Bantuan JPE dari Pemkot Banjar, 47 Orang Belum Cairkan Haknya

Bantuan JPE
Kepala Bidang Koperasi dan UKM pada Dinas KUKMP Kota Banjar, Tatang Nugraha. Foto: Sandi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Bantuan JPE dari Pemkot Banjar, Jawa Barat, sebesar Rp 1 juta yang diperuntukan bagi 930 orang warga sasaran, 47 orang diantaranya belum melakukan pencairan.

Kadis KUKMP Kota Banjar, Edi Herdianto, melalui Kabid. Koperasi dan UKM, Tatang Nugraha menjelaskan, sebanyak 47 orang warga yang terdata sebagai penerima bantuan program JPE untuk modal usaha itu belum mencairkan bantuan tersebut.

“Total jumlah penerima bantuan JPE ada 930 orang, dan yang belum mengambil bantuan jumlahnya ada 47 orang. Itu data ter-update hari ini,” kata Tatang Nugraha, Selasa (24/08/2021).

Ia menyebutkan, dari jumlah 47 orang tersebut, paling banyak adalah warga Kecamatan Banjar, yaitu 44 orang. Sisanya warga Kecamatan Langensari sebanyak 3 orang.

Meski begitu, pihaknya akan memberikan jangan waktu bag warga yang belum mengambil bantuan JPE sampai dengan hari Jumat (27/08/2021).

Berbagai Kendala Warga Belum Cairkan JPE Pemkot Banjar

Baca Juga : Pedagang di BA Kecewa Tak Dapat Program Bantuan JPE Pemkot Banjar

Diketahui masih adanya warga yang belum mengambil bantuan karena terkendala beberapa faktor. Sehingga mereka memilih untuk tidak membawa bantuan JPE dari Pemkot Banjar.

“Kendalanya ada yang nggak mau vaksin, merasa tidak layak mendapat bantuan dan orangnya sudah pindah. Tapi rata-rata calon penerimanya itu belum vaksin. Sedangkan, persyaratan untuk dapat bantuan harus sudah mendapatkan suntik vaksin,” jelasnya.

Namun, lanjut Tatang, petugas akan turun ke lapangan untuk melakukan survey supaya dapat mengetahui kendala yang ada.

“Terakhir kita kasih waktu sampai hari Jumat. Selain memberikan jangka waktu untuk mengambil bantuan, kita juga sekalian akan survey ke lapangan,” katanya.

Jika sampai jangka waktu tersebut masih tetap tidak mengambilnya. Maka bantuan tersebut akan pihaknya alihkan kepada calon penerima lain yang belum mendapatkan bantuan JPE dari Pemkot Banjar.

Dalam hal ini, kemungkinan pihaknya akan merubah SK untuk dialihkan kepada pelaku usaha lain yang masih binaan DKUKMP Kota Banjar.

“Adapun total jumlah penerima bantuan JPE sebanyak 930 orang itu, 750 orang diantaranya merupakan usulan dari paguyuban. Sedangkan sisanya adalah para pelaku usaha binaan kami,” pungkas Tatang. (Sandi/R3/HR-Online)

Editor : Eva