Cara Budidaya Maggot BSF Media Kering Mudah yang Menguntungkan

Cara Budidaya Maggot Media Kering
Ilustrasi Cara Budidaya Maggot Media Kering. Foto: Ist/Net

Cara budidaya maggot BSF media kering saat ini cukup populer di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan budidaya larva maggot mempunyai manfaat serta serta mampu memberikan keuntungan yang luar biasa.

Baca juga: Cara Ternak Maggot Bagi Pemula, Usaha Pakan Ternak yang Potensial

Maggot black soldier fly (BSF) merupakan salah satu penemuan yang cukup menggembirakan. Pasalnya larva satu ini mampu memberikan keuntungan bagi para petani, peternak serta masyarakat secara luas.

Dengan hadirnya budidaya maggot lalat ini cukup sukse membantu kasus sampah organik yang menggunung. Perlu Anda ketahui, 750 kg maggot BSF mampu mengurangi dekat 2 ton sampah organik dalam kurun waktu 2 hingga 3 minggu.

Dapat dikatakan maggot merupakan larva lalat black soldier fly (BSF) ini memiliki keistimewaan dibandingkan dengan bahan baku pakan alternatif lainnya.

Cara Budidaya Maggot BSF Media Kering dan Penjelasan Detailnya

Apabila mendengar kata ulat atau belatung, tentu yang muncul pertama kali adalah rasa jijik. Pasalnya banyak orang yang menganggap binatang satu ini sebagai ham atau bakteri yang membawa penyakit.

Namun, ternyata ulat satu ini cukup unik, berbeda dengan jenis ulat atau belatung pada umumnya, Belatung ini bukanlah jenis belatung yang biasa. Melainkan sejenis larva dari BSF.

Dalam tubuh larva ini banyak mengandung antibiotik alami sehingga tidak membawa gen penyakit. Meskipun masuk dalam golongan lalat, akan tetapi BSF tidak hinggap di sampah serta tidak membawa bibit penyakit.

Kemudian, larva BSF tersebut bernama maggot yang cukup berlainan dengan belatung dari lalat hijau serta lalat hitam penebar penyakit. Selain itu, maggot juga tidak menimbulkan bau busuk serta bukan sumber penyakit. Karena sangat aman, anak kecil pun dapat bermain-main dengan cara memegangnya.

Beragam Manfaat Maggot BSF

Maggot BSF adalah salah satu inovasi yang sangat menggembirakan serta mampu memberikan keuntungan baik bagi yang membudidayakan ataupun yang memanfaatkannya. Maka tidak heran jika saat ini banyak masyarakat yang ingin mengetahui bagaimana cara budidaya maggot BSF ini.

Maggot BSF berguna sebagai pakan ternak unggas ataupun ikan. Dalam hal ini, pemakaian maggot untuk pakan ikan dapat semakin menggairahkan pada bidang budidaya konsumsi.

Hal ini dikarenakan harganya yang cenderung murah. Sedangkan untuk pakan ternak, maggot dapat mempercepat kenaikan bobot ternak. Dengan banyaknya keuntungan yang diberikan, maka tidak heran jika banyak kalangan yang tertarik untuk melakukan budidaya maggot BSF.

Salah satu cara budidaya maggot BSF yang cukup menguntungkan adalah dengan menggunakan media kering. Keuntungan lain pemanfaatan maggot BSF adalah bisa membantu menyelesaikan masalah banyaknya sampah organik yang cukup menggunung.

Baca juga: Bisnis Maggot Menggiurkan, Pemuda di Kota Banjar Ini Manfaatkan Sampah Pasar

Kurang lebih 750 kg maggot BSF dapat mengurai sekitar 2 ton sampah organik hanya dalam waktu singkat yakni sekitar 2 hingga 3 minggu saja. Hal ini tentu dapat membuat usaha budidaya ini sebagai salah satu alternatif usaha dengan profit cukup menjanjikan.

Terutama masa panen dari larva ini relatif cepat, yaitu kurang lebih 15 hari saja. Bagi Anda yang semakin tertarik dengan usaha ini, maka penting sekali untuk memahami bagaimana cara budidaya maggot BSF dengan media kering. Cara ini perlu dicoba bagi Anda para petani ataupun peternak.

Keutamaan Manfaat Maggot

Manfaat maggot yang utama adalah kandungan protein yang ada di dalamnya. Maggot mempunyai kadar protein kurang lebih 43% apabila dalam keadaan utuh. Sedangkan apabila kita jadikan pelet, maka kadar proteinnya antara 30 hingga 40 %.

Tidak hanya maggotnya saja yang kaya manfaat, akan tetapi kasgot (bekas maggot) yaitu sisa makanannya yang dapat kita manfaatkan untuk pupuk organik. Meskipun berasal dari limbah sampah, pupuk yang dihasilkan pun tidak berbau. Kasgot in terbukti ampuh untuk menyuburkan tanah.

Langkah Awal Budidaya Maggot BSF Media Kering di Rumah

Bagi Anda yang tertarik untuk berbudidaya larva maggot, berikut ini langkah awal budidaya maggot BSF dengan menggunakan media kering yang penting Anda ketahui adalah pemilihan lokasi yang tepat untuk beternak maggot.

Sebaiknya pilih lokasi dengan banyak vegetasi seperti pohon dan daun. Hal ini dapat membantu menyerap bau dari kandang. Selain itu, hal penting lain yang perlu Anda perhatikan adalah pasang alat pelindung supaya rayap serta predator tidak akan memakan maggot.

Cara budidaya maggot BSF media kering selanjutnya setelah pemilihan lokasi yang tepat adalah pembuatan kandang. Tentu kita sudah paham jika kandang merupakan kebutuhan utama dari setiap hewan ternak.

Fungsi kandang juga sebagai tempat BSF dalam memproduksi telur-telur bibit maggot. Persiapkan ukuran kandang sesuai dengan yang Anda perlukan.

Pada umumnya, ukuran kandang yang banyak dipergunakan para peternak maggot BSF adalah 2,5 m x 4 m x 3 m. Ukuran ini pada umumnya cukup untuk bisnis budidaya maggot BSF kelas kecil menengah. Dengan ukuran tersebut, Anda dapat menampung sebanyak puluhan ribu larva maggot.

Cara budidaya maggot BSF media kering, hal yang perlu Anda perhatikan adalah dalam proses pembuatan kandang. Pembuatan kandang maggot dapat dikatakan sebagai proses yang cukup sulit.

Baca juga: Program Selingkuh Mas Maggot Ciamis Dicontoh Kota Lain

Karena Anda harus membuat kandang secara tepat agar maggot dapat berkumpul. Saat membuat kandang untuk rumah belatung, maka Anda perlu mempertimbangkan seberapa banyak memperoleh limbah makanan.

Jika Anda akan menghasilkan limbah dalam jumlah yang besar, maka perlu membuat kandang dengan ukuran yang besar pula. Jangan lupa siapkan juga tutup yang rapat serta kedap air.

Pastikan tidak terdapat celah, sehingga belatung atau larva tidak memanjat keluar dari kandang. Apabila kandang maggot BSF memang tertutup dengan sempurna, maka larva atau belatung baru akan keluar dari pipa pada saat siap menjadi kepompong atau berbentuk BSF.

Persiapkan Media Penetasan Telur

Cara budidaya maggot BSF media kering selanjutnya adalah mempersiapkan media tempat penetasan telur BSF. Tempat ini dapat Anda buat dengan menggunakan box kardus kecil ataupun dari tripleks. Setelah telur menetas, maka Anda dapat memindahkan larva langsung ke biopond sebagai media pembesaran larva.

Dalam hal ini sebaiknya Anda pisahkan antara media penetasan dengan pembesaran larva di dalam kandang. Proses pembelahan telur menjadi larva sangat berarti. Sebab bila menyatu, telur-telur BSF akan mudah rusak tertekan oleh larva.

Biopond merupakan tempat pembesaran untuk larva lalat black soldier fly yang pada umumnya terbuat dari PVC kayu serta telah dipadati dengan tanah gembur. Biasanya biopond terdiri dari 2 jenis.

Biopond biasa yang tidak memperoleh kelengkapan ramp. Biopond satu ini berfungsi sebagai media untuk memproduksi larva kecil. Jenis biopond selanjutnya adalah yang memiliki ramp atau bidang miring sebagai jalur migrasi prepupa.

Sama halnya dengan media penetasan, dengan mengikuti cara budidaya maggot BSF media kering ini, sebaiknya ukuran biopond Anda sesuaikan dengan jumlah telur yang menetas.

Tahap Pengembabiakan Maggot BSF

Hal penting lain yang perlu Anda pahami dalam mengikuti cara budidaya maggot BSF media kering selanjutnya adalah proses pengembangbiakan maggot BSF. Proses penting dalam pengembangbiakan maggot BSF adalah dengan menarik lalat BSF terlebih dahulu.

Bahan-Bahan yang Anda Perlukan dalam Proses Pengembangbiakan Maggot BSF

  • 1 liter air
  • 5 sendok gila
  • 5 kg dedak
  • Penyedap rasa
  • Yakult atau EM4
  • kantong plastik

Langkah-Langkah Pengembangbiakan Maggot BSF

  • Langkah pertama masukkan air serta gula ke dalam ember. Aduk rata
  • Selanjutnya campurkan dedak sebanyak 5kg ke dalam campuran air gula yang telah Anda siapkan sebelumnya.
  • Tuangkan 1 tutup botol EM4 atau Yakult ke dalam ember.
  • Aduk keseluruhan bahan sampai tercampur merata.
  • Cara budidaya maggot BSF media kering selanjutnya adalah dengan menyiapkan kantong plastik yang dapat menampung 5 kg atau 8 kg barang.
  • Masukkan dedak yang telah dicampurkan ke dalam kantong plastik tersebut.
  • Berikan celah untuk menampung sedikit udara ke dalam plastik. Kemudian ikat rapat-rapat.
  • Letakkan kantong plastik berisi dedak tersebut pada tempat yang sejuk, diamkan antara 5 hingga 6 hari.
  • Berikan tutup atau kawat disekitarnya, hal ini karena campuran adonan tersebut berbau amis dan dapat mengundang kucing.
  • Cara budidaya maggot BSF media kering pada masa ini, kombinasi dedak akan berganti jadi cairan fermentasi.
  • Berikutnya, tuangkan kombinasi dedak ke ember dan tutup menggunakan daun pisang, plastik serta kertas minyak.
  • Cara budidaya maggot BSF media kering selanjutnya adalah simpan ember ke dalam kandang dekat dengan media penetasan telur.
  • Setelah 2 hingga 3 hari, maka lalat BSF akan saling berdatangan serta mulai bertelur di dekat ember dan media penetasan.

Tahap Pemanenan Maggot BSF

Setelah mengikuti cara budidaya maggot BSF media kering di atas, maka pada minggu pertama maffit BSF akan nampak wujudnya. Kemudian pada minggu ke 2 dan 3, maggot BSF pun siap untuk Anda panen. Pada umumnya maggot BSF akan berkumpul di dasar penutup dedak atau di dalam dedaknya secara langsung.

Cara Budidaya Maggot BSF Media Kering Lainnya

Terdapat cara yang lebih sederhana dalam memancing maggot BSF. Cara tersebut adalah dengan menggunakan media kotoran ayam yang telah mengering di bawah kandang.

Baca juga: Santri di Pangandaran Produksi Pakan Maggot, Konsumennya Banyak

Supaya BSF mau bertelur di tempat tersebut, maka Anda dapat memberikan makanan yang berupa cacahan pepaya busuk. Apabila telah nampak terdapat telur BSF pada kotoran ayam tersebut, maka Anda dapat memindahkan wadah khusus yang berupa baki plastik.

Cara budidaya maggot media kering dengan menggunakan kotoran ayam adalah baki Anda isi dengan kotoran ayam kering. Kemudian letakkan cacahan pepaya busuk, biarkan hingga muncul banyak maggot.

Proses pemanenan maggot BSF dapat dengan cara mengayak dengan menggunakan ayakan bambu. Dengan demikian maggot pun akan terkumpul sert terpisah dari kotoran ayam. Selanjutnya maggot BSF inilah yang dapat Anda berikan ke ayam budidayan Anda.

Secara lebih jelasnya, maggot BSF mempunyai siklus hidup antara 14 hingga 15 hari saja. Tepatnya adalah selama 14 hari 18 jam. Mulai dari telur BSF selama 24 jam.maggot instan 1 (18 jam), maggot instal 2 (3 hari), serta maggot instan 3 (3 hari).

Selanjutnya dalam bentuk pupa selam 7 hari dan akhirnya menjadi lalat dewasa. Dari siklus pertumbuhan maggot yang berasal dari telur hingga menjadi lalat dewasa memerlukan waktu selama 14 hari 18 jam.

Baca juga: Belajar dari Internet, Warga Ciamis Ini Berhasil Kembangkan Usaha Budidaya Maggot

Cara budidaya ini sebenarnya cukup mudah untuk Anda jalankan. Tidak perlu adanya teknik khusus, siapapun dapat melakukannya. Selain itu, budidaya maggot BSF juga tidak menyita waktu karena tidak perlu sering Anda kontrol. Dari segi bahan pun cukup mudah Anda peroleh. 

Sedangkan cara budidaya maggot bsf media kering untuk lahan juga tidak harus luas, dapat menyesuaikan dengan keperluan Anda. Hal penting yang harus Anda lakukan dalam budidaya ini adalah melawan rasa jijik yang justru akan memberikan Anda banyak keuntungan. (R10/HR-Online)