Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBerita TasikmalayaProtes ke Pemerintah, Poster Foto Jokowi Tersebar di Tasikmalaya

Protes ke Pemerintah, Poster Foto Jokowi Tersebar di Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Sejumlah poster yang berisikan protes kepada pemerintah terpasang di beberapa titik Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Poster tersebut menggunakan foto presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain foto Jokowi, dalam poster juga terdapat tulisan Pembual.

Poster tersebut terlihat menghiasi Alun-alun Kota Tasikmalaya, Dadaha, Tugu Asmaul Husna, hingga Taman Kota pada Senin (5/7/2021).

Tulisan dalam poster berisi kecaman kepada pemerintah dengan menggunakan foto presiden Jokowi. Pada poster tersebut terlihat foto Jokowi ditutup, adapun tulisan yang terpasang pada poster berbunyi: “Pembual, Darurat Kedaulatan Rakyat Memudar, Tambang Merebak, Rakyat Terus Diminta Pajak, Hutang Negara Melonjak KPK Dibajak, Kemana Rakyat Harus Berpijak?”

Zam Zam Multajam Nusabani korlap aksi mengatakan, poster yang terpasang merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat yang sedang terhimpit ekonomi.

“Kita memberikan kabar saja kepada masyarakat bahwa negara saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal tersebut dibuktikan salah satunya KPK yang dipolitisasi dan ada indikasi beberapa permainan di sana,” ungkapnya, Senin (5/7/2021).

Selain KPK, BEM UI yang dipanggil oleh rektorat dengan alasan yang tidak logis juga jadi sorotan Zam Zam.

“Kita memasang poster dan banner di beberapa titik, di antaranya Padayungan, Tugu Asmaul Husna, Taman Kota, Dadaha, Alun-alun, di depan Kampus Unsil, di pusat Kota Tasikmalaya,” katanya.

Konsep aksi tersebut, kata Zam Zam sengaja dijalankan sesuai regulasi pemerintah yang melarang untuk berkerumun.

“Ini bentuk terobosan juga, yang penting pesannya dapat. Sementara di sisi lain kita tetap mematuhi peraturan yang dibuat oleh pemerintah,” katanya.

Zam Zam mengakui jika tidak ada aturan PPKM Darurat, maka pihaknya akan turun aksi ke jalan. 

“Kalau tidak ada PPKM kita langsung turun ke jalan untuk memberi tekanan kepada pemerintah. Mungkin nanti kalau sudah beres PPKM kita turun ke jalan,” tandasnya. (Apip/R7/HR-Online)

Editor: Ndu

- Advertisment -