Cara Budidaya Anggrek yang Mudah Dicoba untuk Hasil Terbaik

cara budidaya anggrek
Begini cara budidaya anggrek. Foto: Ist/Net

Cara budidaya anggrek sebenarnya tidak sulit. Namun karena lamanya proses pertumbuhan dan ketelitian membuat banyak orang yang kurang berminat dalam budidaya tanaman ini untuk usaha. Padahal keuntungan usaha ini tak bisa Anda anggap kecil.

Bagi pecinta tanaman hias, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan bunga anggrek yang hadir dalam berbagai jenis ini. Bunga anggrek juga termasuk salah satu komoditas yang menarik.

Banyak orang yang mencari bunga anggrek untuk berbagai kebutuhan. Tampilannya yang cantik, warnanya yang indah, dan baunya yang harum membuatnya masih menjadi primadona dalam jejeran tanaman hias eksklusif.

Selain proses budidaya tanaman anggrek yang mudah, harga jualnya juga masih terbilang tinggi. Namun untuk mendapatkan hasil panen bunga anggrek yang paling cantik tentunya butuh ketelatenan.

Baca Juga: Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot, Usaha Rumahan Yang Menjanjikan

Cara Budidaya Anggrek Paling Tepat

Untuk Anda yang tertarik dalam budidaya tanaman hias ini penting mengenal tahapan yang perlu Anda lakukan. Berikut cara budidaya anggrek yang perlu kita lakukan untuk menghasilkan bunga anggrek dengan berbagai jenis yang ada.

Pahami Cara Tanam Bibit Bunga Anggrek

Hal pertama yang Anda harus perhatikan dalam bertanam anggrek adalah pemilihan bibitnya. Anda bisa membeli bibitnya dengan harga Rp 17.500 untuk 10 bibit dengan usia 3 bulan sampai dengan 5 bulan.

Biasanya pada orang yang menjual bibit bunga anggrek, bibitnya mereka tempatkan pada sebuah pot kecil yang berukuran botol air mineral berukuran sedang.

Namun ada juga penjual bibit yang menjual bibit anggrek yang sudah berumur 1 tahun dengan daun dan akar. Anda bisa pilih bibit manapun sesuai kebutuhan.

Pemilihan Media Tanam

Media tanam yang tepat juga penting dalam cara budidaya anggrek yang benar. Dalam membudidayakan bunga anggrek baiknya media tanam terdiri atas campuran beberapa komponen.

Seperti pecahan batu bata atau genteng, batang pakis, serutan atau potongan kayu, sabut kelapa dan juga arang kayu.

Jika proses ini ingin Anda sederhanakan, beli saja pot yang sudah berisi media tanam untuk anggrek. Dengan begitu Anda bisa terima jadi dan tak perlu menyiapkan apa-apa lagi.

Baca Juga: Tanaman Bunga Hias Terpopuler yang Cocok untuk Usaha Rumahan

Pemindahan Bibit Bunga Anggrek

Setelah bibit yang Anda tanam tadi berkembang, langkah cara budidaya anggrek selanjutnya adalah memindahkan bibit tersebut ke media tanamnya. Jenis anggrek yang bisa Anda budidayakan banyak macamnya.

Misalnya seperti jenis anggrek epiphyt, biasanya ia bisa tumbuh dengan subur jika mendapatkan matahari cukup.

Jadi bagi Anda yang menanam jenis anggrek ini, ketika bibit sudah mulai berkembang bisa segera Anda pindahkan ke batang pohon yang rindang dan bisa Anda sinari matahari ukuran sedang untuknya.

Kemudian untuk anggrek Terrestris, pindahkan ke pot yang berukuran besar. Baiknya pot yang Anda gunakan untuk menanam bibit bunga anggrek adalah pot yang bahannya terbuat dari tanah liat dengan memiliki lubang pada bagian bawahnya

Ini penting karena akan sangat baik dalam membantu proses drainase air pada bunga tersebut.

Pemeliharaan Bunga Anggrek

Cara budidaya anggrek selanjutnya yang perlu kita perhatikan adalah berkaitan dengan pemeliharaannya. Lakukan proses penyiraman secara teratur dua kali sehari dengan menggunakan air bersih.

Anggrek perlu kita tempatkan pada lokasi yang langsung tersinari matahari tanpa atap. Namun ketika musim penghujan tiba ada baiknya Anda pindahkan anggrek ke tempat yang memiliki atap.

Hal ini supaya tanaman tidak terguyur hujan terus karena dapat mengakibatkan batangnya mengalami pembusukan. Jangan lupa berikan pupuk yang tepat agar bunga bisa tumbuh dengan subur.

Pendewasaan Anggrek

Kalau sudah kita berikan perawatan secara maksimal, tinggal tunggu saja anggrek menjadi dewasa, cantik dan bisa kita panen.

Untuk memanen dan menjual bunga anggrek dewasa, butuh waktu yang cukup lama. Proses ini kurang lebih sekitar 1 sampai dengan 6 tahun.

Oleh karena itu banyak orang yang tidak sabar menunggu lama dan menjual anggreknya yang masih remaja. Namun harganya tentu berbeda.

Untuk anggrek remaja umumnya dibanderol dengan harga mulai dari 60 ribu rupiah sampai 150 ribu rupiah tergantung jenisnya. Sementara untuk anggrek dewasa bisa kita jual dengan harga lebih dari 1 juta rupiah.

Demikian cara budidaya anggrek yang tepat dan bisa Anda lakukan. Pastikan semua proses tersebut Anda lakukan untuk mendapatkan bunga anggrek yang berkembang dengan maksimal. (R11/HR Online)