Jumat, Mei 20, 2022
BerandaBerita TasikmalayaAksi Sekelompok Pemotor Geber Knalpot Bising Viral di Tasikmalaya

Aksi Sekelompok Pemotor Geber Knalpot Bising Viral di Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Aksi sekelompok pemotor yang menggeber-geberkan knalpot bising saat Sunmori (Sunday Morning Ride) viral. 

Video yang memperlihatkan puluhan motor dengan knalpot bising konvoi pada Minggu (1/8/2021) pagi itu tersebar di Facebook dan grup WhatsApp. 

Peristiwa tersebut rupanya terjadi di Jalan Baru Cisayong-Singaparna (JB Cisinga) Desa Kuda Depa, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sontak saja kelakuan pemotor tersebut membuat resah warga karena suara knalpot bising sangat mengganggu. Apalagi saat ini Kabupaten Tasikmalaya sedang menerapkan PPKM Level 4. 

“Resah sekali dengan geber-geber suara bising knalpot motor seperti itu karena berisik sekali suaranya. Silakan saja kami tidak melarang kegiatan sunmori atau apapun namanya tapi jangan ada geber-geber motor seperti kejadian kemarin itu,” kata Didin salah seorang warga, Senin (2/8/2021).

Sofyan Iskandar, Kades Kuda Depa mengatakan, selain merasa resah, warga juga banyak yang mempertanyakan aksi komunitas motor yang iring-iringan saat sunmori. 

“Kemarin iya rame banyak yang menggeber-geberkan motornya memakai knalpot bising, sangat jelas sekali suaranya kedengaran ke warga. Tindakan dari warga atas kejadian geber-geber itu tidak ada, cuma warga merasa aneh saja,” katanya..

Saat penerapan PPKM level 4. Sofyan menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi banyak kegiatan warga yang dibatasi, tetapi sebaliknya komunitas motor malah menimbulkan kerumunan dengan konvoy dan menggeber-geber knalpot.

“Silakan saja mau main mau apapun juga, kan jalan umum. Cuma mungkin sekarang lagi PPKM level 4, jadi tidak dibolehkan kegiatan yang sifatnya berkerumun,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cisayong, AKP H Ajat Sudrajat mengatakan, pihaknya akan menyelidiki menelusuri aksi dari komunitas motor tersebut. Salah satunya dengan  memanggil ketuanya.

“Kami juga akan terus tindak lanjuti dengan menggiatkan patroli kemudian akan menindak lanjuti keresahan masyarakat,” pungkasnya. (R7/HR-Online)

Editor: Ndu

- Advertisment -