Kamis, November 25, 2021
BerandaBerita CiamisLomba Guru Berprestasi di Cipaku Ciamis Diikuti 41 Guru SD

Lomba Guru Berprestasi di Cipaku Ciamis Diikuti 41 Guru SD

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Lomba Guru Berprestasi Tahun 2021 di Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, diikuti 41 guru dari 41 sekolah tingkat SD.

Lomba Guru Berprestasi yang digelar Korwil Pendidikan Kecamatan Cipaku itu berlangsung di SD Negeri 4 Buniseuri, Senin (27/09/2021).

Ketua Panitia, H. Aon Gunawan mengatakan, lomba tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pendidik. Dalam pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan, mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Selain itu, dari jumlah 41 peserta lomba, pihak panitia juga membaginya menjadi tiga ruangan,” ujarnya.

Aom menjelaskan, Lomba Guru Berprestasi selain sebagai ajang seleksi untuk tingkat kabupaten, juga untuk meningkatkan kompetensi guru. Sehingga bisa lebih maksimal dalam melaksanakan tupoksinya.

Baca Juga : Bunda PAUD Tingkat Desa di Kecamatan Cipaku Ciamis Dikukuhkan

Ketua Korwil Pendidikan Kecamatan Cipaku, Harun, mendukung adanya seleksi Lomba Guru Berprestasi. Sebab, dapat menjadi parameter atau mengukur sejauh mana kualitas guru.

Menurutnya, menjadi guru setidaknya harus memiliki empat kompetensi, yakni pedagogik, kepribadian, profesional, dan kompetensi sosial.

“Kompetensi pedagogik, yang mana seorang guru harus memiliki ilmu dan seni atau gaya dalam strategi pembelajaran. Sehingga dapat menggunakan strategi dalam mengajar,” terangnya.

Kemudian kompetensi kepribadian, lanjut Harun, yakni berkaitan dengan karakter personal. Dalam hal ini seorang guru harus supel, sabar, disiplin, dan lainnya.

Kepribadian berkaitan dengan sifat positif yang harus guru miliki agar dapat menjadi suri tauladan yang baik.

Kemudian, kompetensi profesional yang mana guru harus dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. Sedangkan, dalam kompetensi sosial, guru harus terampil dalam komunikasi.

Guru bisa bersikap dan berinteraksi secara umum, baik dengan siswa, guru, maupun masyarakat secara luas.

“Empat kompetensi tersebut mau tidak mau harus dimiliki oleh setiap guru. Untuk memiliki kompetensi pedagogik bisa melalui proses belajar secara terus menerus dan tersistematis,” pungkasnya. (Dji/R3/HR-Online)

Editor : Eva

- Advertisment -

Berita Terbaru