Jenis-Jenis Kopling Mobil, Berbagai Macam dengan Ciri yang Dimilikinya

Jenis-Jenis Kopling Mobil, Berbagai Macam dengan Ciri yang Dimilikinya
Ilustrasi Jenis-Jenis Kopling Mobil. Foto: Ist/Net

Jenis-jenis kopling mobil yang biasa digunakan terdiri dari berbagai macam. Kopling merupakan salah satu komponen yang terdapat pada kendaraan, dan tentunya memiliki peranan yang cukup penting pada mobil.

Sementara untuk fungsi kopling yaitu untuk mengurangi putaran mesin. Sehingga mencegah mesin mati saat perpindahan gigi dan mengendarai mobil dalam kecepatan rendah.

Selain itu, dalam kondisi darurat kopling memiliki fungsi sebagai engine brake. Hal tersebut berguna untuk memperlambat laju mobil saat pengereman.

Baca Juga : Penyebab Kopling Mobil Selip, Terjadi Karena Kampas Bermasalah

Akan tetapi, apabila terjadi kesalahan dalam penggunaannya maka bisa berakibat fatal saat berkendara. Maka, sebaiknya Anda perlu memahami mengenai cara menggunakan kopling mobil dengan benar.

Inilah Jenis-Jenis Kopling pada Mobil

Sebelumnya Anda perlu mengenal mengenai kopling mobil. Jenis kopling yang biasa digunakan berbagai macam. Untuk itu ketahui beberapa jenis kopling berikut ini.

Kopling Manual

Kopling ini termasuk ke dalam jenis kopling pengendali manual. Memiliki ciri-ciri yang melengkapinya dengan pedal kopling. Penggunaan kopling mekanis pada mobil-mobil yang mendukung transmisi manual atau three-pedal.

Kopling Otomatis

Kopling hidrolik yang bekerja dengan aliran hidrolik. Sistem ini secara normal menyebutnya dengan Torque Converter. Sistem ini tidak membutuhkan pedal kopling. Hal itu karena telah bekerja secara otomatis memakai putaran mesin.

Kemudian, Torque Converter biasa dijumpai pada mobil dengan transmisi otomatis. Sistem Kopling Clutch merupakan komponen kendaraan yang memiliki tugas. Untuk memutuskan dan menghubungkan putaran mesin ke transmisinya.

Kopling Gesek

Jenis-jenis kopling mobil lainnya yaitu kopling gesek atau Friction Clutch. Dalam pemindahan daya, memanfaatkan adanya gaya gesek. Hal itu terjadi antara penggerak dengan bagian yang akan digerakannya. 

Penggunaan gaya gesek juga untuk kopling pada posisi terhubung atau terputus. Konsep dari kopling ini sudah banyak digunakan pada sistem untuk memindahkan tenaga kendaraannya. Terutama pada kendaraan yang ringan seperti halnya sedan juga mobil penumpang lainnya.

Kopling Plat Tunggal

Kopling plat tunggal merupakan unit kopling dengan bidang gesek. Memiliki bentuk piringan atau disk yang hanya menggunakan satu piringan kopling. Kopling gesek plat tunggal banyak penggunaannya pada kendaraan ringan, seperti halnya pada mobil. 

Baca Juga : Umur Kampas Kopling Mobil, Berpengaruh pada Transmisi Kendaraan

Beberapa komponen untuk kopling gesek plat tunggal bersamaan menciptakan rangkaian kopling atau bisa disebut dengan clutch assembly.

Kopling Plat Ganda

Kopling plat ganda juga termasuk jenis-jenis kopling mobil lainnya. Jenis ini merupakan unit kopling dengan bidang gesek berbentuk piringan atau disk. Namun yang menggunakan lebih dari satu piringan kopling.

Konstruksi kopling gesek plat ganda menggunakan dua jenis plat, yaitu jenis plat gesek dan juga plat kopling. Plat gesek tanpa lapisan kanvas yang secara keseluruhan dari logam. Sedangkan pada bagian plat kopling yang bersentuhan dengan plat gesek.  

Namun melapisinya dengan kanvas pada kedua sisinya. Jumlah dan lebar plat sangat didasarkan dari besarnya tenaga yang akan dipindahkan.

Kopling Kering

Jenis-jenis kopling mobil lainnya yaitu kopling kering. Jenis kopling kering ini tidak terendam oleh oli. Pada mobil biasanya juga memakai jenis kopling yang kering. Kopling kering juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya.

Mengenai sistem kerjanya tidak menggunakan pelumas, sehingga memungkinkan tidak akan terjadi slip. Selain itu, memiliki daya cengkram lebih erat dan lebih bagus. Tentunya apabila dibandingkan dengan kopling basah.

Baca Juga : Komponen Kopling Mobil Lengkap Dengan Fungsi dan Cara Kerjanya

Bukan hanya itu, kopling jenis ini juga mudah untuk mengontrolnya, karena keberadaannya terdapat di luar mesin. Kemungkinan terjadinya power loss juga rendah. Kinerjanya yang lebih responsif. Part pada kopling kering lebih mudah melakukan penggantian. Selain itu memiliki berbagai aksesoris.

Kopling Basah

Kopling basah merupakan jenis kopling yang terendam oleh olinya. Pada kopling basah konstruksinya berada di dalam mesin. Bahkan juga turut terendam oleh oli atau pelumas. Kopling basah tentunya memiliki beberapa keunggulan.

Kelebihan tersebut yakni memiliki kondisi kopling yang bersih. Hal itu karena posisi kopling yang tertutup dan terlindungi. Tentunya dari faktor luar yang dapat mengganggu kinerja kopling tersebut.

Kopling akan lebih awet karena terlumasi oleh pelumas atau oli. Selain itu tidak menimbulkan suara yang berisik saat mengoperasikannya.

Jenis-jenis kopling mobil yang berbagai macam tentunya memiliki peranan yang cukup penting pada mobil. Sementara untuk dapat menjaga kualitas kopling mobil tetap terjaga, maka pastikan memahami mengenai cara menggunakan kopling mobil dengan benar. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto