Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBerita TerbaruHukum Percaya Ramalan dalam Islam, Berikut Penjelasannya

Hukum Percaya Ramalan dalam Islam, Berikut Penjelasannya

Hukum percaya ramalan mungkin masih banyak yang menganggap bahwa hal tersebut adalah sepele. Faktanya, hal menarik yang bisa kita dapatkan dalam ramalan zodiak.

Dari ramalan zodiak tersebut, Anda juga bisa mengetahui mengenai ramalan dari nasib percintaan keuangan bahkan sampai pada karier. Informasi mengenai hal tersebut, juga sudah sejak lama ada. Mungkin juga, sudah banyak orang yang mempercayainya.

Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwasanya dalam ajaran Islam hal tersebut tidak dianjurkan. Hal tersebut, memang menjadi salah satu aturan dalam agama Islam.

Walaupun begitu, adanya aturan tersebut memiliki tujuan bukan untuk mempersulit kita. Akan tetapi, untuk memberikan kepercayaan kepada kita bahwa segala sesuatu yang akan terjadi kepada kita nantinya merupakan takdir dari Allah SWT.

Ramalan zodiak itu seakan-akan bisa membaca apa yang nantinya terjadi kepada kita, akan tetapi memiliki sudut pandang lain yang berbeda dengan ajaran Islam.

Untuk itu, sudah sepatutnya kita sebagai umat Islam mengetahuinya. Jangan sampai hal tersebut menjadi penghalang ibadah kita kepada Allah.

baca juga: Hukum Membuat Tato dalam Islam, Simak Penjelasannya!

Ketahui Hukum Percaya Ramalan dalam Ajaran Islam

Untuk Anda yang belum mengetahui ilmu penting ini, perlu menyimak informasi berikut ini. Pada dasarnya, percaya atas suatu ramalan itu tidak dibenarkan bagi seorang muslim.

Bahkan, semua jenis ramalan yang ada, termasuk dalam kategori syirik. Oleh sebab itu, hukum percaya ramalan adalah haram. Karena, syirik sendiri merupakan perbuatan yang menyekutukan Allah SWT.

Saat zaman Nabi Muhammad SAW dahulu, banyak orang jahiliyah yang mempercayai suatu ramalan. Oleh sebab itu juga, banyak orang jahiliyah yang masuk ke jurang kesyirikan.

Jahiliyah sendiri mempunyai arti zaman penuh kebodohan atau ketidaktahuan. Dengan demikian, tidak heran apabila banyak orang yang melakukan perbuatan melenceng terhadap ketentuan Allah SWT. Salah satunya adalah mereka menganggap hukum percaya ramalan itu boleh.

baca juga: Hukum Mencukur Rambut Bayi Dalam Islam Beserta Keutamaannya

Dalil dalam Al-Qur’an

Dalam Al-Qur’an surat An-Naml ayat 65 menjelaskan:

Dari surat tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan, segala sesuatu yang terjadi di langit maupun bumi sudah menjadi kehendak Allah SWT serta tidak ada yang mengetahuinya.

Jadi, ramalan-ramalan yang terjadi di bumi itu, hanya perbuatan manusia atau tipu daya setan saja. Adanya dalil Al-Qur’an tersebut, juga memperkuat mengenai hukum percaya ramalan yang haram dalam ajaran agama Islam.

baca juga: Arti dari Ghibah, Dalil dan Hukum Larangan Menurut Agama

Pengertian Ramalan

Setelah mengetahui mengenai hukum percaya ramalan, tidak ada salahnya apabila Anda mengetahui pengertian dari ramalan itu sendiri.

Tujuannya adalah, supaya dalam melakukan aktivitas sehari-hari, Anda bisa berhati-hati dari perbuatan syirik tersebut. Secara umum, ramalan memiliki arti memperkirakan atau memprediksi apa yang akan terjadi kepada kita di masa mendatang.

Sifat dari ramalan itu sendiri adalah prediktif. Pasalnya, tidak ada yang bisa memastikan kecuali hanya kekuasaan Allah SWT. Alasannya adalah ramalan itu berasal dari makhluk Allah yang relatif bukan mutlak. Bahkan dalam hal memperkirakan, manusia juga sering keliru.

Bukan hanya itu saja, akan tetapi dalam Al-Qur’an surat Al-Jin ayat 26-27 menjelaskan:

Sekarang ini, banyak sekali peramal yang merasa bahwa dirinya itu dapat membaca masa depan tanpa menggunakan dasar hukum apapun.

Padahal sebenarnya, hal tersebut merupakan bisikan setan atau bisa juga dikatakan, mereka sudah bersekongkol dengan jin. Mengenai hal tersebut, sudah seharusnya mereka itu menyadari bahwa ia adalah manusia biasa yang memiliki keterbatasan.

Shalatnya Tidak Allah SWT Terima

Barang siapa yang menganggap bahwa hukum percaya ramalan itu boleh, maka ia sama seperti mendatangi seorang dukun. Akibat yang akan ia terima adalah shalatnya tidak akan Allah terima selama 40 malam (HR. Muslim).

Tentu saja, hal tersebut tidak Anda inginkan untuk terjadi dalam kehidupan. Apalagi, Anda yang menyadari bahwasanya shalat itu merupakan salah satu amalan ibadah yang akan terhisab pertama kali dalam akhirat kelak.

Tidak hanya itu saja, akan tetapi shalat juga merupakan tiang agama. Apabila amal ibadah shalat kita itu baik, maka amalan kita yang lainnya akan ikut baik.

Hukum percaya ramalan ini juga merupakan informasi penting bagi remaja muslim. Masalahnya, sekarang ini banyak sekali remaja muslim yang juga ikut percaya dengan ramalan tersebut. Sedangkan, ajaran Islam sendiri tidak memperbolehkan untuk percaya terhadap ramalan makhluk Allah SWT tersebut.

Semoga dengan adanya penjelasan mengenai hukum percaya ramalan tersebut, menjadikan kita lebih dekat kepada Allah serta khusyuk dalam beribadah. Percaya dan berhusnudzon terhadap semua ketentuan dari Allah SWT. Allah maha segalanya dan tidak ada yang dapat menandingi-Nya. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img