

Padahal janji Allah sudah terdapat dalam Al-Quran bahwa Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. Sedikit saja kita berbuat syirik. Naudzubillah sungguh dosa besar yang sudah kita perbuat dan Allah sudah pasti tidak akan mengampuni. Padahal hanya Allah penentu yang paling adil.

Terkadang manusia memang sangat bodoh. Allah membekali mereka dengan akal. Mengetahui bahwa hal tersebut menjadi larangan dalam Islam. Akan tetapi, masih saja dilakukan.

Pada akhirnya, juga memiliki cita-cita masuk surga. Namun belajar mengenai ilmu agama juga malas-malasan. Sudah tahu jika syirik itu menjadi suatu hal yang terlarang, masih saja melakukan.

Nah, semoga dengan adanya penjelasan mengenai perbedaan syirik dan musyrik, menjadikan kita lebih paham dalam beragama Islam. Berani membela yang haq dan memerangi yang batil. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -