Jelang PTM, SMPN 1 Ciamis Bersihkan Sarana dan Prasarana

PTM SMPN 1 Ciamis
Petugas sedang membersihkan lingkungan sekolah SMPN 1 Ciamis menjelang PTM 31 Agustus mendatang. Foto: Ferry/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– SMP Negeri (SMPN) 1 Ciamis siap menyambut pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 31 Agustus 2021. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Ciamis, Dr. Agus Sumantri, Rabu (25/8/2021).

Menurutnya, semua persiapan telah dilakukan untuk menyambut PTM. Dari mulai memperbaiki sarana dan prasarana sekolah dengan mengecat ulang kembali, hingga membersihkan atau mensterilkan ruangan kelas dengan cara menyemprot desinfektan.

“Kita sterilkan dua kali untuk semua ruangan, karena kemarin SMPN 1 Ciamis itu dijadikan tempat isolasi terpusat, dan disterilkannya langsung oleh Satgas Covid-19 kecamatan,” tuturnya.

Agus mengatakan, selain sudah mempersiapkan sarana dan prasarana serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19, pihaknya juga telah membuat surat pernyataan orang tua siswa tentang PTM di SMPN 1 Ciamis.

“Kita juga akan melakukan rapat dulu bersama guru, untuk membuat strategi PTM. Jadi nanti bagaimana strategi kedatangan dan pulangnya seperti apa, ini harus diberlakukan dengan benar,” katanya.

Kemudian, pihaknya juga akan membuat strategi tentang adaptasi kebiasaan baru. Agus khawatir anak-anak jetlag, karena perubahan pembelajaran daring ke tatap muka, terutama untuk kelas 7.

“Kalau kelas 8-9 itu sudah biasa masuk tatap muka karena mereka sudah pernah. Namun, beda kalau untuk kelas 7 karena baru. Jadi takut canggung nanti belajar pakai masker itu juga sangat berpengaruh dalam pembelajaran,” bebernya.

Agus menambahkan, sistem pembelajarannya di awal masuk sekolah, nantinya akan dilakukan pengecekan suhu tubuh dan cuci tangan.

“Waktu pulangnya juga kita akan atur skala berkala, hal tersebut untuk menghindari kerumunan,” ucapnya.

Untuk vaksinasi Covid-19 bagi siswa SMPN 1 Ciamis ini baru 30 orang dari 800 siswa. Tapi, banyak siswa yang sudah divaksin di desanya masing-masing tapi belum ada laporan.

“Rencananya kami akan melakukan vaksin di sekolah, maka dari itu kita data siswa terkait kesiapan ya. Kebanyakan siswa itu menyatakan siap, dan ada juga yang menjawab tidak mau,” pungkasnya. (Ferry/R7/HR-Online)

Editor: Ndu