Ikhtiar Lawan Covid-19, Santri Miftahul Ulum Ciamis Jalani vaksinasi

Santri Miftahul Ulum Ciamis Jalani vaksinasi
Salah seorang santri ikut jalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama, di pondok pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (29/7/2021). Foto : Ferry/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Ratusan santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren (ponpes) Miftahul Ulum Bangunsirna, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, jalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Kamis (29/7/2021).

Program vaksinasi Covid-19 ini dari Polda Jawa Barat, yang bekerjasama dengan Nahdlatul Ulama (NU) untuk para santri dan masyarakat.

Pimpinan Pondok Pesantren Ciamis, Arif Ismail Chowas mengatakan, program vaksinasi tersebut merupakan sebagai wujud ikhtiar, mewujudkan Ibnu Nafsi tanggung jawab terhadap kesehatan.

“Terima kasih kepada Kapolres Ciamis, Polda Jawa Barat, PWNU Jabar, yang telah bersama-sama mensukseskan sebagai tanggung jawab kesehatan kita bersama-sama,” katanya.

Lebih lanjut Aris menambahkan, bukan hanya para santri, guru ngaji, dan imam masjid  saja yang ikut jalani vaksinasi ini. Melainkan, juga masyarakat sekitar pondok pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna juga ikut disuntik.

“Ada kurang lebih sekitar 1.300 orang santri, dan 1.700 orang masyarakat yang mengikuti vaksinasi ini,” tuturnya.

Menurut Arif bahwa virus Covid-19 ini memang nyata dan ada di muka bumi ini. Maka dari itu, agar pandemi ini berakhir ikhtiarnya dengan cara suntik vaksin.

“Mudah-mudahan saja setelah semuanya ikut jalani vaksinasi, pandemi ini bisa segera berakhir. Kehidupan bisa kembali normal lagi,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Ciamis, AKBP. Wahyu Broto NA menambahkan, vaksinasi Covid-19 targetnya untuk para santri dan masyarakat sekitar.

Menurutnya, ketaatan masyarakat Bangunsirna ini dalam protokol kesehatan sangat tinggi. Selain itu, 80 persen masyarakatnya juga sudah divaksin.

“Saya sangat apresiasi masyarakat Ciamis terkait antusias untuk ikut jalani vaksinasi Covid-19. Alhamdulilah, rata-rata setiap harinya bisa 4 ribu sampai 6 ribu yang ingin suntik vaksin,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto