spot_imgspot_img
BerandaBerita BanjarUji Mental, Peserta Diklatsar Banser Kota Banjar Berjalan di Atas Api

Uji Mental, Peserta Diklatsar Banser Kota Banjar Berjalan di Atas Api

- Advertisement -

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 60 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Banjar, Jawa Barat, menjadi peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) yang diadakan oleh Satkoryon Kecamatan Langensari.

Para peserta menjalani uji fisik dan mental dengan cara berjalan kaki di atas bara api yang tengah menyala.

Pelatihan tes uji mental berjalan kaki di atas bara api yang tengah menyala tersebut tak membuat nyali para peserta menciut.

Bahkan, sejumlah peserta nampak tidak merasakan panas dan berjalan seperti biasa layaknya berjalan diatas tanah.

Ketua PC GP Ansor Kota Banjar, Supriyanto, mengatakan, pelatihan tes uji mental dengan cara berjalan kaki di atas bara api tersebut hanya sebagian dari materi pelatihan spiritual dan pendidikan yang harus dijalankan oleh para peserta Diklatsar Banser.

Pelatihan spiritual tersebut merupakan mandat dari pendiri yang harus dimiliki anggota Banser.

Sebagai penunjang dalam melakukan pengawalan pengamanan segala aktivitas kyai serta menjaga keberlangsungan NKRI.

“Pelatihan itu sebagai simbol saja bahwa Banser harus selalu siap mengabdi untuk kyai dan menjaga keberlangsungan NKRI dalam kondisi dan situasi apapun. Maka dibutuhkan Banser yang kuat secara keilmuan, fisik, mental, dan spiritual,” kata Supriyanto kepada HR Online, Minggu (12/9/21).

Baca Juga: Laka Tunggal di Panatasan Kota Banjar, Korban Terluka Masuk Irigasi

Lanjutnya, selain uji spiritual dengan berjalan diatas api, para peserta juga diberikan pelatihan fisik.

Seperti merangkak diatas lumpur, baris berbaris dan pelatihan fisik lainnya.

Adapun untuk untuk pendidikan keilmuan, kata Supriyanto, materi-materi yang dikaji yaitu materi keagamaan.

Antara lain kajian islam yang ramah, toleransi, materi kebangsaan dan keindonesiaan atau cinta tanah air.

“Jadi ada dua materi dalam Diklatsar Pasukan Banser Kota Banjar ini. Selain pelatihan fisik mereka juga dibekali dengan materi tentang keagamaan dan kebangsaan,” jelasnya.

Diklatsar Banser Kota Banjar Agenda Rutin

Lanjutnya, kegiatan Diklatsar tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan 6 kali dalam satu tahun oleh Pengurus Cabang.

Namun karena terbentur pandemi Covid-19 baru sekarang ini agenda tersebut bisa kembali dilaksanakan.

Ia berharap, melalui Diklatsar tersebut dapat membentuk karakter para pemuda Banser yang tangguh dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara serta taat kepada fatwa-fatwa Kyai atau ulama.

Selain itu, sebagai upaya meminimalisir gerakan intoleransi dan bentuk konkret upaya untuk mewujudkan karakter pemuda Ansor yang toleran, mengayomi, cinta terhadap bangsa dan negaranya.

“Dalam kegiatannya peserta terbatas dan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Peserta yang mengikuti juga wajib harus sudah mendapat vaksin dan screening,” pungkas Supriyanto. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -