Tips Doa Cepat Terkabul, Ustad Das’ad: Doa di Atas Sajadah, Bukan di FB

Tips Doa Cepat Terkabul
Ustad Das'ad Latif menyampaikan tips agar doa cepat terkabul. Foto: Ist/Net

Tips doa cepat terkabul diungkap Ustad Das’ad Latif saat mengisi tausiyah pada acara PWI Bermunajat: Mengetuk Pintu Langit beberapa waktu lalu.

Saat itu Ustad Das’ad Latif menceritakan kisah tiga pemuda yang terperangkap dalam goa yang sempit.  

‘Rasulullah SAW pernah berkisah tentang tiga pemuda, saat sedang menempuh perjalanan tiba malam hari. Saat itu tentu saja tidak ada hotel. Ketiga pemuda tersebut masuk ke goa untuk beristirahat,” kata Ustad Das’ad Latif, dalam acara PWI Bermunajat: Mengetuk Pintu Langit yang digelar secara virtual, 24 Juli 2021 lalu.

Baca Juga: Dewan Pers: Perang Lawan Covid-19, Jangan Disersi Sosial dan Spiritual!

Pada saat tidur, lanjut Ustad Das’ad, ketiga pemuda tidak menyadari terjadi gempa. Gempa bumi inilah yang membuat pintu goa tertutup. 

“Saat itu salah seorang pemuda yang paling senior mengajak dua pemuda lainnya untuk berdoa. Sebelumnya mereka sudah berusaha untuk mendorong pintu goa agar bergeser, tapi pintu goa tidak bergeser sedikit pun,” jelasnya.

Tips Doa Cepat Terkabul Berkaca Pada Kisah Tiga Pemuda yang Terjebak dalam Goa

Pemuda paling senior lantas berkata, tidak ada pilihan lain apabila sudah berusaha namun tidak menunjukkan hasil.

“Kita usaha dulu, ikhtiar dulu. Ayo dorong sama-sama, satu dua tiga, nggak bisa terbuka. Kita sudah ikhtiar, ini saatnya kita berdoa,” katanya.

Ustad Das’ad Latif lalu menjelaskan tips doa cepat terkabul dari kisah tiga pemuda ini. Masing-masing pemuda berdoa dengan menyebutkan kebaikan-kebaikan yang pernah mereka lakukan.

Pemuda pertama rupanya sangat taat pada ibunya. Saat ibunya sakit, pemuda ini mengurus ibunya setiap hari. Ia berdoa sambil menyebutkan kebaikannya dalam mengurus sang ibu yang sedang sakit.

“Saat itulah ketika mereka mendorong pintu goa, pintu goa bergeser sedikit, namun ketiganya belum bisa melewati pintu tersebut,” lanjut Ustad Das’ad.

Lalu pemuda kedua maju dan mulai berdoa. Tips doa cepat terkabul selanjutnya terlihat dari perilaku pemuda kedua.

Pemuda kedua ini orang yang senantiasa menghindari dosa, ia tidak melakukan maksiat. Kemudian pemuda tersebut berdoa dengan menyebutkan kebaikannya itu, pintu goa pun bergeser, meskipun masih sedikit dan ketiga pemuda belum bisa melewatinya.

Saat pemuda ketiga berdoa, ia lantas memohon kepada Allah SWT dan menyebut kebaikannya dalam menjaga amanah. Pintu goa saat itu terbuka lebar, mereka bertiga pun bisa keluar. 

Baca Juga: Macam-Macam Dosa Jariyah, Waspadai Adanya Sayyi’ah Saat Bertingkah

“Kisahnya sederhana, namun ada pesan moral yang sangat kuat di dalamnya,” katanya.

Setiap Orang Punya Masalah

Ustad Das’ad mengingatkan tidak ada manusia yang tidak memiliki masalah. “Ada tiga orang dalam goa yang sangat kecil, ukurannya tidak sampai 2 x 2 meter, mereka juga punya masalah. Apalagi bangsa Indonesia,” jelasnya.

Tips doa cepat terkabul, menurut Ustad Das’ad, adalah saat ada masalah, jangan segan berdoa kepada Allah SWT. 

Namun, lanjut Ustad Das’ad, saat ini banyak yang berdoa bukan selesai salat. Tapi justru saat pegang handphone dengan update status. 

“Pegang HP, lalu update status di WA ‘mudah-mudahan wabah segera berlalu’. Lalu 10 menit kemudian update status lagi di Facebooknya ‘mudah-mudahan semua cepat berlalu.’ Memangnya Tuhan baca statusmu?” ucap Ustad Das’ad sambil berkelakar.

“Lalu bagaimana berdoa? Berdoa di atas sajadah bukan di Instagram, bukan di Facebook,” imbuhnya.  

Menurut Ustad Das’ad tips lainnya, pesan Nabi Muhammad SAW jika ingin doa cepat terkabul oleh Allah SWT, maka berbuat baiklah kepada kedua orang tua. 

“Kalau masih ada pejabat Indonesia atau pejabat dinas malah lebih hormat kepada manajernya, kepada atasannya daripada orang tuanya, demi Allah cara apapun yang kau lakukan menurut garis keimanan, susah selesainya itu masalah,” tegasnya.

Tips doa cepat terkabul selanjutnya, kata Ustad Das’ad, adalah menghilangkan kemaksiatan dan kemungkaran. Apalagi saat wabah Covid-19 melanda, mesti jadi ajang berlomba-lomba kebaikan.

“Saat wabah menelan korban ribuan orang, jutaan orang hilang pekerjaan, ratusan orang hilang keluarganya, tapi masih ada yang membuat wabah ini jadi ladang bisnis,” kritiknya.

Justru saat wabah Covid-19 melanda, harusnya sambut dengan berbuat amal baik. “Wabah ini ujian di antara kalian, siapa yang lebih bermanfaat untuk orang lain,” katanya.

Ustad Das’ad menegaskan, pesan moral dari kisah tiga pemuda tersebut sebagai tips doa cepat terkabul adalah senantiasa memegang amanah dan tanggung jawab jabatan dengan teguh. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)