Siswa di 8 SMP se Ciamis Jalani Vaksinasi Covid-19 Secara Serentak

Siswa di 8 SMP se Ciamis Jalani Vaksinasi Covid-19 Secara Serentak
Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra saat memantau kegiatan vaksinasi Covid-19 secara serentak di salah satu SMP di Kabupaten Ciamis, Sabtu (28/8/2021). Foto : Feri Ramdani/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebanyak delapan SMP Negeri di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan vaksinasi Covid-19 secara serentak kepada para siswa.

Hal tersebut, sebagai upaya persiapan menjelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), yang akan dilaksanakan tanggal 31 Agustus 2021.

Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra mengatakan, vaksinasi siswa ini merupakan bagian dari program pemerintah, untuk percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Ciamis.

“Adapun target vaksinasi Covid-19 secara serentak tersebut sekitar 3.700 siswa SMP. Mudah-mudahan bisa tercapai sebagai bentuk persiapan jelang PTM pekan depan,” kata Yana, saat memantau kegiatan vaksinasi, Sabtu (28/8/2021).

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Ciamis sangat hati-hati untuk membuka kembali pembelajaran tatap muka. Oleh karena itu, pihaknya meminta sebelum mengajar nanti para guru harus sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

Lebih lanjut Yana menambahkan, pelaksanaan vaksinasi untuk siswa SMP yang berusia 12 tahun, akan secara bertahap.

“Sedangkan untuk SD yang berusia 12 tahun kita akan siasati,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Ciamis, Yudi Nugraha mengatakan, siswanya yang ikut vaksinasi Covid-19 secara serentak tersebut sebanyak 630 dari totalnya 858 siswa.

Yudi menjelaskan, ada beberapa faktor siswa yang tidak mengikuti vaksinasi. Faktor tersebut yaotu antara lain karena orang tua tidak mengizinkan.

“Selain itu juga faktor siswanya sakit, serta siswa yang sudah ikut vaksin di daerahnya,” jelasnya.

Lebih lanjut Yudi menambahkan, sebelum pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara serentak, pihak sekolah memang terlebih dulu membuat pernyataan atau izin orang tua siswa.

Menurutnya, pernyataan izin tersebut memang perlu dilakukan. Soalnya, jika tidak ada izin dari orang tua pihak sekolah juga tidak akan berani. 

“Kami sudah rindu untuk tatap muka langsung dengan para siswa. Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini, sebagai upaya kita menekan penyebaran Covid-19. Dan juga kami tidak lupa menerapkan prokes saat pelaksanaan vaksinasi,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto