Kucing Makan Bulu Sendiri, Begini Cara Menghentikannya

Kucing Makan Bulu Sendiri
Kucing Makan Bulu Sendiri, Begini Cara Mengatasinya! Foto: Ist/Net

Fenomena kucing makan bulu sendiri merupakan masalah hewan peliharaan yang sering terjadi. Alasannya, kucing membersihkan diri dengan cara menjilati seluruh tubuh. Bulu-bulu yang rontok akan tertelan dan melewati saluran pencernaan.

Apabila bulu-bulu tersebut tidak bisa melewati pencernaan, maka kucing akan memuntahkannya. Kucing memuntahkan bulu-bulu tersebut berbentuk bulat seperti bola, sebutannya pun hairball. Karena saluran esofagus kucing sempit, maka hairball akan berubah bentuk menjadi pipih atau lonjong.

Kucing Makan Bulu Sendiri, Jangan Panik!

Biasanya hairball terjadi pada ras kucing berbulu panjang. Kucing yang membersihkan diri secara berlebih cenderung menelan lebih banyak bulu. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menghentikan kebiasaan kucing menelan bulunya sendiri.

Kenali Perilaku Kucing

Kucing cenderung menelan bulunya sendiri ketika membersihkan diri secara berlebih. Namun, ada juga kucing yang mencabuti bulunya sendiri karena terkena gejala alergi. Ketika merasa gatal-gatal di tubuhnya, kucing mencabuti bulunya sendiri dengan mulut dan gigi, sehingga besar kemungkinan bulu tertelan.

Baca Juga: Kucing Bau Mulut, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kucing bisa juga merasa stres akibat perubahan mendadak. Misalnya baru pindah rumah, lokasi litter box yang berubah, atau kehadiran orang asing dapat memicu perilaku mencabuti bulu sendiri. Karakter setiap kucing memang berbeda-beda. Untuk kucing yang pemalu dan penyendiri, suasana rumah yang tiba-tiba ramai membuatnya gelisah. Ia merasa harus membersihkan diri lebih sering, pada akhirnya kucing makan bulu sendiri.

Sisir Bulu Kucing

Cara menghentikan kucing makan bulu sendiri bisa dengan menyisir rambutnya secara rutin. Dengan menyisir rambut, pemilik bisa membantu kucing untuk mengangkat bulu-bulu rontok dari tubuhnya.

Pilih sisir yang sesuai dengan tipe kucing. Setiap kucing memiliki karakteristik bulu yang berbeda-beda. Untuk kucing yang tidak suka disisir, pemilik bisa mengakali dengan sisir yang berbentuk karet. Kamu dapat membeli sisir kucing dari bahan karet di pet shop mulai dari Rp 35 ribu.

Sedangkan untuk menguraikan bulu yang kusut, pilih sisir tipe pin brush. Sisir kucing tipe pin brush tersedia di pet shop mulai dari Rp 50 ribu. Sisir tipe pin brush sangat dianjurkan bagi ras kucing yang memiliki bulu panjang.

Potong Bulu Kucing

Layaknya manusia, kucing juga perlu memotong ‘rambut’ secara rutin. Terutama untuk ras kucing berbulu panjang yang lebih memperhatikan penampilan daripada ras lain, kegiatan memotong bulu sama pentingnya bagi mereka. Langkah ini bertujuan untuk mencegah bulu kucing agar tidak mudah kusut. Jika bulu yang kusut tertelan, maka kucing akan memuntahkannya kembali karena tidak bisa dicerna.

Mencukur bulu kucing bisa dilakukan sendiri di rumah akan tetapi butuh kesabaran ekstra. Adakalanya pemilik harus membawa kucing ke salon khusus kucing untuk melakukan grooming.

Beri Makanan Tinggi Serat

Selain menyisir dan memotong bulu secara rutin, pemilik juga bisa menghentikan kucing makan bulu sendiri dengan memberi makanan khusus. Makanan kucing yang tinggi serat dapat mencegah pembentukan hairball di dalam perut. Nutrisi yang terpenuhi dapat mencegah terjadinya kerontokan bulu. Dengan makanan yang mengandung nutrisi seimbang, bulu kucing akan tampak berkilau dan tidak mudah kusut.

Baca Juga: Hal Penting yang Harus Kamu Persiapkan Sebelum Adopsi Kucing Ras

Makanan kucing terbaik adalah ikan, daging, brokoli dan keju. Pastikan makanan yang diberikan ke kucing sudah direbus terlebih dulu. Jangan memberi ikan dan daging mentah, karena bisa menyebabkan kucing bau mulut. Sediakan juga air mineral yang mudah dijangkau untuk kucing agar pencernaannya tetap terjaga.

Tanda Hairball yang Membahayakan Kucing

Meski kebiasaan ini menjadi hal yang wajar, namun ada hal yang perlu kamu waspadai. Jika hairball kucing berbentuk sangat besar, maka kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.

Hairball yang berukuran besar dapat membahayakan kesehatan kucing. Oleh karena itu, bawalah kucing ke dokter hewan untuk pemeriksaan. Dalam  kasus yang parah, perlu pembedahan untuk mengeluarkan hairball yang terjebak di dalam perut kucing.

Memikirkan kucing makan bulu sendiri dapat mengganggu suasana hati pemilik. Apalagi ketika kucing memuntahkan hairball, terkadang situasi tersebut membuat orang rumah menjadi panik. Akan tetapi, pemilik bisa menghentikan kebiasaan kucing menelan bulunya dengan merawat bulu kucing. (R7/HR-Online)

Editor: Ndu