Asteroid Dog Bone Berbentuk Tulang Anjing, Ukuran Besar Namun Ringan

Asteroid Dog Bone Berbentuk Tulang Anjing, Ukuran Besar Namun Ringan
Ilustrasi Asteroid Dog Bone. Foto: Ist/Net

Asteroid Dog Bone memiliki sebutan lain bernama 216 Kleopatra. Bentuknya menyerupai tulang anjing yang ukuranya seluas New Jersey, namun ringan.

Salah satu penelitian panjang yang ini menjadi perhatian para astronom karena jumlah dan bentuknya. Selain itu seiring dengan berkembangnya ilmu dan teknologi pengetahuan membuat kemajuan tersendiri dari studi ini.

Demi untuk mempelajarinya lebih jauh untuk perkembangan data dari alam semesta. NASA sendiri sudah melansir bahwa penemuan pertamanya pada tahun 1880.

Objek ini memiliki ukuran sangat besar dengan sabuk asteroid utama Mars dan Jupiter. Meski begitu beratnya cukup ringan jika kita bandingkan dengan ukurannya.

Baca Juga: Objek Asteroid 2021RE Mengorbit Terdekat ke Bumi,10 September 2021

Penemuan Asteroid Dog Bone

Pernyataan dari Dr. Steven Ostro, berasal dari Jet Propulsion Laboratory NASA, Pasadena, CA. Seorang yang memimpin para Tim Astronom untuk penelitian kali ini.

Mereka menggunakan Teleskop Arecibo Observatory, dengan tinggi mencapai 1000 kaki atau 305 meter berlokasi Puerto Rico. Penggunaan alat kali ini untuk memantulkan sinya radar dari asteroid ini.

Karena peningkatan teknologi penelitian maka sensitivitas pemotretan objek semakin baik dan jauh. Bahkan menggunakan teknik analisis dari komputer, kode gema menjadi terpecahkan.

Hasilnya gambar dan merakit model komputer untuk melihat bentuk asteroid tersebut. Hal ini tentu menjadi nafas baru untuk bidang alam semesta ini.

Ukuran Asteroid Dog Bone

Nah, sebesar apa ukuran objek luar angkasa yang satu ini? Untuk ukuran panjangnya mencapai 135 mil atau 217 meter, lalu untuk lebar mencapai 58 mil atau 94 meter.

Sedangkan untuk gambar radar baru dalam 106 juta mil atau 171 juta kilometer dari lokasi Planet kita ini. maka sesuai dengan kecepatan cahayanya, sinyal transmisi membutuhkan waktu hingga 19 menit untuk pulang pergi ke asteroid Kleopatra ini.

Baca Juga: Asteroid 2021 NY1, Memiliki Ukuran Sebesar Jembatan Golden Gate

Kondisi Asteroid Dog Bone

Penelitian juga menyebutkan bahwa karena warna asteroid ini maka kemungkinan memiliki kandungan logam. Terlihat dari salah satu dari beberapa lusin objek sejenis ini.

Sinyal radar juga menangkap dengan refleksi kuat bahwa kandungannya berupa logam sebagian besarnya, bercampur dengan nikel dan besi.

Bahkan ketika percobaan untuk memanaskan benda ini. Untuk membedakan sruktur dari inti, mantel dan keraknya.Namun ternyata para asteroid cenderung mendingin dan memadat.

Ketika terjadi tabrakan besar yang akhirnya mengekspos inti logamnya. Dari kasus tertabraknya objek ini, maka peluncuran pecahan yang akhirnya menabrak Bumi. Jadi hasilnya seperti meteorit besi yang menjadi Kawah Meteor yang berlokasi di Arizona.

Rekonstruksi Asteroid Dog Bone

Karena menjadi salah satu asteroid yang cukup tidak biasa dalam Tata Surya ini, apalagi bentuknya yang menyerupai tulang anjing. Penelitian mengenai studi ini berlanjut ke tahap rekonstruksi untuk memahami seberapa pengaruhnya jika bertabrakan dengan Bumi kita ini.

Maka dari radarnya menunjukkan dua lobus objek yang saling berhubungan. Pegangan yang membentuk serupa dengan halter yang terdistorsi atau tulang anjing.

Hal ini bisa terbentuk dari sebuah tumbukan dua objek yang awalnya retak dan hancur menjadi puing-puing terkonsolidasi longgar. Maka bisa kita bayangkan dari dua lobus terpisah tersebut lalu mengorbit satu sama lain dalam ruang kosong diantaranya.

Dampaknya terjadi pada area antara lobus dan puing-puing tersebut. Radar menunjukan bahwa asteroid ini memiliki permukaan seperti Bulan. Meskipun tetap berasal dari komposisi yang berbeda.

Fakta Unik Asteroid Dog Bone

Dari segi bentuknya yang tidak biasa seperti tulang anjing ini. Asteroid ini mendapatkan sebutan lain dari Johann Palisa penemu pertamanya, sebagai Cleopatra nama Seorang ratu Mesir.

Selain itu karena penelitian yang cukup menakjubkan dari benda logam luar angkasa ini. Belum ada yang menemukan titik keberadaan, dari kemisteriusan ini menjadi menarik.

Kita masih perlu menunggu dari kejadian tabrakan asteroid untuk bentuknya. Nah, berhubungan dengan pengambilan nama sang Ratu Mesir yaitu Cleopatra.

Asteroid ini memiliki dua bulan yang mengorbit nya bernama Alex Helios dan Cleo Selene. Pengambilan ini berasal dari kedua anak sang Ratu Mesir tersebut.

Kondisinya memiliki sistem ganda yang tetap masih membingungkan para ilmuwan. Maka studi ini masih menjadi hal yang mencuri perhatian hingga pemecahan sejarahnya pada masa depan.

Asteroid Dog Bone ini unik sekali untuk kita bahas. Meskipun ukurannya besar namun massanya sangat ringan dan memiliki bentuk yang menarik. (R10/HR Online)

Editor: Jujang