spot_imgspot_img
BerandaBerita TerbaruEfek Kampas Kopling Habis Akan Menyebabkan Beberapa Masalah

Efek Kampas Kopling Habis Akan Menyebabkan Beberapa Masalah

- Advertisement -

Efek kampas kopling habis menimbulkan beberapa masalah. Kopling sebagai salah satu komponen powertrain mobil. Fungsinya untuk memutuskan dan menghubungkan putaran mesin ke transmisi. Umumnya dilakukan dengan lembut dan cepat.

Sedangkan untuk memperoleh kemampuan tersebut, kopling memanfaatkan daya geseknya. Daya tersebut antara plat kopling dan flywheel. Namun, adanya gesekan yang terjadi pada kedua komponen tersebut. Sehingga lama-kelamaan akan menjadikan kampas kopling aus.

Baca Juga : Umur Kampas Kopling Mobil, Berpengaruh pada Transmisi Kendaraan 

Biasanya, kampas kopling mobil masih dapat berfungsi dengan baik. Termasuk apabila sudah mencapai 50 hingga 80 ribu kilometer. Namun itu juga tergantung pada gaya mengemudinya.

Mengingat pentingnya kopling pada kendaraan tersebut, kampas kopling yang mulai aus, perlu untuk segera menggantinya. 

Inilah Beberapa Efek Kampas Kopling Habis

Saat kondisi kampas kopling sudah mulai habis, maka akan menjadikan beberapa masalah. Untuk itu ketahui beberapa hal mengenai efek saat kopling habis berikut ini.

Selip Kopling

Semakin melemahnya pegas-pegas kopling mengakibatkan kopling mobil selip. Kondisi tersebut biasanya terjadi saat jalanan menanjak. Meskipun sudah menginjak pedal gas dalam-dalam, mobil masih tidak bertenaga. Sementara itu, suara mesin mobilnya terdengar meraung-raung, namun mobil tetap tidak kuat untuk menanjak.

Bau Hangus

Kampas kopling yang mulai aus bisanya akan menimbulkan bau gosong. Bau tersebut yang tercium seperti karet terbakar. Jika sudah mengeluarkan bau gosong, memang perlu untuk segera mewaspadainya. Awalnya, bau tersebut mulai tercium pada bagian luar mobil.

Namun lama kelamaan, bau tersebut masuk dalam kabin mobil. Hal tersebut terjadi saat kondisi kampas kopling semakin serius. Sebaiknya untuk segera membawa mobil tersebut ke bengkel jika sudah mengalami efek kampas kopling habis seperti itu.

RPM Mesin Tinggi, Namun Kecepatan Rendah

Salah satu efek kampas kopling yang habis, maka kopling tidak dapat menghubungkan tenaga mesinnya. Tenaga seharusnya menuju transmisi dengan sempurna, sehingga saat menginjak gas mesin hanya akan meraung. Bahkan tidak mengimbanginya dengan peningkatan kecepatan kendaraan.

Baca Juga : Tanda Kampas Kopling Mobil Habis dan Ancaman Bahayanya

Hal itu menjadi berimbas pada top speed mobil yang lebih rendah dari biasanya. Sehingga saat kondisi kampas kopling mobil sudah tipis atau habis. Sebaiknya segera melakukan penggantian pada plat kopling.

Pedal Kopling Menjadi Tinggi

Panas pada plat kopling itu akan menyebabkan sebuah plat tipis. Apabila kondisi kampas kopling masih ada atau sangat tipis, hal tersebut yang biasanya tidak terjadi.

Namun saat ketebalan kampas kopling sudah mencapai 0 mm, gesekan pada bagian dalam kopling akan membakar dan melelehkannya. Terlebih pada kondisi plat kopling yang berbahan logam tipis. Plat kopling akan terasa semakin sulit untuk lepas.

Efek kampas kopling habis, pedal kopling akan terasa sulit saat menginjaknya. Sebelum akhirnya memunculkan gejala kopling tersebut.

Sebenarnya ada yang menandakan kampas kopling sudah sangat tipis. Tanda tersebut apabila tingkat ketinggian pedal kopling itu cukup tinggi, yang bisa menjadikan mobil bisa bergerak.

Jika sudah seperti itu, maka sebaiknya segera melakukan penggantian pada kampas kopling tersebut. Apabila tidak dilakukan, kondisi kopling tersebut akan menjadi masalah lainnya.

Boros BBM

Saat penggunaan bahan bakar dirasakan cukup boros dapat disebabkan oleh banyak hal. Salah satu hal yang menjadi penyebabnya, mulai menipisnya kampas kopling. Saat kampas kopling menipis, maka injakan gas akan menjadi lebih dalam.

Sehingga juga menjadikan mobil bergerak maju. Pastinya membutuhkan tenaga yang lebih besar. Efek kampas kopling habis menjadikan penggunaan bahan bakarnya yang lebih besar.

Perpindahan Transmisi Cukup Sulit

Apabila perpindahan tuas transmisi menjadi lebih sulit, hal itu tidak selamanya disebabkan adanya masalah sistem transmisi. Saat kopling keras dan menempel, maka transmisinya akan sulit dikendalikan.

Terlebih saat tenaga mesin kendaraan tersebut belum 100% terputus. Hal ini menjadi masalah saat kampas kopling tipis. Sebaiknya segera melakukan penggantian kampas kopling tersebut.

Terdapat Getaran dan Suara Saat Menginjak Pedal Kopling

Saat pedal kopling ditekan, maka akan terasa getarannya yang cukup kuat. Umumnya juga menyertai bunyi laher saat menekan pedal kopling tersebut. Hal tersebut terjadi karena drek laher atau release bearing yang mulai rusak. Sehingga perlu untuk melakukan penggantian release bearing yang baru.

Efek kampas kopling habis akan menimbulkan beberapa masalah pada kendaraan. Pastikan segera melakukan penggantian kampas kopling tersebut, sehingga kinerja kendaraan akan menjadi lebih optimal. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -