Hewan yang Membantu Penyerbukan Tanaman Berbunga, Wajib Tahu

Hewan yang Membantu Penyerbukan
Ilustrasi Hewan yang Membantu Penyerbukan. Foto: Ist/Net

Hewan yang membantu penyerbukan mempunyai peranan penting dalam reproduksi tanaman berbunga. Barangkali yang hewan yang terlintas pertama kali saat mendengar kata penyerbukan tumbuhan ini adalah lebah madu.

Ya, memang benar, lebah merupakan hewan yang paling banyak berkontribusi sekaligus bertanggung jawab dalam pemroduksian buah dan sayur yang makhluk hidup konsumsi, baik untuk manusia atau hewan. Akan tetapi, lebah madu ini bukan satu-satunya hewan yang menyediakan layanan penyerbukan.

Tumbuhan berbunga sebagai penyedia bahan pangan, sekitar 35% nya tidak bisa mengandalkan dirinya sendiri untuk menyelesaikan proses penyerbukan. Namun, masih bergantung pada hewan penyerbuk yang hinggap di bunganya.

Peranan lebah madu sebagai hewan penyerbuk menyediakan 39% layanan. Sementara hewan lebah lainnya berkontribusi sebanyak 38%, dan sisanya yakni 23% layanan penyerbukan oleh bantuan hewan non-lebah.

Baca Juga: Penyerbukan pada Tumbuhan dengan Berbagai Macam Prosesnya

Hewan yang Membantu Penyerbukan Pada Tanaman, Apa Saja?

Penyerbukan akan melalui beberapa proses. Umumnya hewan akan mengunjungi tanaman berbunga untuk mencari makanan, mencari pasangan, menemukan tempat tinggal atau ada juga yang sekedar mencari material untuk membangun sarang.

Pada saat itulah hewan terlibat dalam proses penyerbukan yakni memindahkan serbuk sari dari jantan bunga (benang sari) ke betina bunga (putik). Biasanya hewan yang akan membantu dalam prose penyerbukan itu akan menutupi serbuk sari saat mengumpulkan nektar dari bunga.

Kemudian, saat mereka pindah ke bunga lain, serbuk sari bisa menembus putik hingga terjadi penyerbukan. Nah, selain lebah madu, masih ada sejumlah hewan penyerbuk lainnya yang ikut andil dalam proses penyerbukan tanaman berbunga.

Seperti di bawah ini, telah kami rangkum sejumlah hewan yang membantu tanaman berbunga dalam reproduksinya.

Hewan Penyerbuk Lebah

Hewan yang membantu penyerbukan nomor satu adalah lebah madu. Lebah ini menjadi hewan paling produktif sekaligus banyak menyumbangkan layanan dalam proses penyerbukan tumbuhan berbunga.

Serangga yang satu ini bisa menyerbuki 20 juta bunga dalam sehari dengan komplotan 20.000 lebah. Penyerbukan kawanan lebah ini akrab dengan sebutan Melitophily.

Bunga-bunga di lingkungan Anda banyak yang tumbuh karena kinerja lebah yang tanpa lelah. Seperti tumbuhan perkebunan seperti tomat atau terong, mereka mendapat bantuan lebah dalam proses penyerbukan dan propagasi.

Lebah harus menggunakan getaran yang khusus dalam menyentuh bunga agar kepala sari agar melepaskan serbuk sari yang ada di dalamnya, khususnya pada tumbuhan perkebunan tadi. Seperti tomat atau terong, mereka cukup kuat dalam menahan serbuk sarinya.

Baca Juga: Contoh Penyerbukan Silang yang Terjadi Pada Tumbuhan Sekitar

Kumbang

Kumbang merupakan hewan yang membantu penyerbukan sejak 200 juta tahun silam. Sebagai hewan penyerbuk bunga pertama yang mengunjungi bunga, kumbang ini juga tidak kalah penting peranannya dalam reproduksi tanaman.

Ya, kawanan kumbang telah menyerbuki spesies tanaman kuno seperti magnolia dan rempah-rempah. Mereka umumnya memakan pada bagian kelopak bunga atau bagian bunga yang lain.

Uniknya, para kumbang ini bisa buang air besar di dalam bunga, sehingga mendapat julukan penyerbuk berantakan. Meski demikian, riset menunjukkan bahwa kumbang ini memiliki kemampuan untuk melihat warna.

Hewan yang membantu penyerbukan ini umumnya kerap membantu penyerbukan pada bunga yang memiliki bentuk seperti mangkuk dengan organ seksual yang terbuka. Warna bunganya adalah putih kusam atau hijau, dengan kemampuan berbuah yang sangat kuat.

Mereka juga bisa saja hinggap di kelompok bunga soliter besar seperti lili kolam dan magnolia tadi. Namun tidak menghindari jenis bunga kecil semacam goldenrods atau spirea.

Penyerbukan Psikrofilik (Kupu-Kupu)

Meski tidak seefektif hewan lain, kupu-kupu tetap menjadi hewan yang ikut membantu tumbuhan dalam penyerbukan. Untuk penyerbukan bunga dengan bantuan kupu-kupu ini terkenal dengan sebutan Psikrofilik.

Daripada lebah, kupu-kupu mempunyai kaki lebih kurus dan panjang. Hal ini menjadikan kupu-kupu tidak perlu banyak memakan tempat saat akan menempelkan serbuk sari suatu bunga.

Akan tetapi, serbuk sari yang bisa terambil oleh mereka juga tidak banyak. Bahkan kupu-kupu ini tidak perlu dan memang tidak mempunyai teknik khusuk untuk mengumpulkan serbuk sari bunga.

Hewan yang membantu penyerbukan satu ini mencari nektar untuk bahan bakar ketika terbang. Mereka suka mampir di sederetan bunga yang memiliki warna cerah dengan permukaan yang rata.

Beda halnya dengan lebah, kupu-kupu mempunyai indra penciuman yang buruk, namun sudut penglihatannya tinggi. Umumnya, bunga yang mereka hinggapi adalah bunga yang memproduksi banyak nektar dengan wadah nektar yang tersembunyi.

Semut

Serangga tinggi sosial ini juga berkontribusi menjadi salah satu hewan yang membantu penyerbukan. Selain karena suka, semut akan mengunjungi bunga untuk mengambil nektar yang kaya energi.

Semut hanya mengandalkan cara merangkaknya untuk sampai permukaan bunga. Akan tetapi semut bisa menghasilkan sekresi yang berfungsi sebagai antibiotik untuk melindungi semut dari jamur atau bakteri. Hanya saja, serbuk sari bunga bisa mati juga terpapar dengan antibiotik semut ini.

Kontras dengan kupu-kupu, semut ini lebih tertarik hinggap di bunga-bunga kecil dengan warna yang tidak mencolok. Posisi bunga yang terletak di area atau sekitar batang dan tumbuh tidak tinggi (tumbuhan rendah).

Tawon

Tawon memang salah satu hewan yang memang tidak bisa seefektif lebah. Akan tetapi, tawon masih termasuk 5 teratas hewan yang mampu membantu penyerbukan pada tumbuhan berbunga.

Tubuh tawon memang sekilas mirip lebah, hanya saja tawon tidak memiliki rambut di tubuh yang bisa menempel pada serbuk sari bunga ketika mereka berkeliaran di atas bunga. Karena tubuhnya yang agak besar, tawon lebih memerlukan banyak nektar untuk mereka konsumsi.

Tawon hanya membantu menyerbuki beberapa jenis bunga saja, itupun juga tidak semua jenis tawon. Kebanyakan tawon umumnya lebih tertarik memberi asupan larva mereka dengan jenis serangga atau laba menggunakan sengat yang mereka punya.

Di daerah tropis, terdapat buah ara dengan proses penyerbukan melalui bantuan tawon ara. Hewan yang membantu penyerbukan ini bertanggung jawab hampir 1.000 penyerbukan bunga ara.

Hal ini bisa menjadi bukti nyata bahwasanya tawon memang berkontribusi dalam penyerbukan. dalam kasus buah ara, tawon ara akan menyelinap melalui pori buah untuk kawin, menghasilkan telur, kemudian menyerbuki bunga kecil yang tumbuh di dalam buah ara belum matang.

Penyerbukan Ngengat

Hewan satu ini merupakan hewan yang membantu proses penyerbukan di shift malam. Ngengat ini akan tertarik pada bunga yang berwarna putih pucat dengan aroma wangi serta produksi nektar encer yang banyak.

Meski terlihat seperti kupu-kupu ngengat ini masih ada banyak perbedaannya. Jumlah spesies hewan ini juga tidak berbeda jauh dengan kupu-kupu, yakni sekitar 140.000 spesies yang tinggal di muka bumi. Salah satunya ada Hawk Moth.

Ia merupakan ngengat raksasa yang mempunyai lidah lebih panjang dari tubuhnya. Terbangnya melawan angin, melacak jejak wangi udara menuju taman bunga.

Bunga yang ngengat kunjungi adalah bunga yang memiliki warna kusam atau putih dengan permukaan bunga yang datar. Karena kebanyakan ngengat keluar di malam hari, mereka mencari bunga yang mekar di sore atau malam hari pula.

Tentunya ngengat juga akan mencari bunga yang memiliki banyak nektar tersembunyi, semacam tumbuhan tembakau, morning glory, atau gardenia.

Lalat

Ini sudah tidak asing tentunya. Berbeda dengan hewan lain, lalat adalah hewan yang juga memiliki tanggung jawab membantu penyerbukan, alih-alih dengan aroma wangi akan tetapi malah tertarik dengan bau busuk atau bau kotoran.

Ya, kawanan lalat ini akan membantu reproduksi pada bunga lili atau bunga mayat yang hanya mekar sekali di beberapa dekade. Kedua bunga tersebut sangat membutuhkan bantuan lalat, karena kemungkinan besar tidak ada hewan penyerbuk lain yang mau hinggap di tubuhnya.

Kendati demikian, ada beberapa lalat yang masih mau hinggap di tanaman bunga wangi aroma. Spesies hewan ini seperti tiruan lebah. Sebagian orang mungkin yang tidak jeli bisa saja tertipu akan kehadirannya, karena mereka juga hinggap di bunga yang tidak mengeluarkan bau tidak sedap.

Lalat yang menyamar lebah atau tawon ini adalah sejenis syrphidae. Letak perbedaannya adalah di bagian sayap. Lebah dan tawon mempunyai dua pasang sayap, sedangkan lalat hanya satu pasang saja.

Kelelawar

Untuk penyerbukan di daerah gurun dan tropis, bisa tidak terlaksana jika tidak ada bantuan spesies mamalia terbang ini. Mereka kerap meninggali kawasan Asia Tenggara, Afrika, dan Kepulauan Pasifik.

Ada dua jenis spesies kelelawar pemakan nektar, yakni kelelawar hidung panjang dan kelelawar lidah panjang Meksiko. Kedua spesies kelelawar ini telah terdaftar sebagai spesies kelelawar yang terancam punah secara federal.

Hewan malam ini akan membantu penyerbukan pada bunga yang mekar di malam hari dengan besar mencapai 1 hingga 3,5 inchi. Kelelawar lebih memilih bunga yang putih pucat dengan wangi harum serta produksi nektar encer yang lebih.

Kelelawar juga bisa memangsa serangga yang hinggap di bunga sekaligus mengkonsumsi nektarnya. Contohnya seperti dalam pembuahan pinang, pohon kapuk, pisang, atau labu, banyak menerima bantuan penyerbukan dari kelelawar.

Selain itu, kaktus Arizona, Avage dan Saguaro juga bergantung pada kelelawar untuk keberhasilan reproduksi.

Burung

Hewan yang satu ini memiliki cukup kontribusi terhadap bunga liar. Ia adalah burung kolibri di daratan Amerika Serikat, beo di New Guinea dan burung matahari di tropis.

Hanya burung-burung yang memiliki paruh runcing serta ringan saja yang bisa menyusur pada nektar bunga. Selain itu paruh panjang juga bisa melakukan penyerbukan karena bisa masuk ke dalam bunga lebih jauh dan meminum nektar.

Jenis bunga yang biasa menjadi kunjungan para burung adalah bunga yang memiliki ciri bentuk tabung dengan kelopak yang melengkung sedikit menyingkir. Terlebih ada tunjangan alat tengger yang kuat.

Selain itu, hewan ini akan tertarik pada tanaman bunga yang berwarna cerah seperti merah, orange, atau kuning. Bunganya kerap tidak memancarkan bau, karena burung memiliki indra penciuman yang buruk.

Biasanya juga bunga yang mekar di siang hari dengan produksi nektar yang banyak dan letaknya tersembunyi. Bentuk rancangan serbuk sari yang sederhana sehingga bisa membantu membersihkan kepala burung penyerbuk.

Hewan yang Membantu Penyerbukan Lainnya

Selain spesies serangga dan hewan bersayap di atas, masih ada hewan lain yang terlibat dalam reproduksi tumbuhan. Hewan itu adalah lemur. Ia sangat suka dengan nektar dan hidungnya yang berbentuk serupa paruh memudahkan untuk menggali lebih dalam celah pada bunga.

Lemur sanggup memakan lebih dari 130 jenis buah dan masih memiliki tanggung jawab untuk membantu menyerbukinya. Tentu saja, hal itu akan menjadi kontribusi terbesar dalam propagasi mereka.

Terlebih pada pohon traveler yang tumbuh di ketinggian dan tinggi pohon yang lumayan. Hewan lain mungkin tidak ada yang akan berjalan setinggi itu untuk sengaja menyerbukinya.

Namun lemur, rela bersusah payang melakukannya dan tidak keberatan. Lemur mempertaruhkan hidup hanya demi sepotong makanan lezat bagi mereka.

Hewan lain yang masih memiliki andil dalam reproduksi tanaman adalah kadal, possum madu, monyet dan tikus. Mereka juga telah terdeteksi menyerbuki beberapa tanaman berbunga.

Hewan yang membantu penyerbukan di atas bisa menjadi pelajaran untuk kita. Malah seharusnya kita berterima kasih. Dengan bantuan mereka telah hadir di dunia segala bunga yang indah dan kelezatan akan sayur dan buah. (R10/HR Online)

Editor: Jujang