Petani di Langkaplancar Pangandaran Keluhkan Harga Gabah Anjlok

Petani di Langkaplancar Pangandaran Keluhkan Harga Gabah Anjlok
Petani di Kecamatan Langkaplancar, Pangandaran, Jawa Barat, sedang panen. Foto:Aceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Musim panen telah tiba, namun para petani di Kecamatan Langkaplancar, Pangandaran, Jawa Barat, merana.

Hal tersebut lantaran saat ini harga jual gabah kering giling anjlok.

Marhamah, salah seorang petani mengatakan, saat ini sebagian petani padi di Langkaplancar sudah mulai memanen padinya.

Namun para petani mengeluh karena harga gabah saat ini anjlok.

“Jika biasanya harga gabah diatas Rp 500.000 per kuintal, saat ini hanya Rp 400.000 saja, itu juga kurang yang beli,” ujar Marhamah kepada HR Online, Minggu (6/9/2021).

Baca Juga: Petani Porang di Pangandaran akan Dapat Bantuan Modal Tanpa Agunan

Meski harga gabah kering saat ini murah lanjutnya, petani tetap menjual sebagian hasil panennya.

Hal tersebut mengingat biaya untuk garap lahan musim berikutnya, petani hanya mengandalkan dari hasil panen musim sebelumnya.

“Sudah biasa, untuk biaya garap lahan, pupuk dan lainnya petani mengandalkan dari hasil panen,” paparnya.

Mengenai harga gabah yang anjlok, para petani di Langkaplancar tidak mengetahui penyebabnya.

Meski begitu, ia berharap harga gabah kering kembali normal agar biaya produksi bisa tertutup oleh hasil panen.

“Semoga harga gabah kembali naik, agar biaya produksi bisa tertutupi, syukur syukur bisa punya untung,” pungkasnya. (Enceng/R8/HR Online)

Editor: Jujang