Kisah Fotografer Suporter Asal Ciamis, Bertahan di Tengah Pandemi

Fotografer Suporter Asal Ciamis
Hendra Haeruna aka Hendra HOD, fotografer suporter asal Ciamis. Foto: Hendra HOD

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Hendra Haeruna atau dikenal juga dengan nama Hendra HOD dikenal sebagai fotografer di dunia suporter di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ia terjun sebagai fotografer yang mengabadikan momen-momen saat suporter menyemangati klub sepak bola yang didukungnya.

Hendra sudah jatuh cinta dengan Persib Bandung sejak kelas 6 SD pada tahun 2006. Pria kelahiran 25 Januari 1995 ini hidup dalam lingkungan gila bola, terutama Persib Bandung.

“Saya suka Persib karena memang setiap laga Persib, orang tua, kakek, om, dan orang-orang di kampung saya suka berbondong-bondong menyaksikan Persib bermain, meski hanya melihat di TV,” katanya kepada HR Online, Sabtu (11/9/2021).

Hendra mengenang, saat ia duduk di bangku SMP tahun 2008 belum ramai dunia suporter di Ciamis. “Viking juga belum ramai saat itu. Untuk membeli atribut atau baju pun dulu sangat susah,” lanjutnya.

Tahun 2009, Hendra yang masih kelas 3 SMP di SMPN 1 Cikoneng menemukan fakta Bapak Kantin di sekolahnya juga menyukai Persib. 

“Saat itu dari Bapak Kantin saya dapat jadwal pertandingan Persib, saat dulu hanya ada koran. Dari sana sering ngumpul dan nonton bareng. Saya dan teman-teman akhirnya mulai bermain dan bergaul di dunia suporter,” katanya.

Menurut Hendra, saat ia memakai baju Viking atau Persib terasa sangat bangga, bahkan pernah bajunya sampai tidak dicuci karena hanya itu baju Persib satu-satunya.

“Itu juga baju dapat beli di pasar yang kebetulan di pasar juga cuma ada satu-satunya,” katanya.

Belajar Fotografi dan Terjun Sebagai Fotografer Suporter Viking dan Balad Galuh Ciamis

Pada tahun 2015 Hendra mulai merintis dan menggeluti dunia fotografi. Hendra mulai belajar belajar dan kemampuannya untuk memotret.

Seiring kecintaannya pada Persib, tahun 2016 ia mulai mengabadikan keramaian suporter di Tribun Bobotoh dan Tribun Balad Galuh, Stadion Galuh.

“Seiring berjalan waktu saya dikenal di kalangan bobotoh Viking Persib, Balad Galuh Ciamis sampai tahun 2019 tetap terus menggeluti foto video di dunia suporter Persib dan suporter PSGC. Sampai akhirnya COVID-19 membuat saya berhenti berkarya,” lanjutnya.

Sejak pandemi Covid-19, Hendra mengaku menganggur, tak banyak aktivitas yang ia lakukan.

“Harus tetap di rumah saja, tetapi hidup ini harus tetap bisa makan, memenuhi kebutuhan, saya pun ikut nenek ataupun orang tua. Bantu-bantu orang tua berjualan kerupuk makanan ringan,” katanya.

Bukan itu saja, Hendra juga seringkali membantu apa saja di area rumahnya untuk mengisi waktu kekosongan saat pandemi.

“Harapan saya semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu dan Indonesia juga semesta kembali pulih seperti sedia kala. Agar saya juga teman dan rekan-rekan bisa kembali bekerja, beraktivitas kembali tanpa ada halangan,” pungkasnya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)