Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaBerita BanjarMesin Oven Meledak, Pabrik Pengolahan Karet di Banjar Ludes Terbakar

Mesin Oven Meledak, Pabrik Pengolahan Karet di Banjar Ludes Terbakar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Akibat mesin oven meledak menyebabkan sebuah pabrik pengolahan getah karet milik PTPN VIII di Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kebakaran.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan tempat produksi pengeringan getah karet tersebut, terjadi pada Senin siang (20/9/2021) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Kusnadi, didampingi Kepala UPTD Damkar mengatakan, dari informasi yang pihaknya terima, peristiwa tersebut pertama diketahui oleh karyawan yang tengah melakukan aktivitas produksi.

Kemudian, tiba-tiba karyawan tersebut melihat kobaran api dan sudah muncul kepulan asap, yang keluar dari ruang pengasapan getah karet tempat produksi.

“Karyawan yang ada sempat melakukan pemadaman menggunakan APAR. Akan tetapi, api terus membesar kemudian melapor ke petugas BPBD,” ujar Kusnadi kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Pihaknya menduga kobaran api kebakaran tersebut berasal dari mesin oven pengeringan getah karet yang meledak.

Kemudian, api merambah mengenai getah karet yang ada di tempat pengolahan. Api juga meluas ke bagian ruangan pengeringan yang lain, dan juga ke bagian atap tempat pengolahan.

“Dari informasi, kebakaran berasal dari mesin oven pengasapan karet yang meledak. Titik api meluas, kemudian mereka melapor ke BPBD karena api tidak bisa teratasi,” ujar Kusnadi.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah dua jam berusaha melakukan pemadaman, tim petugas akhirnya berhasil memadamkan api kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, kata Kusnadi, getah karet sebanyak 20 ton hangus terbakar. Selain itu, 5 ruangan tempat pengasapan karet juga semuanya hangus terbakar.

“Dari hasil asesmen ada 20 ton karet yang ikut terbakar, dengan nilai kerugian sekitar Rp 360 juta. Belum termasuk kerusakan bangunan yang hangus terbakar,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img