Ketersediaan Vaksin di Desa Selasari Ciamis Terbatas

Ketersediaan Vaksin
Masyarakat yang telah antri mendaftar vaksinasi di Kantor Desa Selasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis itu terpaksa harus menunggu jadwal berikutnya.. Foto: Edji Darsono.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Ketersediaan vaksin di Desa Selasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terbatas disaat antusias masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi meningkat.

Masyarakat yang telah antri mendaftar vaksinasi di Kantor Desa Selasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis itu terpaksa harus menunggu jadwal berikutnya.

Kepala Desa Selasari, Saepudin, melalui Sekretaris Desa, Herman mengatakan, keinginan masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi meningkat.

“Awal mula masyarakat merasa takut karena termakan berita hoax. Namun sekarang yang ingin mendapatkan vaksin meningkat signifikan,” kata Herman, Kamis (02/09/2021).

Menurutnya, masyarakat sadar akan maksud dan tujuan dari vaksinasi ini untuk melindungi dari Covid-19, karena dapat meningkatkan herd immunity.

Baca Juga : Vaksinasi Siswa SMP di Pamarican Ciamis Terkendala Izin Ortu

Lanjut Herman, kesiapan untuk divaksin juga datang dari dirinya sendiri. Hal itu terlihat dari antrian masyarakat yang mendaftar.

Namun, pihaknya menyayangkan ketersediaan vaksin di Desa Selasari terbatas, sehingga hanya 50 orang yang mendapat suntik vaksin.

Bagi yang tidak melaksanakan vaksinasi terpaksa harus menunggu jadwal berikutnya. Rencananya, kata Herman, vaksinasi akan dilaksanakan di tingkat kecamatan.

Meningkatnya minat masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi selain untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Juga agar bisa leluasa bergerak dalam ruang publik. Serta menjadi syarat untuk bepergian keluar kota.

Adapun dalam peserta program vaksinasi ini memprioritaskan untuk anak usia 18 tahun keatas; Kebanyakannya usia produktif.

Herman, menambahkan, vaksinasi tidak sepenuhnya dapat mencegah penularan Covid-19. Namun setidaknya jika tertular tidak akan mengalami gejala berat.

“Meskipun sudah menerima suntik vaksin, Pemerintah Desa Selasari menuntut untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.,” pungkasnya. (Dji/R3/HR-Online)

Editor : Eva