spot_imgspot_img
BerandaBerita TerbaruSinopsis Film Penyalin Cahaya: Angkat Cerita Tentang Kekerasan

Sinopsis Film Penyalin Cahaya: Angkat Cerita Tentang Kekerasan

- Advertisement -

Sinopsis film Penyalin Cahaya akan mengambil cerita tentang orang-orang yang masih mampu menjalani hidup setelah mendapati kekerasan, sementara keadilan tidak memihaknya.

Dari pengamatan Wregas, selaku sutradara dari film tersebut, di Indonesia sekarang ini tidak sedikit para penyintas kekerasan yang memilih memendam peristiwa buruk yang pernah mereka alami. 

Hal ini kemungkinan besar bersumber dari adanya berbagai pandangan masyarakat, tidak memadainya ruangan yang aman, sedikitnya sistem pendukung, hingga rendahnya pengetahuan masyarakat akan kekerasan.

Menurut Wregas, film Penyalin Cahaya adalah salah satu dedikasi untuk menentang ketidakadilan yang terjadi di lingkup kehidupan saat ini. Alur ceritanya belum pernah muncul di layar kaca sebelumnya.

Informasi dan Sinopsis Film Penyalin Cahaya

Berawal dari kejadian Sur yang terpaksa merelakan beasiswanya karena anggapan ia telah mencemarkan nama baik kampusnya. Hal ini bersumber dari beredarnya swafoto milik Sur yang menampakan gambarnya dalam keadaan mabuk.

Baca Juga: Sinopsis Film Red Notice, Trailer: Gal Gadot Hantam Dwayne Johnson

Namun Suara tidak tahu akan hal itu. Ia bahkan tak mengingat apa-apa yang telah dialaminya. Kala itu adalah kali pertama bagi seorang Sur hadir dalam pesta kemenangan kelompok teater kampusnya. Di saat itulah, Sur tidak sadarkan diri.

Kemudian Sur meminta bantuan pada teman masa kecilnya, Amin. Amin adalah tukang fotokopi yang bekerja dan tinggal di kampus. Sur memintanya untuk menemukan hal yang sebenarnya terjadi ada dirinya di malam pesta kala itu.

Pemeran: Perpaduan Antara Shenina Cinnamon dan Chicco Kurniawan

Proyek sinopsis film Penyalin Cahaya menghadirkan wajah perempuan 22 tahun, Shenina Cinnamon untuk memerankan sebagai Sur. Sur merupakan karakter yang bertanggung jawab banyak, bagaimana nilai dan pelajaran dalam film bisa sampai ke masyarakat.

Wregas dengan tegas memantapkan pilihannya untuk menggandeng Shenina karena kepribadian sehari-hari Shenina yang pekerja keras dan berkekuatan untuk melawan perihal yang menurutnya tidak sesuai dengan perikemanusiaan.

Adapun alasan pemilihan Chicco Kurniawan sebagai karakter Amin adalah, lantaran Wregas ingin mengenal lebih dalam akan sosok Chicco yang masih aktif dalam seni teater. Chicco sekarang ini masih tergabung dalam komunitas teater Tetas.

Pihak produksi sudah menyiapkan kemistri terbaik antara Shenina dan Chicco. Selain itu, sinopsis film Penyalin Cahaya juga turut mengundang pemuda bertalenta seperti Lutesha, Dea Paneda,Jerome Kurnia, dan Giulio Parengkuan.

Tayang untuk Pertama Kalinya di Busan International Film Festival (BIFF)

“Penyalin Cahaya, bertajuk ‘Photocopier’ untuk istilah internasionalnya, garapan dari @rekatasudio dan @kaningpictures akan World Premiere dan bersaing di BIFF 2021.” ungkap pihak Penyalin Cahaya melalui akun instagram resminya.

Nantinya film Penyalin Cahaya ini akan tayang perdana dalam Busan International Film Festival yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 16 Oktober mendatang. Lokasinya berada di Busan, Korea Selatan. Penyalin Cahaya masuk dalam nominasi kompetisi ‘New Currents’, satu-satunya program kompetisi film panjang dalam ajang BIFF.

BIFF sendiri merupakan ajang bergengsi baik di dunia maupun Asia. Itu artinya produksi dan sinopsis  film Penyalin Cahaya mampu bersaing dengan film-film lain yang hadir dalam perfilman nusantara dan dunia.

Shenina Cinnamon merasa sangat bersyukur dan bangga bisa bergabung melalui aktingnya dalam proyek kali ini. “Penyalin Cahaya merupakan film perdana saya sebagai bintang utama yang lolos mendapatkan nominasi kompetisi di Busan International Film Festival. Harapan saya, semoga dengan meluncurnya Penyalin Cahaya, bangsa Indonesia semakin harum di festival film ini,” tutur Shenina sang bintang utama film.

Tentang Sinopsis Film Penyalin Cahaya

Film Penyalin Cahaya merupakan film panjang perdana milik Wregas Bhanuteja. Sebelumnya, Wregas identik dengan film pendeknya yang tinggi kualitas bahkan sudah mendapat banyak pengakuan dan penghargaan baik lokal maupun internasional.

Ia adalah ajang Semaine de la Critique Cannes Film Festival 2016 dalam kategori Film Pendek Terbaik. Ia juga telah dua kali mengantongi Piala Citra 2016 dan 2019 yang juga masih dalam kategori Film Pendek Terbaik.

Dalam proyek sinopsis film Penyalin Cahaya, Wregas bekerja sama dengan Rekata Studio dan Kaninga Pictures. Adi Ekatama selaku produser dari Rekata Studio, mengungkapkan bahwasanya New Currents dalam ajang BIFF akan memicu tumbuhnya sutradara terkemuka, baik di Indonesia maupun Asia.

Baca Juga: Sinopsis Film Sianida, Dua Perempuan Saling Terpaut Berujung Maut

Ia juga menabur harapannya, setelah pencapaian film Penyalin Cahaya ini, bisa menjadi pendongkrak untuk membaguskan kualitas film produksi Rekata Studio kedepannya.

Itulah sinopsis film Penyalin Cahaya dan hal-hal terkait produksinya. Kendati syuting terlaksana masih di waktu pandemi ternyata tidak menjadi kendala untuk keberhasilan dan pencapaian film ini. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -