Minggu, Juli 3, 2022
BerandaBerita TerbaruGolongan Assabiqunal Awwalun dalam Sejarah Islam

Golongan Assabiqunal Awwalun dalam Sejarah Islam

Golongan Assabiqunal Awwalun tentunya menjadi salah satu teladan yang kita ketahui dalam Islam. Assabiqunal Awwalun tentunya bukan suatu hal yang asing lagi dalam kehidupan Islam. Apakah Anda sudah mendengarnya? Di manakah mendengarnya?

Bagi Anda yang belum mendengar atau masih asing dengan istilah ini perlu Anda ketahui bahwasanya Assabiqunal Awwalun merupakan golongan yang pertama kali masuk Islam. Ketika Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu yang pertama dan telah menjadi rasul, istri, sanak saudara dan kerabat serta sahabat yang menjadi target utama untuk dakwah.

baca juga: Istri Nabi Ayyub, Wanita Sholehah Setia pada Pasangan yang Jadi Teladan

Golongan Assabiqunal Awwalun yang Perlu Anda Ketahui

Adanya Assabiqunal Awwalun ketika Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam melakukan dakwah dengan cara sembunyi-sembunyi. Seperti penjelasan pada bagian sebelumnya bahwa mereka yang masuk Islam pertama kali adalah orang-orang yang terdekat dengan Rasulullah Muhammad SAW.

Awalnya, hanya sedikit dari kalangan orang terdekat Nabi Muhammad yang memeluk dan masuk agama Islam. Nah, kemudian Rasulullah menyebarkannya dengan sebutan Assabiqunal Awwalun. Siapa saja yang termasuk dalam golongan tersebut?

baca juga: Bahaya Sifat Hasad Harus Diketahui, Jangan Sampai Menjangkit Anda

Khadijah binti Khuwailid (Ummul Mukminin)

Tanggapan untuk orang yang pertama kali masuk Islam adalah dari golongan keluarga Nabi Muhammad yakni Khadijah binti khuwailid. Khadijah merupakan istri baginda Rasul SAW yang pertama.

Tentunya hal ini menjadi salah satu bentuk usaha dan keberhasilan Nabi Muhammad ketika pertama kali berdakwah. Karena, yang menjadi target utama untuk ladang dakwah Baginda Muhammad adalah dari pihak keluarga.

baca juga: Macam-Macam Pelaksanaan Haji, Lengkap dengan Penjelasannya

Zaid bin Haritsah

Kemudian golongan Assabiqunal Awwalun yang selanjutnya adalah Zaid bin Haritsah. Iya berasal dari Kabilah Kalb sebagai penghuni di sebelah utara Jazirah Arab. Masa kecil Zaid ditangkap oleh sekelompok penjahat kemudian, penjual sebagai seorang budak.

Mengetahui hal tersebut, bukain bin Hizam yang merupakan keponakan dari Khadijah binti Khuwailid membeli Zaid. Lantas, Khadijah memberikan Zaid kepada Nabi Muhammad. Tujuannya adalah untuk memerdekakannya. Kemudian selanjutnya ia masuk Islam.

Zaid menjadi sahabat serta pelayan yang setia untuk Nabi Muhammad. Iya juga menikah dengan Umi Iman serta memiliki putra yang bernama Usamah bin Zaid bin Haritsah.

Ali bin Abi Thalib (Khalifah 4)

Ali Bin Abi Thalib juga termasuk dalam golongan Assabiqunal Awwalun dalam kepemimpinan Khulafaur Rasyidin Ali merupakan khalifah yang keempat. Hal tersebut berdasarkan agama Islam penganut Sunni.

Sedangkan dalam ajaran syiah, menjelaskan bahwasanya ia merupakan imam yang sekaligus khalifah pertama yang dipilih oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Ali sendiri merupakan sepupu dari baginda Rasul Muhammad. Bahkan ia juga menikahi anak kandung dari Nabi Muhammad yakni Fatimah Az-zahra.

Abu Bakar Ash-Shiddiq

Abu Bakar As Siddiq merupakan khalifah yang pertama setelah baginda Rasul wafat. Juga termasuk dalam golongan Assabiqunal Awwalun ketika lahir Abu Bakar memiliki nama Abdullah bin Abi Quhafah. Iya merupakan salah satu dari empat khalifah yang mendapatkan petunjuk.

Perlu menjadi pengetahuan untuk Anda bahwasanya Abu Bakar merupakan ayah dari Aisyah Radhiyallahu Anhu yang merupakan salah satu istri dari nabi Muhammad SAW.

Bilal bin Rabah

Untuk golongan Assabiqunal Awwalun yang selanjutnya adalah Bilal bin Rabah. Bilal adalah seorang budak yang memiliki kulit hitam dari. Ia juga masuk Islam ketika masih menjadi budak. Namun Bilal harus menghadapi siksa setelah masuk Islam.

Setelah majikan mengetahui bahwasanya Bilal sudah masuk Islam, maka disiksa terus-menerus. Walaupun begitu, Bilal membalik kekafirannya. Dia tetap melantunkan “Allahu ahad, Allahu ahad “. Hingga pada akhirnya Abu Bakar memerdekakan Bilal bin Rabah.

Ummu Aiman

Ummu Aiman adalah hamba sahaya dari Abdullah bin Abdul Muthalib yang diwariskan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Ia merupakan orang yang mengasuh Muhammad sampai pada usia dewasa. Kemudian Nabi Muhammad memerdekakan Ummu Aiman ketika sudah menikah dengan Khadijah binti Khuwailid.

Hamzah bin Abdul Muthalib

Hamzah bin Abdul Muthalib juga termasuk dalam golongan Assabiqunal Awwalun. Persamaan dengan Muhammad, ia juga merupakan anak dari Abdul Muthalib dengan Haulah binti Wahab dari bani Zuhrah.

Hamzah sendiri adalah seorang yang memiliki otak cerdas dan pendirian kuat. Bahkan ia termasuk tokoh Quraisy yang disegani. Hamzah bin Abdul Muthalib Bin Hasyim ini juga merupakan paman dan saudara sepersusuan dari Nabi Muhammad. Ia memeluk Islam ketika tahun ke 2 kenabian dan ikut hijrah bersama baginda Rasul Muhammad.

Abbas bin Abdul Muthalib

Abbas bin Abdul Muthalib merupakan paman serta sahabat dari Nabi Muhammad SAW. Keturunan dari Abbas ini menjadi golongan khalifah yang terkenal dengan nama Bani Abbasiyah. Bani Abbasiyah sendiri pernah berkuasa di Baghdad.

Abdullah bin Abdul Asad

Abdullah bin Abdul Asad terkenal dengan sebutan Abu Salamah. Ia adalah salah satu dari sahabat baginda Rasul Muhammad. Ketika Perang Uhud ia menderita luka-luka dan menjadi seorang yang mati syahid.

Ubay bin Ka’ab

Ubay bin ka’ab adalah anggota Assabiqunal Awwalun kaum Anshar dari bani Khazraj. Kemudian, Ubay merupakan salah seorang yang berasal dari Madinah yang pertama kali masuk Islam dan melakukan baiat kepada Nabi Muhammad di Aqabah.

Ubay juga termasuk dari seseorang yang pertama kali mencetuskan ayat Al-Quran ke dalam bentuk tulisan. Karena ia merupakan salah seorang penulis bagi Nabi Muhammad SAW.

Bagi Anda yang belum mengetahui mengenai siapa saja golongan Assabiqunal Awwalun, penjelasan tersebut tentunya menjadi ilmu yang sangat bermanfaat. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -