Minggu, Desember 5, 2021
BerandaBerita TerbaruPuasa Sunnah di Bulan Muharram Memiliki Keutamaan dan Pahala Besar

Puasa Sunnah di Bulan Muharram Memiliki Keutamaan dan Pahala Besar

Puasa Sunnah di bulan Muharram menjadi amalan yang bisa kita lakukan untuk menambahkan pahala. Perlu Anda ketahui bahwasannya ketika pada bulan Muharram kemudian kita melaksanakan amalan sunnah yang berupa puasa, hal tersebut merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh baginda Rasul Muhammad SAW.

Dalam agama Islam terdapat peringatan tahun baru Islam atau biasa kita sebut dengan bulan Muharram. Untuk tahun 2021/ 1443 Hijriyah peringatan tahun baru Islam atau tanggal 1 Muharram jatuh pada hari Selasa tanggal 10 Agustus tahun 2021.

Peringatan tahun baru Islam ini menjadi kabar gembira serta kabar yang menyedihkan. Untuk kabar yang menyedihkan semua umat dari baginda Rasul Muhammad SAW hanya memiliki kesempatan hidup sampai pada tahun 1500 Hijriyah.

Sedangkan untuk kabar gembira nya, pada bulan Muharam atau bulan Allah ini, terdapat anjuran berpuasa yang paling utama Setelah puasa wajib di bulan Ramadan.

baca juga: Larangan Puasa di Hari Tasyrik, Berikut Alasan dan Amalan Penggantinya

Amalan Puasa Sunnah Di Bulan Muharram 1443 Hijriyah

Dalam ajaran islam menjelaskan bahwasanya Muharram adalah bulan Allah. Sebagai bulan yang istimewa, Rasulullah SAW juga menganjurkan kepada umatnya untuk melaksanakan amalan sunnah yang dapat menguntungkan untuk kehidupan dunia maupun akhirat.

Bukan hanya itu saja, akan tetapi penanggalan tahun Hijriyah yang digunakan oleh umat Islam untuk mengetahui kapan hari-hari penting dalam Islam juga mempunyai sejarah panjang dalam penentuannya.

Bulan Muharram juga memiliki keutamaan serta amalan sunnah yang apabila kita mampu untuk mengerjakan kita akan mendapatkan pahala yang besar. Adanya tahun baru Islam ini juga menandai peristiwa perjalanan hijrah baginda Rasul SAW.

baca juga: Puasa Arafah dan Tarwiyah Beserta Bacaan Niat dan Keutamaannya

Amalan Puasa Muharram Asyura

Untuk amalan puasa Sunnah di bulan Muharram yang pertama adalah puasa Asyura. Nah untuk puasa saat bulan Muharram ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah. ” suatu hari ada seorang yang datang menemui Rasulullah SAW, juga bertanya. “Setelah puasa Romadhon, puasa pada bulan apakah yang lebih baik? “. Mendengar pertanyaan tersebut kemudian Nabi SAW menjawab, ” puasa yang lebih afdol ketika berpuasa di bulan Allah SWT, bulan tersebut adalah bulan Muharram.

Perlu anda catat bahwasa untuk puasa Asyura pada bulan Muharram ini jatuh pada tanggal 10 Muharram 1440 Hijriyah. Perlu Anda ketahui bahwa asyuro merupakan hari raya untuk umat Yahudi dan Nasrani. Oleh sebab itu Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk kita berpuasa.

Bagi Anda yang ingin melakukan amalan puasa Sunnah di bulan Muharram ini, hendaknya Anda juga mengetahui mengenai bagaimana niatnya. Tujuannya adalah supaya amalan Anda tersebut diterima oleh Allah SWT.

Dengan kita menunaikan ibadah puasa sunah di bulan Muharram tersebut maka keutamaan atau manfaat yang akan kita dapatkan adalah akan menghapuskan dosa kita setahun yang lalu.

baca juga: Tips Puasa Senin Kamis Agar Tetap Semangat dan Mudah Menjalankan

Puasa Sunnah Tasu’a

Kemudian, untuk puasa sunnah di bulan Muharram yang bisa kita lakukan adalah puasa tasu’a. Untuk amalan puasa sunah ini kita bisa menjalankannya pada tanggal 9 Muharram. Bisa juga amalan ini merupakan amalan yang mengiringi puasa Asyura tanggal 10 Muharram.

Sedangkan untuk niat dari puasa Tasu’a ini sendiri adalah Nawaitu Shouma Ghadin ‘An ada’i Sunati Attasu’a Lillahi Ta’alla. Artinya adalah, Aku niat puasa sunnah Tasu’a karena Allah semata. Semoga dengan Membaca niat tersebut puasa kita menjadi berkah dan kita juga kuat untuk melaksanakannya.

Bagaimana pelaksanaannya? Untuk amalan puasa sunnah di bulan Muharram ini sama dengan ketika kita berpuasa pada bulan Ramadhan. Yang menjadi pembeda paling menonjol adalah bacaan mengenai niatnya saja. Jadi, Anda juga tak perlu khawatir mengenai pelaksanaan atau tata caranya.

Keutamaan yang akan kita dapatkan apabila kita mampu mengerjakan puasa sunah di bulan Muharram ini adalah, bukan hanya dosa yang setahun lalu kita akan dihapuskan, akan tetapi kita juga mewujudkan impian Rosulullah Muhammad SAW.

Dalam sabdanya, pernah memiliki Nazar untuk berpuasa tasu’a pada tahun berikutnya. Akan tetapi, belum sempat beliau melakukan amalan puasa tersebut, Nabi Muhammad SAW sudah wafat.

Selain puasa Asyura dan tasu’a, masih terdapat amalan puasa sunnah di bulan Muharram lainnya yang bisa kita lakukan. Misalnya adalah puasa ayyamul bidh dan puasa Senin kamis. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -