Tahun 2024, Jabar Targetkan Stunting Turun di Angka 14 Persen

Tahun 2024, Jabar Targetkan Stunting Turun di Angka 14 Persen
Ilustrasi stunting. Foto:Ist/Net

Berita Jabar, (harapanrakyat.com),- Setiawan Wangsaatmaja Sekretaris Daerah Jawa Barat menargetkan angka stunting di Jabar tahun 2024 turun di angka 14 persen.

“Meski saat ini pandemi bisa saja mempengaruhi capaian, namun kita akan berupaya melakukan percepatan penurunan stunting,” ujar Setiawan Selasa (24/8/2021).

Ia menyebut, prevalensi penurunan angka stunting di Jabar periode 2013 sampai 2019 sekitar  9,1 persen dengan rata-rata penurunan sebanyak 1,51 persen per tahun.

Pada tahun 2019, Jabar berada pada peringkat 11, lebih baik dari rata-rata nasional.

Setiap tahunnya, Pemda Provinsi Jabar meningkatkan lokasi prioritas stunting.

Ia mengatakan, setiap tahunnya Pemprov Jabar menunjuk daerah prioritas stunting.

“Tahun 2018 ada 13 daerah, 2019 14 daerah, pada 2020 sebanyak 20 daerah, 2021 yakni 23 daerah, dan 2022 seluruh daerah di Jawa Barat harus jadi prioritas stunting,” jelas Setiawan.

Baca Juga: Makin Mudah, Pelaku UMKM di Jabar Bikin NIB Secara Online

Untuk melakukan percepatan penurunan angka stunting di Jabar, pihaknya mempunyai strategi yaitu 8 aksi konvergensi dan integrasi di daerah.

“Selain itu, sebagai upaya percepatan penurunan stunting kami melakukan pendekatan multisektor. tak hanya dari kesehatan dan gizi saja, namun dari sektor air minum dan sanitasi, perlindungan sosial, ketahanan pangan dan pengasuhan di PAUD,” ungkapnya.

Sementara itu Atalia Praratya Ridwan Kamil Ketua Tim Penggerak PKK Jabar menyebut, stunting tidak saja dialami keluarga miskin.

Data dari Kementerian Kesehatan tahun 2019, 29 persen stunting itu dari kalangan keluarga sejahtera, 33 persennya di perkotaan.

“Saya menemukan sendiri di kota-kota sekelas Kota Bandung banyak kasus stunting, jadi tidak berkaitan dengan kemiskinan,” ujarnya.

Pihaknya pun akan menerjunkan 1,5 juta kader PKK untuk berkolaborasi dalam rangka pencegahan stunting di Jabar. (Jujang/R8/HR Online)

Editor: Jujang