Senin, Oktober 18, 2021
BerandaBerita TerbaruHadits Larangan Meminta-Minta dalam Islam yang Ternyata Haram

Hadits Larangan Meminta-Minta dalam Islam yang Ternyata Haram

Hadits larangan meminta-minta tentunya menjadi hal yang memberikan kita arahan untuk tidak melakukan hal tersebut. Islam adalah agama yang sempurna, adanya aturan tujuannya bukan untuk mempersulit seseorang. Tujuannya adalah untuk memudahkan seseorang dalam melakukan suatu hal yang sesuai dengan syariat Islam.

Jika yang kita lakukan itu sudah merupakan hal yang dianjurkan dalam Islam, kita bukan hanya mendapatkan keuntungan dari apa yang ingin kita raih tersebut.

Akan tetapi, kita juga mendapatkan pahala yang kelak bisa menjadi kunci kita untuk masuk ke surganya Allah. Siapa sih yang tidak mau mendapatkan pahala? Tentunya semua orang menginginkan.

Oleh sebab itu, tidak heran apabila setiap hal yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari mempunyai aturan dalam agama Islam.

Seperti halnya meminta-minta ini, tersebut merupakan kegiatan yang seharusnya tidak kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi kita yang umat muslim.

baca juga: Menangis Saat Shalat Ternyata Berbahaya, Simak Penjelasannya

Ketahui Hadits Larangan Meminta-Minta dalam Agama Islam

Perlu Anda ketahui bahwa meminta-minta merupakan perbuatan yang seharusnya tidak kita lakukan. Bahkan, perbuatan yang satu ini tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya jika kita tidak melakukannya.

Meminta-minta sesuatu, barang, uang, oleh-oleh, atau harta yang lainnya dalam agama Islam itu dilarang dan larangan tersebut ada dalam hadits.

Apalagi jika kita meminta kebutuhan pribadi kepada orang lain, hal itu sangat terlarang. Akan tetapi, jika kita meminta untuk membantu kebutuhan orang lain, hal tersebut Insya Allah masih diperbolehkan dalam agama Islam.

Dalam hadis riwayat Ahmad menjelaskan dari Hubsyi bin Junada r.a, Rasulullah SAW bersabda:

Dari hadits larangan meminta-minta tersebut, bisa kita ambil kesimpulan bahwa ketika kita meminta-minta kepada manusia lain padahal sebenarnya kita itu mampu, seperti halnya kita memakan bara api.

Padahal bara api itu sangatlah panas. Jika kita bayangkan, apakah kita mampu menahan panasnya bara bara api tersebut di dalam mulut kita.

Bukan hanya dalam hadits riwayat Ahmad saja, akan tetapi dalam terdapat hadits larangan meminta minta riwayat Bukhari. Menjelaskan bahwasanya apabila terdapat seseorang yang meminta-minta atau mengemis kepada manusia lainnya, kelak di hari kiamat ia akan datang tanpa mempunyai sedikitpun daging pada bagian wajahnya. Naudzubillahimindzalik.

Maksudnya yang akan datang pada hari kiamat tersebut adalah ia akan datang dalam keadaan hina tanpa mempunyai wajah di hadapan Allah. Akan tetapi, ada juga yang mengatakan bahwa ia akan bangkit dalam keadaan wajahnya yang berupa tulang tanpa ada dagingnya sedikitpun. Hal tersebut merupakan hukuman untuknya yang meminta-minta.

Selanjutnya ada hadits larangan meminta-minta riwayat muslim yang menjelaskan bahwasanya meminta-minta adalah kegiatan yang haram berdasarkan asalnya.

Hal tersebut boleh kita lakukan apabila dalam keadaan darurat atau terdapat kebutuhan penting yang sangat darurat. Jika kita tidak dalam keadaan tersebut atau tidak penting, maka hukumnya adalah haram.

baca juga: Doa Ketika Mengalami Kesulitan yang Mudah Dihafalkan Beserta Artinya

Allah Menganjurkan untuk Berusaha

Dalam Islam, setiap kita sudah diajarkan untuk senantiasa bekerja keras dengan jalan yang halal serta baik untuk mewujudkan apa keinginan kita.

Buatan meminta-minta juga sering kita ucapkan dengan pengemis. Padahal, Allah sendiri sudah menganjurkan untuk kita terus berusaha dan berikhtiar semaksimal mungkin.

Seperti halnya terdapat dalam Al Quran surat At-Taubah ayat 105:

Adanya hadits larangan meminta-minta tersebut juga mendapat dukungan dengan ayat Al Quran surat At-Taubah ayat 105. Dalam Islam mengajarkan kita hendaknya berusaha dan bekerja keras bukan meminta-minta kepada manusia lainnya.

Allah SWT justru mewajibkan kita untuk menyisihkan sebagian harta yang kita miliki. Tujuannya adalah untuk kita berikan kepada mereka yang membutuhkan.

Misalnya adalah kaum dhuafa anak yatim dan piatu. Hal ini kita lakukan supaya cara menjaga kehormatan diri serta tidak merendahkan diri sendiri sebab menjadi orang yang gemar meminta-minta kepada orang lain.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga melarang umatnya untuk melakukan perbuatan meminta-minta tersebut. Orang muslim hendaknya hanya menggantungkan pengharapan serta pertolongan kepada Allah SWT semata. Mereka juga harus menjadikan Allah sebagai satu-satunya pelabuhan harapan terbaik yang tidak akan mengecewakan.

Setelah kita mengetahui tentang adanya hadits larangan meminta-minta tersebut, selagi kita masih bisa untuk berusaha mari kita melakukan segala jenis bentuk ikhtiar halal dan baik yang mampu mewujudkan segala keinginan kita.

Perlu Anda ketahui juga bahwa Allah SWT itu menyukai hamba yang bersabar atas kemiskinan, tidak meminta-minta, meskipun boleh untuk meminta dalam keadaan darurat.

Mari bersama kita mengamalkan adanya hadits larangan meminta-minta tersebut dalam kehidupan kita. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img