Perbedaan Konduktor dan Isolator dalam Lingkup Terdekat Kita

Perbedaan Konduktor dan Isolator Dalam Lingkup Terdekat Kita
Ilustrasi Perbedaan Konduktor dan Isolator. Foto: Ist/Net

Perbedaan konduktor dan isolator sebenarnya bisa kita perhatikan secara langsung. Dua sifat benda ini mempengaruhi kemampuan untuk mengantarkan sebuah energi panas atau tidaknya.

Bermacam-macam benda di muka bumi ini memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Karena memang asalnya berasal dari material yang berbeda pula.

Maka dari itu sifat benda sendiri dipengaruhi oleh material pembuatan. Untuk mempelajarinya lebih lanjut mari kita bahas satu persatu.

Mengenai benda konduktor dan benda isolator yang ada di lingkup sekeliling kita. Hal ini akan memudahkan pemahaman mengenai bahasan ini.

Baca Juga: Perbedaan Proton dan Elektron yang Jelas Bertolak Belakang

Perbedaan Konduktor dan Isolator

Melansir Wikipedia, bahwa konduktor dan isolator memiliki sifat ini bertolak belakang Dari kedua perbedaan ini akan memberikan perbandingan yang berkebalikan. Maka dari itu untuk Anda yang sedang mempelajari hal ini akan mendapatkan dua perbedaanya.

Pengertian Konduktor

Dari dua sifat sebuah benda atau bahan ini memiliki pengertian yang jelas jauh berbeda. Pertama dari Konduktor, material yang satu ini memiliki kemampuan untuk menghantarkan arus.

Sumber energi listrik atau panas, bisa melewati bahan ini. Misalnya besi, baja, alumunium, dan masih banyak lagi. Pada intinya semua benda dengan kemampuan ini bernama konduktor atau mampu menghantarkan panas.

Nah, konduktor juga memiliki kemampuan dalam menghasilkan medan magnet. Apalagi untuk menangkal petir, sifat menghantarkan arus ke luar ini berfungsi dengan baik.

Pada medan listriknya terdapat pada permukaan namun tetap nol. Dengan menyimpan energi medan gaya juga berpotensi sama pada semua titik konduktor.

Baca Juga: Perbedaan Unsur dan Senyawa dari Berbagai Sisi Termasuk Sifatnya

Pengertian Isolator

Sedangkan isolator merupakan sebuah sifat bahan yang tidak mampu menghantarkan panas. Terdapat sebuah batasan arus listrik atau panas yang bisa ia tampung.

Maka dari sini kita bisa simpulkan bahwa pengertiannya saja sudah berbeda. Dua dari bahan ini memiliki kemampuan dan ketahanan yang berbeda jauh.

Medan listriknya tidak dimiliki oleh isolator, tidak menyimpan energi pada medan gaya dan potensinya tetap nol.

Sifat Konduktor

Konduktor memiliki konduktivitas termal yang tinggi. Selain itu daya konduksinya yang sangat tinggi. Namun memiliki ikatan kovalen lemah dan perlawanan yang rendah.

Sedangkan elektron cenderung bergerak bebas dengan resistivitas bervariasi dari tinggi ke rendah.

Perbedaan konduktor dan isolator terlihat jelas dengan koefisien suhu, resistansi suhu positif pada konduktor. Sedangkan pita valensinya tetap oksosng. Dengan celah terlarang yang tidak ada sama sekali.

Sifat Isolator

Kita bisa melihat dari sifat konduktor diatas, bahwa isolator memiliki kebalikannya. Mulai dari  konduktivitas termal yang rendah.

Lalu selanjutnya pada ikatan kovalen yang kuat. Dengan perlawanan tinggi namun daya konduksinya cukup rendah.

Isolator sendiri memiliki elektron yang cenderung diam dan tidak bebas bergerak kesana kemari. Sedangkan untuk resistivitasnya yang tinggi. Kita bisa membandingkan bahwa pita konduksinya yang penuh elektron dan memiliki celah terlarang yang besar.

Contoh Bahan Konduktor dan Isolator

Perbedaan konduktor dan isolator jelas terlihat dari sini. Mulai dari contoh bahan konduktor seperti besi, aluminium, tembaga, perak dan masih banyak lagi.

Beberapa contoh tersebut memiliki pengertian dan sifat yang tadi kita bahas bukan? Oleh karena itu mereka termasuk ke dalam kategori yang bisa menghantarkan panas dan arus listrik.

Sedangkan untuk bahan isolator kita bisa melihat di sekeliling secara langsung. Seperti kayu yang terpakai membuat perabot rumah, plastik pada berbagai alat-alat, kertas yang sering kita baca atau gunakan, dan masih banyak lagi.

Pengaplikasian bahan ini juga beragam dan bermanfaat pada kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu kedua bahan ini bisa berkolaborasi.

Pengaplikasian Bahan

Perbedaan konduktor dan isolator sendiri bisa kita manfaatkan untuk dicampur. Seperti ketika bahan konduktor menghantarkan panas maka kita membutuhkan bahan isolator untuk kita pegang.

Misalnya kabel yang dalamnya menggunakan bahan konduktor untuk menyalurkan panas. Bagian pembungkusnya menggunakan karet dari bahan isolator yang tidak berbahaya ketika kita sentuh.

Ada lagi seperti panci yang berbahan besi atau alumunium. Pasti pada pegangannya berbahan kayu atau plastik, hal ini akan memudahkan penggunanya supaya tidak terkena panasnya langsung.

Kolaborasi penggunaannya terlihat pada berbagai kebutuhan perobatan kita sehari-hari. Hanya saja kita tidak terlalu memperhatikannya.

Perbedaan konduktor dan isolator ini bisa menambah pengetahuan kita. Bahwa dunia ini bisa dijelaskan dengan pengetahuan ilmiah seperti ini. (R10/HR Online)

Editor: Jujang