Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaBerita TerbaruGalaksi Spiral NGC 1385, Terletak di Konstelasi Fornax

Galaksi Spiral NGC 1385, Terletak di Konstelasi Fornax

Galaksi spiral NGC 1385 terlihat saat menggunakan teleskop Hubble NASA / ESA. Astronom mengamatinya untuk dapat mengambil gambar galaksi spiral tersebut.

NGC 1385 ini letaknya sekitar 68 juta tahun cahaya pada konstelasi Fornax. Melansir Wikipedia, galaksi spiral adalah tipe galaksi yang terdiri dari piringan galaksi rata juga berputar.

Galaksi ini berisikan bintang dan medium antarbintang. Bahkan ada pusat konsentrasi bintang-bintang pada bagian tengah galaksi.

Baca Juga: Galaksi Spiral IC 1954, Terlihat Hubble di Konstelasi Horologium Selatan 

Penampakan Galaksi Spiral NGC 1385 di Konstelasi Fornax

NGC 1385 berada pada konstelasi Fornax. Ilmuwan tidak memberikan nama hewan atau dewa kuno seperti pada kebanyakan rasi bintang yang lainnya. Menurut astronom Hubble, Fornax merupakan kata latin untuk tungku.

Rasi bintang tersebut memperoleh nama Fornax dari Nicolas-Louis de Lacaille, seorang astronom Prancis yang lahir pada tahun 1713. Lacaille menamai 14 dari 88 rasi bintang yang sampai saat ini masih diakui.

Ia tampaknya memiliki kecenderungan untuk memberikan nama rasi bintang setelah instrumen ilmiah. Termasuk Antlia (pompa udara), Norma (penggaris atau set square), juga Telescopium (teleskop).

Penemuan NGC 1385 pada tanggal 17 November 1784. Temuan tersebut berkat astronom Inggris kelahiran Jerman William Herschel. Selain itu, juga mengenalnya sebagai AGC 22776, ESO 482-16, LEDA 13368, dan IRAS 03353-2439.

Galaksi tersebut memiliki diameter sekitar 70.000 tahun cahaya. Galaksi spiral NGC 1385 merupakan anggota kelompok NGC 1385. Pada galaksi tersebut ada sebuah pertemuan lebih dari 30 galaksi.

Galaksi ini juga termasuk dalam Cluster Eridanus. Kelompok yang lebih besar tersebut meliputi sekitar 200 galaksi. Mengambil gambar dengan menggunakan Hubble Wide Field Camera 3 (WFC3).

Gambar tersebut sering menyebutnya sebagai kamera pekerja keras Hubble. Hal tersebut berkat keandalan dan fleksibilitasnya. Gambar terpasang pada tahun 2009 saat astronot terakhir mengunjungi Hubble.

Bahkan 12 tahun kemudian masih tetap produktif. Dalam waktu hitungan bulan, teleskop Hubble dijalankan oleh NASA dan ESA. Kemudian akan digantikan oleh James Webb Telescope generasi berikutnya. Hubble tampaknya masih memiliki beberapa hal penting untuk membuktikannya.

Baca Juga: Galaksi I Zwicky 1, Cahaya Bergema dari Balik Lubang Hitam Supermasif

Banyaknya Galaksi Alam Semesta

Teleskop ruang angkasa dengan usia lebih dari tiga dekade ini mengejutkan dunia. Hal itu karena menangkap gambar menakjubkan dari galaksi tungku.

Galaksi spiral NGC 1385 ini dengan letak sekitar 68 juta tahun cahaya. Melansir SciTechDaily, teleskop membawakan informasi yang menarik terkait galaksi spiral NGC 1385.

Konstelasi Fornax dengan letak di belahan langit selatan, sebagian dikelilingi oleh sungai selestial Eridanus. Tiga bintang paling terang dari konstelasi merupakan Alpha, Beta, dan Nu Fornacis, membentuk segitiga pipih yang menghadap ke arah selatan.

Para astronom Hubble menyebutkan beberapa hal mengenai Lacaille pada alam semesta. Para astronom menduga bahwa terdapat antara 200 miliar sampai dua triliun galaksi.

Sebuah galaksi memiliki banyak bintang. Selain itu, untuk menjadikan gambaran mengenai berapa banyak bahkan perlu mengingat mengenai galaksi Bima Sakti. Galaksi tersebut memiliki 100 miliar sampai 200 miliar bintang.

Tidak perlu khawatir para astronom akan kehabisan bahan untuk dapat menjelajah. Banyaknya jumlah galaksi di luar sana, akan menunggu para astronom untuk menyapa.

Pengamatan Supergrup Eridanus

Pengamatan supergrup Eridanus yang diperoleh dengan Australia Square Kilometre Array Pathfinder (ASKAP) sebagai bagian dari survei pra-pilot untuk Widefield ASKAP L-band Legacy All-sky Blind Survey (WALLABY).

Jumlah total sumber HI ini terdeteksi berjumlah 55. Dari 12 yang terdeteksi merupakan galaksi latar belakang bahkan tidak memiliki kaitan dengan supergrup Eridanus. Dua awan HI besar teridentifikasi.

Pada bidang puing-puing HI besar terlihat di NGC 1359 dan berinteraksi pasangan galaksi. Selain itu, juga tatap muka dengan galaksi spiral NGC 1385. Hal ini menjelaskan produk data dari algoritma pencarian sumber juga menyajikan parameter dasarnya.

Kehadiran morfologi HI terdistorsi pada semua galaksi terdeteksi menunjukkan interaksi pasang surut yang sedang terjadi dalam subkelompok. Eridanus memiliki sebagian besar galaksi kekurangan HI. Galaksi-galaksi yang kekurangan HI ini tidak dijumpai pada pusat kelompok.

Dengan menemukan fakta, galaksi dalam supergrup Eridanus tidak mengikuti tren umum fraksi gas atom versus hubungan penskalaan massa bintang.

Hal ini menunjukkan bahwa hubungan penskalaan berubah dengan kepadatan lingkungannya. Sebagian besar galaksi tersebut secara aktif membentuk bintang.

Galaksi spiral NGC 1385 letaknya sekitar 68 juta tahun cahaya pada konstelasi Fornax. Galaksi tersebut terungkap menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img