Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBerita TerbaruPengertian Yaumul Mizan, Hari Penimbangan Amal dengan Keadilan

Pengertian Yaumul Mizan, Hari Penimbangan Amal dengan Keadilan

Pengertian Yaumul Mizan menjadi salah satu hal yang harus kita ketahui. Karena semua yang akan kita perbuat akan kita pertanggungjawabkan sendiri ketika di akhirat kelak.

Istilah tersebut, juga termasuk dalam salah satu nama hari kiamat. Sedangkan iman kepada hari kiamat itu termasuk dalam rukun iman yang ke-5.

Sebagai umat Islam, sudah menjadi kewajiban kita untuk mengimani hari kiamat. Pasalnya, kedatangan hari kiamat itu juga sudah pasti.

Bahkan kejelasannya juga terdapat dalam Al-Quran, yang menjadi sumber hukum pertama bagi kita. Tidak akan ada yang tahu kapan datangnya hari kiamat tersebut. Karena semua sudah menjadi ketentuan bagi Allah SWT. Hanya Allah SWT yang mengetahuinya.

Perlu Anda ketahui, Mizan itu mempunyai arti timbangan. Sedangkan Hisab, adalah perhitungan. Untuk dua istilah tersebut, mempunyai makna yang hampir sama.

Bahkan banyak juga yang menyebutkan, bahwa Yaumul Mizan itu adalah Yaumul Hisab. Merupakan hari di mana akan diperhitungkannya semua amal perbuatan manusia. Entah itu amal baik maupun amal buruk.

baca juga: Pengertian Yaumul Jaza yang Sangat Setia untuk Menanti Amal Manusia

Pengertian Yaumul Mizan dalam Islam

Untuk menambah wawasan kita tentang ilmu agama Islam, penting sekali kita mengetahui apa itu Yaumul Mizan.

Mungkin kebanyakan orang itu hanya paham, kelak akan datang hari kiamat. Tidak tahu jika ada Yaumul Hisab, Yaumul Jaza, Yaumul Mizan dan yang lainnya.

Bagi Anda, yang masih belum mengetahuinya, simak penjelasannya berikut ini.

Mizan atau timbangan merupakan alat untuk mengukur sesuatu yang berdasarkan pada berat dan ringan. Akan tetapi Mizan di hari akhirat kelak adalah, sesuatu yang Allah letakkan pada hari kiamat.

Fungsinya adalah untuk menimbang amalan daripada hamba-Nya. Oh, iya pengertian yaumul mizan tersebut juga bersifat hakiki dan memang benar-benar ada.

baca juga: Pengertian Syirik dan Contohnya, Ketahui Untuk Dapat Menghindarinya

Dalil Tentang Mizan di Akhirat Kelak

Namun, juga harus Anda ingat, bahwa hal tersebut hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Tentang seberapa besar ukurannya. Meskipun langit dan bumi yang berada pada daun timbangan tersebut, niscaya mizan masih akan tetap lapang. 

Dalam hadis riwayat Hakim menjelaskan, Rasulullah SAW bersabda, Pada hari kiamat kelak, mizan akan ditegakkan. Apabila ia digunakan untuk menimbang langit serta bumi, ia tetap akan lapang.

Kemudian, Malaikat berkata, Wahai Rabb-ku, untuk siapa timbangan tersebut? Allah SWT berfirman, semua hamba-Ku. Malaikat kembali berkata, Maha Suci Engkau, kami tidak akan beribadah kecuali hanya Kepadamu dengan sebaik-baiknya.

Arti dari hadis riwayat Al-Hakim tersebut, juga menjadi pengertian Yaumul Mizan. Kita bisa menyimpulkan, bahwa mizan yang sudah Allah siapkan memang benar besar dan lapang.

Bahkan, untuk menimbang langit dan bumi pun, mizan tersebut masih lapang. Bayangkan seberapa luasnya. Jangankan amal kita, langit bumi saja, masih luas.

Bukan hanya itu saja, kebenaran dari pengertian Yaumul Mizan tersebut, juga terdapat dalam Al-Quran surat Al-Anbiya ayat 47.

baca juga: Pengertian Tauhid Asma Wa Sifat Lengkap dengan Contoh dan Manfaatnya

Apa Saja yang Akan Allah Timbang

Bukan hanya pengertian yaumul mizan saja yang perlu untuk kita ketahui. Lalu apa saja? Sudah tahukah Anda, kelak apa saja yang bakal Allah timbang? Mengenai hal ini, masih terdapat beberapa orang yang belum memahaminya.

Untuk itu sebagai muslim yang baik, sudah kewajiban kita mengetahuinya. Dengan tujuan, semoga kita mampu mempersiapkan semasa di dunia. Bukan dengan bodohnya, mencintai dunia yang fana.

Amal, merupakan hal yang bakal Allah timbang pertama kali. Sebagaimana dalam hadis riwayat Muslim. Ada dua kalimat yang ringan akan tetapi mempunyai timbangan yang berat pada hari kiamat kelak. Kalimat tersebut juga dicintai oleh Allah. “Subhanallahi wa bihamdi, subhanallahil’adzim.

Selanjutnya adalah orang. Maksudnya adalah, berat atau tidaknya timbangan itu berdasarkan pada kadar keimanan seseorang. Perlu menjadi pengetahuan penting juga untuk Anda, kelak bakalan ada seorang laki-laki yang gemuk dan besar.

Mungkin secara timbangan manusia dia sangat berat. Akan tetapi timbangan Allah SWT menyatakan bahwa beratnya hanya sesayap nyamuk.

Padahal dalam Al-Quran surat Al-Kahfi ayat 105, Allah SWT berfirman:

Selanjutnya adalah, lembaran catatan amal. Kelak, kita akan disuguhkan dengan 99 gulungan catat dosa. Setiap gulungan tersebut mempunyai panjang sejauh mata memandang.

Sudahkah Anda memahami pengertian yaumul mizan? jika sudah, mari bersama memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img