Cara Mendeteksi Kanker Pankreas untuk Mencegah Komplikasi

cara mendeteksi kanker pankreas
Begini cara mendeteksi kanker pankreas. Foto: Ist/Net

Cara mendeteksi kanker pankreas sejak awal sangat penting. Penanganan sejak dini selain lebih mudah, juga untuk mencegah komplikasi yang ada. Deteksi bisa dengan mengenal tanda dan cirinya dari gejala munculnya serangan kanker ini.

Pankreas sendiri, menurut Wikipedia, merupakan organ dalam tubuh yang memiliki dua fungsi. Organ ini berperan sebagai endokrin maupun eksokrin. Jika dua fungsi tersebut tidak bisa berjalan normal, maka akan memicu kanker pankreas.

Kanker pankreas yang mulanya berasal dari sel kanker eksokrin. Ini merupakan sejenis tumor yang sangat ganas. Mengutip dari laman Smarter Health, kanker ini merupakan neoplasma yang terjadi pada kelenjar pankreas

Penyakit tersebut umumnya terbagi dua jenis, yaitu kanker endokrin dan kanker eksokrin. Jenis kanker eksokrin ini seperti berbagai jenis karsinoma koloid, karsinoma hepatoid, adenokarsinoma, karsinoma adenoskuamosa, hingga jenis karsinoma lainnya.

Cara Mendeteksi Kanker Pankreas

Mengidap gangguan pankreas memang perlu mendapat perhatian yang serius. Pasalnya, tingkat risiko terjadinya kanker pankreas di seluruh dunia semakin meningkat setiap tahunnya.

Baca Juga : Penyebab Kanker Pankreas dan Gejala Penyakitnya

Nah, berikut ini cara mendeteksi kanker pankreas berdasarkan ciri, gejala, dan tanda secara umum yang perlu kita ketahui.

  1. Muncul penyakit kuning tetapi tidak ada batu ginjal dan penyakit lainnya.
  2. Berat badan menurun. Biasanya penderita sakit maag karena penyerapan pencernaan kurang lancar beserta dengan berat badan menurun. Namun tidak sejelas pada penyakit kanker pankreas.
  3. Sakit pada bagian bawah perut dan mual yang tidak dapat dijelaskan, kadang-kadang ringan kadang-kadang berat, kadang-kadang muncul dan terasa pada waktu malam.  
  4. Timbulnya minyak pada BAB atau diabetes yang secara tiba-tiba menjadi bertambah parah.

Pengobatan penyakit kanker pankreas stadium dini umumnya dengan melakukan operasi pemotongan. Cara ini tingkat kelangsungan hidup dalam 5 tahun mencapai 70-100 persen.

Coba bandingkan dengan penyakit kanker pankreas stadium lanjut, hasil kedua pengobatan memiliki perbedaan yang besar.

Baca Juga : Khasiat Black Garlic untuk Kesehatan, Bawang Hitam yang Anti Kanker

Faktor Risiko Penyakit Kanker Pankreas

Cara mendeteksi kanker pankreas juga perlu kita lakukan berdasarkan tingkat risiko yang ada. Penyakit ini umumnya menyerang orang yang telah berusia lanjut.

Kebanyakan penderita gangguan ini umumnya dari kalangan wanita usia 40-65 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan kanker jenis ini terjadi pada usia yang lebih muda.

Ada sejumlah faktor risiko dari penyakit kanker pankreas yang perlu kita tahu. Ini juga merupakan cara mendeteksi kanker pankreas yang perlu kita lakukan.

Faktor Usia

Usia lansia cukup berpotensi tinggi untuk menderita penyakit yang serius. Adapun penyebab utamanya adalah peningkatan risiko kanker pankreas dapat terjadi seiring bertambahnya usia.

Penelitian menunjukkan bahwa, penyakit kanker jenis ini banyak terjadi pada lebih dari 80 persen orang yang usianya antara 60 dan 80 tahun. Rata-rata justru orang berusia 75 tahun mulai berisiko tinggi mengidap kanker ini.

Baca Juga : Macam-macam Penyakit Kanker dan Gejalanya, dari Serviks Hingga Kulit

Kebiasaan Merokok

Merokok sangat berpengaruh terhadap paru-paru yang memicu penyebab kanker pankreas. Karena itu cara mendeteksi kanker pankreas adalah dengan sering memeriksakan kesehatan, khususnya bagi Anda yang sering merokok.

Para ilmuwan dan peneliti telah melakukan penelitian, dan terbukti dalam beberapa penelitian bahwa, 1 dari 4 atau 5 kasus kanker pankreas dipicu oleh kebiasaan merokok.

Tentu saja jika tidak merokok dapat mencegah berbagai penyakit, termasuk mengurangi potensi terserang kanker pankreas tersebut.

Faktor Genetik

Kasus kanker memang sering terjadi karena faktor genetik atau keturunan. Hal ini ternyata berlaku juga untuk risiko terhadap kanker jenis ini, yaitu oleh syndrome kanker turunan pada keluarga.

Karena itu sangat penting kita mengetahui riwayat kesehatan anggota keluarga. Ini juga merupakan cara mendeteksi kanker pankreas terhadap kemungkinan risiko penyakit ini.

Jenis Kelamin

Pada kenyataannya jenis kelamin turut berperan dalam peningkatan risiko penyakit kanker pankreas. Biasanya penyakit pankreas lebih sering terjadi pada kaum laki-laki ketimbang wanita.

Kebanyakan pria memiliki gaya hidup buruk yang lebih parah daripada wanita. Maka tak heran jika kanker pankreas mudah menyerang pria usia antara 60-80 tahun.

Itulah sejumlah cara mendeteksi kanker pankreas yang bisa Anda lakukan. Berbagai gejala kanker pankreas perlu anda ketahui sejak dini. Jika telah muncul tanda sebaiknya langsung menjalani diagnosis ke dokter. Konsultasikan juga penanganannya lebih serius. (R11/HR-Online)

Editor : Eva