Cara Bertawasul untuk Hajat Bisa Diamalkan Supaya Terkabulkan

Cara Bertawasul untuk Hajat Bisa Diamalkan Supaya Terkabulkan
Ilustrasi Cara Bertawasul untuk Hajat. Foto: Ist/Net

Cara bertawasul untuk hajat. Sudahkah Anda melakukan hal tersebut? Perihal hajat, pastinya Setiap orang mempunyai hajat yang ingin dikabulkan. Bahkan, setiap orang rela melakukan apa saja supaya hajatnya tersebut terkabul. 

Akan tetapi dalam Islam mengajarkan, Tidak ada manusia satupun yang bisa mewujudkan hajatnya atau kepentingan tersebut tanpa adanya campur tangan dari Allah SWT.

Mengapa demikian? Karena Allah merupakan sumber dari segala sumber yang ada seluruh langit dan bumi. Kita, sebagai manusia hanya salah satu ciptaan Allah SWT yang dibekali dengan akal. Tujuannya adalah supaya kita bisa berpikir terlebih dahulu sebelum kita melakukan suatu hal.

Nah, untuk itu, setiap kita pastinya mempunyai hajat atau keinginan. Cara kita bertawasul untuk hajat tersebut supaya terkabul? Kita harus berikhtiar semaksimal mungkin dan terus mendekatkan diri kepada Allah. 

Karena Allah SWT yang sudah menciptakan kita dan memberikan kita banyak nikmat, serta hanya Allah-lah yang akan menjamin hajat kita terkabul atau tidaknya.

baca juga: Sholat Subuh Kesiangan, Inilah yang Harus Dilakukan

Cara Bertawasul untuk Hajat yang Bisa Anda Amalkan

Bagi Anda yang mempunyai hajat, perihal karir, jodoh dan yang lainnya, selagi itu merupakan hal yang baik, Anda bisa mengamalkan beberapa cara berikut ini supaya keinginan Anda Allah kabulkan.

Sebelum lanjut ke pembahasan mengenai bagaimana cara bertawasul untuk hajat, perlu Anda ketahui bahwasannya tawassul sendiri memiliki arti yakni segala hal yang bisa menyampaikan atau mendekatkan kepada sesuatu. 

Sedangkan pengertiannya menurut istilah, tawasul yakni segala hal yang bisa mendekatkan seseorang kepada Allah SWT yang berupa amal kebaikan ataupun ketaatan sesuai syariat-Nya.

Kata tawassul ini juga bisa diartikan dengan berdoa kepada Allah melalui suatu perantara, perantara yang berupa amal kebaikan ataupun melalui orang yang sholeh dan kita anggap posisinya lebih dekat kepada Allah daripada diri kita. 

Lalu apa yang bisa kita lakukan dan menjadi cara bertawasul untuk hajat yang kita miliki? Simak penjelasan berikut ini.

baca juga: Hukum Tidur Setelah Subuh, Berikut Penjelasan Beserta Alasannya

Melaksanakan Shalat Hajat

Tentunya ada beberapa adab yang perlu kita perhatikan ketika memohon supaya hajat yang kita inginkan tersebut terkabul. Salah satunya adalah dengan melaksanakan salat hajat sebanyak 2 rakaat.

Amalan sunnah yang berupa salat hajat ini merupakan amal ibadah yang bisa kita lakukan, ketika mempunyai sesuatu keinginan atau hajat. Pasalnya, ibadah yang satu ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar supaya keinginan yang kita miliki Allah SWT kabulkan. 

Lalu Bagaimana tata cara shalat hajat yang baik dan benar?

Untuk tata cara salat Hajat sebagai cara bertawasul untuk hajat yang kita miliki ini, Sama halnya dengan ketika  shalat lima waktu. Hanya berada di niat saja. 

Akan tetapi juga ada hal yang harus anda perhatikan ketika melaksanakan salat ini, karena pada rakaat pertama dan kedua kita harus membaca ayat kursi atau Al Quran surat Al-baqarah ayat 255.

Oh iya, salah satu cara bertawasul untuk hajat ini Anda juga harus membaca doa. Akan lebih baik lagi jika setelah salam anda kembali bersujud dengan tujuan kan diri kepada Allah SWT.

Doa dalam sholat hajat tersebut adalah:

Kemudian baca sholawat ini:

cara bertawasul untuk hajat

Hendaknya doa tersebut kita baca sebanyak 10 kali. Setelah itu hendaknya kita membaca doa sapu jagad atau kebaikan dunia dan akhirat.

Doa Tawasul Hajat Bisa Terkabul

Selain Anda harus melaksanakan salat hajat sebagai cara bertawasul untuk hajat, Anda juga harus doa ini dengan harapan semoga keinginan Anda tersebut Allah kabulkan. Bagaimana lafadz nya?

Nah, Anda yang mempunyai hajat atau keinginan, selain mengusahakan dengan semaksimal Anda juga bisa mengamalkan cara bertawasul untuk hajat tersebut. Selamat mengamalkan dan semoga Allah mengabulkan. Allahumma Amin.(Muhafid/R6/HR-Online)