Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita BanjarTahun Depan Fasilitas Obwis Situ Leutik Kota Banjar Diperbaiki

Tahun Depan Fasilitas Obwis Situ Leutik Kota Banjar Diperbaiki

Berita Banjar, (harapan rakyat.com),- Terkait dengan adanya fasilitas yang rusak di obyek wisata (obwis) Situ Leutik, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjar, Jawa Barat, memberikan tanggapannya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjar, Dedi Suardi, mengatakan, untuk perawatan sejumlah fasilitas yang ada di kawasan obyek wisata tersebut sampai saat ini pihaknya belum bisa melakukan perawatan dengan maksimal karena terkendala anggaran.

Anggaran untuk perawatan fasilitas wisata tersebut tidak tercover di anggaran murni tahun 2021 karena pandemi Covid-19 dan sekarang pihaknya hanya mengajukan anggaran melalui APBD perubahan.

“Untuk tahun 2021 di APBD murni kami tidak ada anggaran dan sekarang diperubahan kami diberi sedikit anggaran tapi untuk memperindah lokasi wisata saja bukan untuk pembangunan,” kata Dedi Suardi kepada wartawan, Rabu (22/9/2021).

Lanjutnya, namun demikian sampai saat ini untuk perawatan seperti kebersihan kawasan obyek wisata Situ Leutik masih berjalan dan pihaknya sudah menempatkan 10 petugas yang merawat kebersihan di lokasi tersebut.

Baca Juga: Fasilitas Obwis di Kota Banjar Rusak dan Kumuh Jadi Sorotan Aktivis

Anggaran Perbaikan dan Perawatan untuk Obwis Situ Leutik Kota Banjar

Tahun depan, kata Dedi, pemerintah kota sudah merencanakan anggaran untuk perbaikan dan perawatan serta menambah wahana tanaman yang ada di obyek wisata Situ Leutik.

“Mudah-mudahan ke depan di tahun 2022 pemerintah kota sudah ada perbaikan dan kami juga sudah mengajarkan anggaran untuk perawatan itu,” jelasnya.

Lebih lanjut Dedi menegaskan, terkait kebijakan PPKM level 3 untuk Kota Banjar saat ini semua obyek pariwisata masih tutup, meski pada penerapan PPKM level 2 kemarin sempat buka dan sudah mulai berjalan.

“Kami terus berkoordinasi untuk pengembangan pariwisata. Kemarin waktu kebijakan PPKM level 2 sudah mulai kembali berjalan dan pengunjung juga selalu ada yang datang. Tapi sekarang kami tutup lagi karena penerapan PPKM level 3,” tandasnya.

Selain perbaikan fasilitas, Lanjut Dedi, tahun depan pihaknya juga menargetkan untuk membentuk badan promosi pariwisata daerah untuk membantu pengembangan pariwisata yang ada di Banjar.

Namun untuk pembentukan badan promosi pariwisata tersebut masih harus menunggu Raperda tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPDA) yang saat ini sudah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) DPRD Kota Banjar.

“Semoga Raperda Pariwisata itu tahun ini tuntas dan tahun depan kami target badan promosi pariwisata itu bisa terbentuk karena itu sangat menunjang pengembangan pariwisata di Banjar,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang

- Advertisment -