Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita TerbaruElastisitas Zat Padat serta Besaran Elastisitas Suatu Benda

Elastisitas Zat Padat serta Besaran Elastisitas Suatu Benda

Elastisitas zat padat akan kembali ke bentuk semula saat hilangnya gaya. Semua benda apabila memperoleh suatu gaya, maka akan mengalami perubahan. Perubahan bentuk serta ukuran, baik benda padat, cair, atau gas.

Terdapat beberapa benda apabila memperoleh gaya akan kembali ke bentuk awalnya setelah menghilangkan gaya tersebut. Namun ada juga yang berubah menjadi bentuk barunya. Perubahan bentuk tersebut memiliki kaitan dengan sifat elastisitas benda.

Elastisitas merupakan sifat yang terdapat pada sebuah benda. Hal itu cenderung mengembalikan kondisi benda ke bentuk awalnya. Setelah mengalami perubahan bentuknya, ada pengaruh gaya dari luar.

Pengertian Elastisitas Zat Padat

Sifat elastis atau elastisitas merupakan kemampuan suatu benda untuk dapat kembali ke bentuk awalnya. Setelah memperoleh gaya luar, lalu menghilangkan gayanya. Sedangkan kemampuan suatu benda padat untuk kembali ke bentuk awalnya.

Setelah memberi gaya kepada benda tersebut dan menghilangkannya. Hal itu menyebutnya dengan elastisitas zat padat. Melansir Wikipedia, elastisitas merupakan kecenderungan bahan padat untuk kembali ke bentuk aslinya setelah terjadinya deformasi pada benda tersebut.

Benda padat akan mengalami deformasi apabila mengaplikasikan gaya padanya. Pada beberapa benda yang mempunyai elastisitas atau sifatnya elastis, maka menyebutnya dengan benda elastis.

Seperti halnya karet gelang, pegas, serta pelat logam. Sedangkan benda plastis merupakan beberapa benda yang tidak memiliki elastisitas atau tak kembali ke bentuk awalnya. Seperti halnya tanah liat dan plastisin atau lilin mainan.

Untuk pembuatan benda-benda plastik merupakan bahan-bahan sintetis. Kemudian memanaskan benda-benda tersebut atau mengolahnya secara kimiawi. Hal itu agar menjadi kuat dan akhirnya tidak menjadi benda plastik lagi.

Deformasi

Elastisitas zat padat apabila memperoleh gaya, juga akan mengalami deformasi. Deformasi merupakan perubahan ukuran atau bentuk. Hal itu karena memperoleh gaya, molekul-molekul benda menjadi bereaksi.

Bahkan memberikan gayanya untuk menghambat deformasi. Gaya luar adalah benda yang memperoleh suatu gaya, sedangkan gaya dalam adalah reaksi molekul-molekul. Saat menghilangkan gaya luar, gaya dalam cenderung mengembalikan bentuk.

Selain itu, juga mengembalikan ukuran benda pada kondisi awalnya. Banyak bahan yang digunakan sehari-hari memiliki sifat elastis, namun hanya sementara. Saat memperoleh gaya pada bahan-bahan tersebut tidak akan kembali ke bentuk awalnya.

Kondisi ini sebagai batas elastisitas zat padat telah terlampaui. Apabila membandingkannya dengan zat cair, zat padat lebih keras dan berat. Beberapa molekul zat padat tersusun rapat, sehingga ikatannya menjadi relatif kuat.

Hal ini menjadi penyebab zat padat relatif tidak mudah hancur. Seperti untuk membelah kayu memerlukan alat lainnya dan gaya yang besar.

Setiap usahanya memisahkan molekul-molekul zat padat. Seperti adanya tarikan atau tekanan, akan selalu dilawan oleh gaya tarik-menarik antar molekul zat padatnya.

Besaran Elastisitas

Besaran-besaran memiliki hubungan dengan sifat elastisitas zat padat. Berikut ini beberapa besaran elastisitas fisika.

Tegangan

Tegangan merupakan besarnya gaya yang bekerja pada suatu benda dengan luas penampang tertentu. Bahkan menunjukkan kekuatan gayanya mengakibatkan perubahan bentuk suatu benda. 

Regangan

Regangan merupakan perubahan relatif ukuran benda apabila mengalami tegangan. Untuk menghitung regangan dengan cara membandingkan pertambahan panjang pada suatu benda terhadap panjang awalnya. Regangan sebagai ukuran mengenai seberapa jauh benda berubah bentuknya.

Tegangan memperoleh materi dari arah luarnya, sedangkan regangan merupakan tanggapan materi terhadap tegangan. Pada daerah elastisitas zat padat, tegangan memiliki besar berbanding lurus dengan regangan. 

Mampatan

Mampatan hampir serupa dengan regangan. Namun pada regangan terjadi gaya tariknya mendorong molekul benda terdorong keluar. Sedangkan mampatan terjadi karena gaya yang menjadikan molekul benda masuk ke dalam.

Modulus Elastisitas (Modulus Young)

Modulus young merupakan besarnya gaya yang bekerja pada luas penampang tertentu. Hal itu untuk meregangkan suatu benda. Modulus young sebagai perbandingan antara tegangan dan regangan pada benda.

Nilai modulus young menampilkan tingkat elastisitasnya pada benda. Semakin besar nilainya, semakin besar dalam membutuhkan tegangan untuk meregangkan benda.

Pada pengukur modulus young dengan memakai gelombang akustik. Hal itu karena kecepatan jalan bergantung dengan modulus young. 

Semua benda apabila memperoleh suatu gaya, maka akan mengalami perubahan bentuk dan ukuran. Bahkan pada elastisitas zat padat, kembali ke bentuk semula saat hilangnya gaya.

- Advertisment -