Senin, Oktober 25, 2021
BerandaBerita TerbaruPenyebab Piringan Cakram Panas dan Cara Mengatasinya

Penyebab Piringan Cakram Panas dan Cara Mengatasinya

Penyebab piringan cakram panas kemungkinan adanya gesekan. Banyak orang merasa khawatir apabila hal itu terjadi. Piringan cakram memang sebenarnya mudah panas. Sebab, piringan rem cakram pada kendaraan berputar dan menempel pada rodanya.

Saat Anda menginjak rem, maka kampas rem akan mengalami gesekan. Kemudian menjepit piringan tersebut, hal ini akan memperlambat mobil Anda.

Sementara bagian yang tugasnya menjepit cakram bernama caliper. Fungsinya terdorong oleh piston untuk menggerakkan brake pads pada cakram. Namun, tidak semua mobil memiliki piringan cakram. Contohnya, mobil yang tua cenderung memiliki rem tromol daripada rem cakram.

Seiring dengan penggunaan rem, maka piringan tersebut lama-kelamaan akan menjadi tipis. Apabila sudah tipis, maka pengeremannya menjadi tidak maksimal.

Piringan cakram yang paling tahan dengan panas pada umumnya terbuat dari bahan keramik. Namun bahan tersebut penggunaannya pada jenis kendaraan balap.

Baca Juga : Standar Ketebalan Piringan Cakram Mobil yang Harus Anda Ketahui 

Sedangkan jika piringan pada kendaraan panas, maka Anda perlu mengecek minyak rem, apakah masih banyak atau sudah habis.

Inilah Penyebab Piringan Cakram Panas

Terjadinya panas pada piringan cakram memang bisa dikatakan wajar. Hal itu mengingat gaya gesekan hebat yang terjadi pada rotor. Sehingga juga dapat menimbulkan panas yang besar.

Namun, apabila panas akibat gaya gesek tersebut tidak menyebar, tentu tidak akan menjadikan kekhawatiran. Untuk itu, ketahui beberapa penyebab terjadinya panas pada piringan berikut ini.

Panas berlebihan pada rem cakram seringkali terjadi pada kendaraan. Terlebih saat mengaplikasikan rem pada kendaraan yang melaju pada jalanan menurun.

Apabila sedang melaju pada jalanan yang menurun, tentunya Anda akan menginjak pedal rem berkali-kali. Jika menginjak rem terus menerus, maka itulah yang menjadi penyebab piringan cakram tersebut panas.

Sementara jika mendinginkan piringan cakram yang panas tersebut dengan hembusan angin, tentu itu saja tidak cukup. Jadi sebaiknya, Anda memperlambat laju kendaraan mobil. Hal itu agar panas yang dihasilkan gaya gesek tersebut dapat tersebar.

Cara Mengatasinya

Saat Anda sudah menyadari piringan cakram menjadi panas secara berlebihan, sebaiknya segera mengurangi laju kendaraan. Caranya dengan mencoba mengaplikasikan rem secara perlahan-lahan.

Selain itu, Anda bisa menggunakan rem tangan. Ya, meskipun rem tangan sebenarnya tidak didesain untuk memperlambat laju kendaraannya, namun memiliki banyak manfaatnya. Salah satu fungsinya adalah menjaga posisi kendaraan agar tidak bergerak kemana-mana ketika berhenti.

Penyebab lainnya piringan cakram menjadi panas juga bisa dari jalan aspal. Jadi, ketika saat melaju mobil tidak dapat berhenti, maka solusinya adalah pilih jalan yang bersemak. Selain itu, cari lainnya bisa dengan jalanan yang ada tumbuhan muda.

Alasan memilih jalan bersemak adalah untuk membantu mengurangi laju kendaraan. Akan tetapi, jangan sampai Anda menginjak objek lain, kecuali semak atau tumbuhan muda. Sebab, nantinya malah akan merusak suspensi mobil. Bahkan akan menjadikan mobil berhenti secara mendadak.

Baca Juga : Rem Cakram Mobil Seperti Berkarat, Atasi dengan Trik Jitu Ini!

Kemudian, saat Anda mengecek rem cakram ketika kendaraan sudah berhenti, maka kemungkinan rem tersebut akan menjadi memerah dan berasap.

Sedangkan jika sudah seperti itu, maka solusinya adalah perlu mendinginkannya dengan cara membiarkannya begitu saja atau tertiup angin.

Sementara adanya penyebab suhu piringan cakram terlalu panas, hal itu juga akan menjadikan rotor bengkok. Untuk dapat mencegahnya, perlu memutar roda kendaraan secara perlahan dengan gigi satu. Sehingga kendaraannya tidak melaju cukup jauh.

Melakukan Pengecekan Berkala

Sementara untuk tahu penyebab panasnya, maka sebaiknya melakukan pengecekan piringan cakram setahun sekali atau setiap penggantian kampas rem. Pada saat servis tersebut, juga bisa melakukan pengecekan ketebalan pada piringan.

Jika ternyata ketebalannya sudah di bawah yang seharusnya, maka komponen tersebut melakukan penggantian dengan yang baru.

Selain itu, juga melakukan pengecekan rutin terhadap minyak rem. Hal itu untuk memastikan fungsi rem apakah masih bekerja dengan sempurna atau tidak. 

Sedangkan jika Anda sering mengendarai saat musim hujan, sebaiknya selalu membersihkannya dengan air mengalir.

Jadi, tindakan terbaik yang dapat Anda lakukan saat mengalami hal itu, agar panas pada piringan cakram perlahan dapat hilang, yaitu dengan memperhatikan penyebab dan cara mengatasinya. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img