spot_imgspot_img
BerandaBerita PangandaranAtlet Terjun Payung Nasional Berlatih di Pangandaran Jelang PON Papua

Atlet Terjun Payung Nasional Berlatih di Pangandaran Jelang PON Papua

- Advertisement -

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Atlet terjun payung dari tiga provinsi melakukan latihan di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, menjelang PON XX 2021 Papua.

Komandan Lapangan Udara (Lanud) Wiriadinata Tasikmalaya, Letkol. N. Joko Purnomo, meninjau latihan terjun payung di Bandara Nusawiru, Kabupaten Pangandaran, Kamis (09/09/2021).

Saat melakukan peninjauan, Danlanud didampingi Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), Peltu. E. Novi Hidayat, yang juga Komandan POS TNI Angkatan Udara wilayah Pangandaran.

Dalam kunjungannya itu, Danlanud Letkol. Nav Joko Purnomo melakukan tatap muka dengan para atlet terjun payung yang tengah berlatih menjelang PON XX 2021 Papua.

Para atlet tersebut merupakan tim dari Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi DKI Jakarta, dan tim dari Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga : Bupati Pangandaran Bakal Kembangkan Bandara Nusawiru

Ketua FASI Kabupaten Pangandaran, Peltu. E. Novi Hidayat mengatakan, Bandara Nusawiru menjadi pusat latihan bagi atlet terjun payung menghadapi PON XX 2021 Papua.

“Latihan terjun payung di Nusawiru ini sudah hampir satu bulan. Mereka para atlet dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

Menurut Novi, Bandara Nusawiru berpotensi jadi pusat latihan atlet olahraga udara. Mengingat Kabupaten Pangandaran punya keindahan alam yang sangat mempesona. Apalagi jika dilihat dari atas pada saat terjun payung.

“Selain alamnya yang indah, Pangandaran, khususnya Bandara Nusawiru, memiliki kondisi cuaca yang bagus dan mendukung. Sehingga cocok untuk dijadikan tempat olahraga udara. Seperti terjun payung, aeromodelling, gantole. Serta olahraga dirgantara lainnya,” pungkas Novi. (Ntang/R3/HR-Online)

Editor : Eva

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -