Pengertian Medan Listrik: Konsep, Komponen, dan Ciri-Cirinya!

Pengertian Medan Listrik
Ilustrasi Pengertian Medan Listrik. Foto: Ist/Net

Pengertian medan listrik bisa kita definisikan dengan area-area spasial yang mana memuat muatan listrik, baik positif maupun negatif. Nantinya medan listrik yang akan menjadi batas ruang di bidang dan batas ruang benda yang bermuatan listrik.

Untuk mengukur medan listrik, tidak bisa dengan sendirinya. Melainkan harus menggunakan efek atau dampak yang timbul oleh muatan listrik di dalamnya. Medan listrik ternyata juga termasuk medan vektor.

Di mana hal tersebut menjadi pembuktian bahwasanya arah medan selaras dengan arah energi yang terjadi dalam muatan positif ketika sedang berada di ruangan acak.

Medan listrik ini kerap kali keluar dalam pembahasan di pelajaran fisika. Dalam penerapannya, medan listrik akan banyak mengacu pada bidang elektronika yang telah memanfaatkan adanya muatan listrik dalam sebuah kabel (kawat konduktor).

Baca Juga: Energi Potensial Listrik, Begini Pengertian dan Penerapannya

Mengenal Pengertian Medan Listrik

Medan listrik merupakan efek atau dampak yang timbul lantaran adanya muatan listrik. Baik itu proton, ion, atau elektron dalam ruangan yang berada di sekitarnya. Dengan kata lain, medan listrik merupakan sektor spasial yang timbul oleh adanya gaya listrik, biasanya terdiri atas dua atau lebih muatan.

Medan listrik ini mempunyai satuan N/C (Newton/Coulomb). Sedangkan untuk menggambarkannya, adalah dengan menggunakan garis-garis gaya listrik (garis khayal). Di mana garis lengkung merupakan lintasan yang dilalui oleh muatan positif dan bergerak dalam medan listrik.

Garis gaya listrik tersebut tidak akan berpotongan sebab garis gaya listrik tersebut adalah garis khayal yang berawal dari benda bermuatan positif dan selesai pada benda yang bermuatan negatif.

Ciri-Ciri Medan Listrik

Setelah mengupas pengertian medan listrik, kita beralih ke karakteristik. Agar bisa berfungsi dengan baik dan benar, maka sebuah medan listrik harus mempunyai ciri dan karakteristik seperti di bawah ini.

1. Medan listrik hanya bergantung terhadap beban (benda) yang menghasilkannya.

2. Sumber energi yang terdapat pada medan listrik berdasarkan atas tegangan listrik.

3. Terdapat muatan listrik dua atau lebih yang kemudian saling berinteraksi. Bisa positif atau negatif, yang berlawanan akan saling menarik, yang setara saling menolak.

4. Penggambaran atau pencitraan garis-garis pada medan listrik harus bisa menggambarkan besarnya dan arah E.

4. Besarnya medan listrik atau intensitas menggunakan volt per meter (v/m) sebagai satuan hitung.

6. Menggunakan pendeteksian satu muatan listrik untuk mengetahui adanya muatan listrik, sedangkan pendeteksian muatan kedua dan muatan lainnya tidak perlu.

Komponen-Komponen yang Terdapat dalam Medan Listrik

Pengertian medan listrik sendiri tersusun atas beberapa komponen, seperti:

1. Gaya listrik, merupakan kumpulan yang terdapat di antara muatan listrik.

2. Arah, timbulnya dipengaruhi oleh orientasi garis yang mewakili besarnya di mana, di mana berada pada sumbu yang menyediakan arah medan listrik. Arah ini penggambarannya adalah dengan poros yang melewati partikel serta titik dalam ruang yang berinteraksi.

3. Intensitas atau magnitude, merupakan ukuran vektor yang mewakili bidang.

4. Garis gaya atau garis medan listrik merupakan garis khayal (garis imajiner) yang dibentuk sedemikian rupa sehingga arah yang tergambar pada titik manapun persis dengan arah medan yang terdapat pada titik tersebut.

Kuat Medan Listrik

Pengertian medan listrik juga akan membahas kuat medan listrik, merupakan besar medan listrik yang terdapat pada sebuah benda bermuatan listrik. Untuk mengetahuinya, kita bisa menghitung dengan rumus berikut:

E= F/q

E adalah kuat medan listrik yakni dengan satuan N/C. F merupakan gaya coulomb (F), adapun q merupakan muatan listrik pada benda (C).

Arak kuat medan listrik pada benda sedikit banyak terpengaruh dari jenis muatan uji serta muatan sumbernya. Apabila muatan positif dengan muatan negatif berinteraksi, maka timbulah tarik menarik.

Namun, jika yang bertemu adalah jenis muatan yang sama (positif-positif, negatif-negatif) maka yang terjadi adalah saling tolak.

Baca Juga: Perbedaan Konduktor dan Isolator dalam Lingkup Terdekat Kita

Pengertian Medan Listrik dan Satuannya

Medan listrik merupakan sesuatu untuk menyoroti partikel bermuatan serta untuk memberikan gaya terhadap muatan yang berada di titik tertentu. Satuan untuk ukuran besarnya medan listrik yang digunakan adalah dalam bentuk volt per meter (v/m).

Dalam beberapa kasus medan listrik, Hukum Coulomb bisa berlaku. Ia menyatakan bahwa bagaimana gaya antara muatan listrik dua titik melebur menjadi muatan listrik yang berada di titik geometris tingkat spasial.

Hukum pengertian medan listrik  ini mengupas tentang interaksi yang terjadi antara muatan listrik yang sangat kecil ketimbang jarak di antaranya.

Perkara medan listrik tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. Contohnya seperti penggunaan lampu listrik, nantinya akan dihubungkan pada kabel listrik yang sengaja dirancang untuk menghasilkan medan listrik. Tegangan yang semakin tinggi, nantinya akan memberikan pengaruh terhadap tingkat intensitas medan listrik.

Nah, cukup sampai di sini dulu pembahasan terkait pengertian medan listrik dan konsepnya. Semoga bermanfaat. (R10/HR Online)