Senin, Oktober 25, 2021
BerandaBerita PangandaranHari Terakhir PPKM Level 3, Kasus Covid-19 di Pangandaran Turun

Hari Terakhir PPKM Level 3, Kasus Covid-19 di Pangandaran Turun

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Hari terakhir PPKM Level 3, kasus Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menurun, Senin (8/8/2021).

Data terakhir dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran menunjukkan kasus positif Covid-19 yang masih aktif tercatat 184 orang.

Dari 184 orang tersebut, pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak 44 orang. Sementara pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 140 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran dr Yani A Marzuki mengatakan, berbeda dengan data sebelumnya, pada Sabtu (31/7/2021) tercatat kasus Covid-19 di Pangandaran sebanyak 326 orang.

“Sedangkan pada Minggu (1/8/2021) tercatat tinggal 184 orang yang masih positif Covid-19. Ini berarti pasien Covid-19 berkurang 141 kasus,” katanya, Senin (2/8/2021).

Indikator Kasus Covid-19 di Pangandaran Turun

Tes PCR yang dilakukan pada Sabtu (31/7/2021) sebanyak 63 orang. Sedangkan tes rapid antigen sebanyak 76 orang.

Sementara tingkat kesembuhan di Pangandaran pada awal Agustus, Minggu (1/8/2021) berada di angka 93,2 persen. 

“Dari data tersebut diketahui banyak pasien Covid-19 di Pangandaran yang berhasil sembuh,” katanya.

Tingkat kesembuhan yang mencapai angka 93,2 persen tersebut jauh dari batas minimal yang ditentukan pemerintah pusat. Pemerintah pusat menetapkan tingkat kesembuhan minimal sebesar 83 persen.

“Indikator lainnya rasio kasus aktif di Pangandaran pada angka 3,42 persen. Jauh di bawah angka maksimal yang ditetapkan pemerintah pusat yakni 14 persen,” jelasnya.

Dari indikator tersebut, lanjut dr Yani, perbandingan jumlah penduduk yang terpapar Covid-19 dengan jumlah penduduk keseluruhan sangatlah minim.

“Indikator lainnya yang menggembirakan adalah BOR (Bed Occupancy Ratio) atau rasio jumlah tempat perawatan terhadap jumlah pasien di RSUD berada di angka 50,45 persen,” tuturnya.

Untuk BOR Puskesmas di Pangandaran, lanjut Yani berada di angka 0 persen. Ini berarti ruang perawatan Covid-19 di RSUD Pandega terisi setengahnya saja. Sedangkan ruang perawatan Covid-19 di Puskesmas tidak terisi.

“Tingkat kematian kasus Covid-19 di Pangandaran sebesar 3,38 persen.Angka tersebut sedikit melebihi batas maksimal ketetapan pemerintah pusat sebesar 3 persen. Data hingga Minggu (1/8/2021) sebanyak 182 warga Pangandaran wafat karena Covid-19,” tandasnya. (Ceng2/R7/HR-Online)

Editor: Ndu

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img