Perbedaan Unsur dan Senyawa dari Berbagai Sisi Termasuk Sifatnya

Perbedaan Unsur dan Senyawa dari Berbagai Sisi Termasuk Sifatnya
Ilustrasi Perbedaan Unsur dan Senyawa. Foto; Ist/Net

Perbedaan unsur dan senyawa sangatlah terlihat dari berbagai sisi. Keduanya merupakan zat kimia murni yang ada di alam ini. Namun semuanya memiliki fungsi masing-masing untuk kebutuhan hidup manusia.

Alam semesta memiliki berbagai jenis materi yang cukup banyak. Sehingga memudahkan berbagai kebutuhan dan membedakan satu dengan lainnya. Pada dasarnya terdapat dua sistem zat murni dan campuran.

Zat murni biasanya mengandung satu zat penyusun atau zat tunggal. Sedangkan zat campuran merupakan dua macam zat atau lebih. Biasanya Zat campuran terdiri dari beberapa zat penyusun.

Tetapi keduanya merupakan zat murni yang artinya hanya terdiri dari zat tunggal. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak penjelasan berikut ini.

Baca Juga: Sifat Periodik Unsur, Perubahan Sifat Berdasarkan Letak Sistem Periodik

Inilah Perbedaan Unsur dan Senyawa

Untuk membedakan keduanya, bisa melalui berbagai sisi. Berikut adalah penjelasannya.

Pengertian

Perbedaan yang pertama berasal dari pengertian keduanya. Unsur merupakan zat yang tidak bisa terurai lagi menjadi zat sederhana. Terlebih jika hanya menggunakan reaksi kimia biasa.

Pada dasarnya, unsur memiliki zat penyusun dasar dari semua materi di alam semesta. Hingga saat ini sudah ada 118 unsur kimia. Walaupun banyak, tetapi para ilmuwan masih berusaha untuk menciptakan elemen lainnya yang lebih berat.

Setiap unsur memiliki simbol masing-masing dan karakternya juga berbeda. Simbol tersebut bisa Anda lihat melalui tabel periodik. Pasti akan terlihat berbagai angka dan huruf yang merupakan nama singkatan dari unsur.

Perbedaan keduanya dari segi pengertian ini memang cukup menarik. Senyawa merupakan zat tunggal yang memiliki susunan dua atau lebih unsur kimia. Semuanya saling berikatan dengan ikatan kimia.

Senyawa adalah zat tunggal yang memiliki perbandingan massa tetap. Dalam hal ini, senyawa merupakan gabungan atom suatu senyawa saling berikatan dan membentuk zat baru. Kemudian kombinasi atom unsur yang berbeda bisa menghasilkan senyawa lain.

Dalam senyawa juga mengenal simbol dengan huruf yang menyatakan unsur berikatan. Sedangkan angka mewakili jumlah atom unsur tersebut dalam 1 senyawa.

Baca Juga: Senyawa Organik dan Anorganik, Mari Kenali Perbedaannya!

Berdasarkan Penyusunnya

Perbedaan unsur dan senyawa juga bisa terlihat melalui penyusunnya. Sehingga bisa Anda lihat bahwa kedua materi tersebut bukan zat yang memiliki kesamaan dalam sistem penyusunannya.

Unsur merupakan zat kimia yang terbentuk dari satu jenis atom. Hal ini membuatnya memegang gelar lebih kecil dari materi lainnya. Bahkan secara fisik maupun kimia tidak bisa terpecah lagi.

Berbeda dengan senyawa yang merupakan susunan oleh beberapa atom dari dua unsur atau lebih. Semuanya terikat secara kimia. Bahkan hanya bisa terpisah melalui reaksi kimia.

Berdasarkan Sifatnya

Perbedaan keduanya juga bisa terlihat dari segi sifatnya. Pada dasarnya, kedua sifat dari materi tersebut tidak memiliki kesamaan.

Unsur merupakan jenis materi yang tersusun dari atom sejenis. Hal tersebut memungkinkan adanya sifat yang sama dengan atom penyusunnya.

Berbeda dengan senyawa yang memiliki sifat berlainan dengan atom penyusunnya. Dalam hal ini, seperti air yang tersusun dari 2 buah atom Hidrogen dan 1 atom Oksigen.

Keduanya merupakan sebuah unsur yang berwujud gas dan bisa terbakar dengan mudah. Bahkan ada juga air yang memiliki sifat memadamkan api.

Berdasarkan Jenisnya

Perbedaan unsur dan senyawa juga bisa terlihat dari jenis masing-masing antar keduanya. Unsur terbagi atas tiga golongan, yaitu logam, non logam, dan semi logam atau metaloid.

Unsur logam memiliki wujud padat, kecuali raksa. Sedangkan non logam berwujud padat, cair, dan gas. Satu lagu unsur semi logam memiliki sifat logam, nonlogam, serta bersifat semikonduktor.

Lain halnya dengan senyawa yang terbagi atas 4 golongan. Senyawa memiliki jenis biner, ion, tarner, dan senyawa organik. Semuanya memiliki sifat masing-masing yang berbeda.

Senyawa biner terdiri dari dua jenis unsur. Sedangkan senyawa ion terdiri dari satu kation dan anion. Lain halnya dengan senyawa terner yang cukup sederhana berupa asam, basa, dan garam. Terakhir adalah senyawa organik yang merupakan karbon dengan sifat tertentu.

Ada beberapa perbedaan keduanya jika dilihat dari berbagai sisi. Semuanya akan berguna untuk kehidupan makhluk hidup di bumi. Bahkan jika mendapatkan pengolahan dengan baik akan memenuhi semua kebutuhan makhluk hidup. (R10/HR Online)

Editor: Jujang