Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaBerita TerbaruSinopsis Film Cry Macho, Jadi Pembuka Festival Film Internasional Tokyo

Sinopsis Film Cry Macho, Jadi Pembuka Festival Film Internasional Tokyo

Sinopsis film Cry Macho jadi salah satu judul pembuka Festival Film Internasional Tokyo atau TIFF tahun ini. Penayangan perdananya pada 30 Oktober 2021 mendatang.

Pemutaran beberapa film dalam bioskop wilayah Hibiya-Yurakucho-Ginza Tokyo secara langsung. Alasan dari pemutaran ini tidak lain karena kisahnya yang cukup menarik perhatian.

Baca Juga: Sinopsis Film Elektra: Kisah Hidup dan Misi Heroik Pembunuh Bayaran

Film ini merupakan adaptasi dari sebuah novel karya N. Richard Nash pada tahun 1975. Nah, sebenarnya judul ini sudah lebih dulu rilis untuk Amerika Serikat pada 17 September 2021 lalu.

Lalu Jepang akan segera menyusul untuk perilisannya pada 14 Januari 2022. Maka tidak heran jika kini sudah banyak yang penasaran mengenai film ini.

Sinopsis Film Cry Macho Tentang Neo Rodeo 1970

Judul ini hadir dengan antusias dari penggemar sutradara yang satu ini, Clint Eastwood. Kisahnya menceritakan mengenai neo rodeo berlokasi di Amerika Serikat dan Meksiko.

Tokoh utamanya bernama Mike Milo yang merupakan penunggang rodeo sekaligus pelatih kuda. Film ini menggunakan latar waktu pada tahun 1970 an.

Pembawaannya yang pemalas dan santai ini sangat tergambar dengan baik. Meskipun begitu ia merupakan seorang profesional yang memiliki pengetahuan lebih daripada siapapun.

Sebagai seorang sutradara dan pemain sekaligus, Clint Eastwood memberikan performanya yang luar biasa. Hingga akhirnya kisah dalam film ini masuk dalam festival ke 34 tersebut.

Menjalankan Misi Melintasi Amerika Serikat ke Meksiko

Sinopsis film Cry Macho ini memberikan gambaran terkait dengan kejadian masa lalu Mike Milo. Meski memiliki misi yang sangat berbahaya ia cenderung menikmati pemandangan dari perjalanannya.

Hingga ia berhasil beberapa kali lolos dari kejar-kejaran berbagai bahaya. Bertemu dengan mantan istri gila temannya bernama Howard dan anaknya yang berada di tempat sabung ayam.

Memegang prinsip dari Howard untuk “Jangan percaya siapapun” selama perjalanan tersebut. Karena GPS smartphone sangat mudah melacaknya dari daerah perbatasan tersebut membuat keduanya berhubungan lewat telepon umum.

Kita akan melihat sendiri akan banyak adegan menegangkan namun seru sekali. Berbagai kondisi dan keadaan yang harus mereka lewati untuk menyelesaikan misi. Namun tenang saja film ini tetap terdapat bumbu romansa singkat yang menarik.

Pesan Film: Hal Macho ini berlebihan?

Sinopsis film Cry Macho yang sudah hadir dalam berbagai media asal Amerika Serikat memberikannya. Karena memang negara tersebut menjadi yang pertama bisa menonton film yang satu ini.

Baca Juga: Sinopsis Film Catwoman, Tidak Sesukses Judul Hero Lainnya

Terdapat kutipan sangat menarik ketika Mike Milo bertemu dengan Rafo, anak laki-laki berusia 13 tahun. Berada di sebuah desa Meksiko yang ia anggap menarik untuk ia jelajah lebih dalam.

Hingga mempertemukannya pada anak yang ditinggalkan ayahnya berasal dari Texas. Sehingga membuatnya harus tinggal dengan ibunya dan menerima pelecehan pada usia belianya.

Akan ada siratan pesan terkait dengan sisi maskulinitas tangguh dan gagah yang sering kita sebut macho. Hingga hal ini membuat Mike Milo buka suara bahwa “tidak ada yang terlalu lunak, hal macho ini berlebihan”.

Kalimat selanjutnya berbunyi “Anda pikir akan memiliki semua jawaban, tetapi kemudian akan menjadi lebih tua dan sadar bahwa sebenarnya tidak memilikinya”. Selanjutnya Mike Milo berkata “Pada saat Anda sadar mengetahuinya, semua sudah terlambat”.

Zona Abu-Abu

Sinopsis film Cry Macho yang akan terlihat pada akhir cerita terdapat sebuah situasi yang merupakan zona abu-abu para tokohnya. Ketika sebuah kejahatan dalam alam semesta ini bukan sepenuhnya masalahnya.

Hal ini memberikan gambaran bahwa kerendahan hati tokoh utama dalam menyikapi semua permasalahan selama misinya. Pendekatan hidup dalam semua situasi untuk lebih berbesar hati dan tidak mengutamakan ego.

Berbagai review film ini menunjukan hal ini dan menunjukkan bahwa seseorang pasti memiliki dua sisi sekaligus. Kita tidak bisa menilainya dari satu sisi saja, karena kita tidak pernah bertemu dengan sisi terkelam yang ia lewati.

Film yang cukup membekas untuk para penontonnya. Tidak membosankan dan cenderung seru namun tetap membawa pesan yang mendalam.

Sinopsis film Cry Macho ini pantas masuk dalam Festival Film Internasional Tokyo ke 34. Karena tidak hanya kisahnya menarik namun dikemas dengan baik. Semoga segera masuk ke tanah air untuk kita tonton bersama. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img