Objek Katai Cokelat Misterius, Jadi Penemuan Studi Langka dan Berharga

Objek Katai Coklat Misterius, Jadi Penemuan Studi Langka dan Berharga
Ilustrasi Objek Katai Coklat Misterius. Foto: Ist/Net

Objek katai cokelat misterius masuk ke data NASA Transiting Exoplanet Survey Satellite atau TESS. Menggunakan teleskop berbasis darat, ditemukannya lima pendamping transit yang dekat dengan massa pembakaran hidrogen. Orbit terdekat bintang deret utama TOI-148, TOI-587, TOI-681, TOI-746, serta TOI-1213.

Penemuan kali ini cukup menjadi objek berharga. Karena sifat dari objek ini cenderung langka dan sulit untuk dipahami. Maka dari itu, terbit dalam sebuah jurnal berjudul Populating the brown dwarf and stellar boundary: Five stars with transiting companions near the hydrogen-burning mass limit.

Judul jurnal Astronomy & Astrophysics ini terbit pada 20 Agustus 2021 lalu. Tanda bahwa penemuan ini memang berharga dan layak untuk dipelajari lebih lanjut.

Baca Juga: Penemuan Kappa-1 Ceti Oleh NASA yang Diduga Bayi Matahari Muda

Penemuan Objek Katai Cokelat Misterius

Berjumlah lima objek dengan massa yang sulit untuk ditentukan. Lokasinya berada di perbatasan antara bintang dan katai cokelat. Pengungkapan ini dilakukan oleh gabungan ilmuwan dari University of Geneva atau UNIGE dan Pusat Kompetensi Nasional Swiss atau NCCR.

Selain itu, University of Bern juga ikut berpartisipasi dalam pengungkapan ini. Hingga pada akhirnya identifikasi tersebut mendapatkan lime objek.

Mereka memberinya julukan TOI-148, TOI-587, TOI-681, TOI-746, serta TOI-1213. Hal ini sudah rilis dalam jurnal yang kita bahas tadi.

Kondisi Objek Katai Cokelat Misterius

Pada penemuan yang cukup langka ini, para ilmuwan tertarik dengan misteriusnya. Karena mereka mendapatkan data yang unik jika dibandingkan dengan planet sebelumnya seperti Jupiter dan Saturnus.

Mereka menilai bahwa objek tersebut cukup dingin suhunya. Sedangkan cahayanya redup dengan massa planet gas raksasa, seperti bintang bermassa rendah.

Objek ini bahkan terkesan seperti bintang gagal karena terlalu kecil mempertahankan reaksi. Dari fusi hidrogen, namun sebenarnya memiliki ciri seperti bintang. Hanya saja, massa dan ukuran yang berbeda menjadikan pembedanya, maka masih menjadi studi lebih jauh.

Perbandingan dengan Planet Jupiter cukup tepat dalam beberapa kemiripan. Karena massa 13 dan perkiraan lainnya membuatnya cukup masif melebur pada intinya.

Baca Juga: Penemuan PKS 2130-538, Menyerupai Hantu Menari di Luar Angkasa

Karakteristik

Para ilmuwan tetap masih mengobservasi untuk memahami objek ini lebih dalam. TOI-148 (juga dikenal sebagai UCAC4 260-199322), TOI-587 (HD 74162), TOI-681 (TYC 8911-00495-1), TOI-746 (TYC 9177-00082-1), dan TOI-1213 (TYC 8970-00020-1).

Kelima objek ini memiliki periode orbit yang cenderung berbeda-beda. Mulai dari 4,8 dan 27,2 hari, dengan massa 77 dan 98 massa Jupiter.

Sedangkan 0,1 dan 1,66 jari-jari Jupiter. Kondisi ini memperlihatkan bahwa mereka memiliki massa yang batasnya tidak pasti dan bermassa rendah.

Bahkan seperti ini akan memberikan pemahaman bagaimana terbentuk dan kelangkaannya. Hal ini akan terungkap seiring dengan penelitiannya.

Prediksi Kondisi Objek Katai Cokelat Misterius

Selanjutnya para ilmuwan memberikan pernyataan bahwasanya kedepan kondisi objek ini akan semakin menyusut. Karena kondisi ini akan terpengaruh dari terbakarna cadangan deuteriumnya.

Sedangkan untuk kelima objek terdapat identifikasi dua tertuanya. TOI-148 dan TOI-746, dari keduanya memiliki jari-jari lebih kecil.

Daripada dua yang lebih muda dengan jari-jari lebih besar. Penelitian mengenai objek ini belum bisa ditarik kesimpulan hingga kini.

Karena masih berlanjut dan akan terus mengalami perkembangan. Para ilmuwan hanya memberikan pernyataan memastikan bahwa hingga kini objek ini bermassa rendah.

Penelitian Objek Katai Cokelat Misterius

Tim yang meneliti kelima objek ini ternyata pemimpinnya langsung dari UNIGE dan Swiss National Competence in Research Panet. Bersama dengan University of Bern. Mereka menyatakan bahwa orbit bintang pengiring induknya dengan periode berbeda-beda yang menarik.

Bentuk dan usia saling terkait dalam penelitian kali ini. Mereka memberikan gambaran jelas dari yang kita bahas mengenai kondisi dan kemungkinan kedepannya.

Namun kekhawatiran muncul ketika memahami lokasi terlalu berdekatan objek tersebut bisa membahayakn. Karena batas dan bisa berubah cepat menjadi bintang bermassa rendah.

Sejak jurnal terbit, mereka memberikan pernyataan bahwa masih dalam studi lebih jauh. Untuk memastikan apakah objek misterius tersebut memang katai cokelat atau hanya sebuah bintang dengan massa rendah saja.

Objek katai cokelat misterius berjumlah lima ini tetap menjadi hal menarik. Karena misterius dan kelangkaannya yang menarik perhatian sedari awal. Maka dari itu, para astronom hingga kini masih menaruh perhatian penuh terkait prediksi dan kemungkinan kedepannya. (R10/HR Online)

Editor: Jujang