Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaBerita TerbaruHukum Membuat Tato dalam Islam, Simak Penjelasannya!

Hukum Membuat Tato dalam Islam, Simak Penjelasannya!

Hukum membuat tato dalam Islam tentunya menjadi pengetahuan penting bagi kita. Manusia sering mengekspresikan dirinya dengan menggunakan cara yang berbeda-beda.

Salah satunya adalah dengan membuat tato pada salah satu bagian tubuh. Umumnya, tato-tato tersebut mempunyai makna yang berarti bagi pemiliknya.

Namun, tidak sedikit juga yang menganggap bahwa tato tersebut merupakan seni dan membuatnya untuk menekuni dunia pertatoan tersebut.

Keberadaan tato sendiri seolah-olah sudah menjadi hal yang lumrah bagi sebagian kaum laki-laki dan perempuan, terutama kaum muda. Bahkan, kita juga kerap mendapati orang-orang yang bertato di kalangan umum.

Ada beberapa orang muslim juga yang menyukai seni melukis tubuh atau tato. Gambar yang dilukiskan juga beragam, mulai dari nama sendiri, bunga, binatang, dan jenis lukisan lainnya.

Walaupun begitu, kehadiran tato juga memunculkan stigma serta opini yang beragam. Baik itu dari kalangan kehidupan sosial maupun agama sendiri. Pada intinya, setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda-beda. Berdasarkan pengalaman serta latar belakang mereka.

baca juga: Hukum Tidur Setelah Subuh, Berikut Penjelasan Beserta Alasannya

Simak Hukum Membuat Tato dalam Islam

Dalam agama Islam, tato terkenal dengan Al-Wasymu. Akan tetapi, tahukah Anda bagaimana hukum membuat tato dalam Islam?

Sebagai seorang muslim, sudah menjadi kewajiban bagi kita mempelajari ilmu agama Islam lebih dalam lagi. Apabila Anda belum mengetahui hukum mengenai hal tersebut.

Perlu Anda catat bahwa agama Islam itu melarang untuk menggunakan tato. Menurut para ahli hukum fikih, menggambar Al-Wasymu pada tubuh hukumnya adalah haram.

Mengapa demikian? Dalam Hadits menjelaskan, Allah akan melaknat perempuan yang menyambung rambut, perempuan yang meminta untuk disambungkan rambutnya, serta membuat tato maupun meminta untuk dibuatkan tato.

Dari hadis tersebut kita tahu bahwa membuat tato atau meminta untuk dibuatkan tato merupakan perbuatan yang Allah SWT larang.

Jadi, sudah tidak ada alasan lagi bagi kita untuk membuat tato dalam bagian tubuh. Allah juga berjanji, akan melaknat siapapun yang melakukan hal tersebut. Sungguh, sudah pasti laknat Allah itu sangat pedih.

Tato juga termasuk dalam tindakan memasukkan jarum halus serta zat-zat pewarna ke dalam kulit. Oleh sebab itu, proses tersebut merupakan proses yang menyakiti diri sendiri serta mengubah pemberian Allah SWT kepada kita.

Tidak heran apabila hukum membuat tato dalam Islam adalah haram. Bukankah, sudah seharusnya kita selalu mensyukuri atas yang sudah Allah berikan kepada kita. Tidak malah mengubahnya.

baca juga: Hukum Merayakan Ulang Tahun Dalam Islam, Simak Penjelasannya

Pendapat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Perihal hukum membuat tato dalam Islam ini, wakil ketua dewan pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Didin Hafidhuddin juga mengatakan hal yang demikian bahwa hukum tato itu dalam agama Islam adalah haram.

Penyebabnya adalah tato tersebut dapat merusak tubuh.

Menurut Didin, tato juga tidak mempunyai manfaat sama sekali serta tak maslahat bagi manusia. Meskipun, Al-Wasymu dianggap seni serta indah.

Bagi kaum remaja muslim, penting sekali untuk mengetahui hal ini. Jangan sampai melewatkan informasi ini. Maksudnya, jangan sampai Anda salah tindakan sehingga membuat Anda menggunakan tato.

Sudah, syukuri saja apa yang sudah Allah SWT berikan kepada kita. Jangan diubah-ubah atau ditambah-tambahi. Karena, kelak laknat Allah sudah mengintai jika Anda melakukan hal tersebut.

baca juga: Hukum Menjawab Salam Wajib, Mendatangkan 30 Kebaikan yang Haqiqi

Bagaimana Salat dengan Tato?

Ajaran kita mengatakan, hukum membuat tato dalam Islam itu haram. Lalu bagaimana salat seseorang yang sudah mempunyai tato? Banyak sekali yang menanyakan perihal ini.

Perlu Anda ketahui, hal tersebut secara fikih tetap Allah SWT terima. Akan tetapi, dia harus bertobat.

Maksudnya adalah mereka harus menyesali apa yang sudah mereka perbuat serta menjaga ia supaya tidak melakukan hal yang sama kembali.

Inilah yang berarti dari tobat berkaitan dengan pembuatan tato. Pada intinya, tobat tersebut merupakan akar atau pokok utama dari ibadah Anda tersebut.

Pada umumnya, tato itu menyatu dengan kulit sehingga tetap sah salatnya. Kecuali, hal tersebut dapat menghalangi wudhu yang menyebabkan salat kita tidak sah.

Hukum membuat tato dalam Islam dan salat itu merupakan dua hal yang berbeda. Oh iya, soal salat dalam hal ini adalah salat wajib atau salat fardu.

Karena hukumnya salat sendiri itu wajib, jika kita tinggalkan maka berdosalah kita. Akan tetapi berbeda dengan tato, dari awal hukum membuat tato atau meminta untuk dibuatkan tato sendiri itu adalah haram. Meskipun, salatnya tetap sah.

Seorang muslim yang sudah mengetahui bahwa agamanya itu melarang untuk menggunakan tato, maka hendaknya harus segera tobat.

Semoga dengan adanya penjelasan mengenai hukum membuat tato dalam Islam, menggugah semangat Anda untuk segera menghapus tato yang terdapat pada tubuh. Sehingga, menjadikan ibadah Anda kepada Allah SWT itu lebih khusyuk lagi. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img