spot_imgspot_img
BerandaBerita TerbaruSistem Regulasi Manusia Saling Terkait Untuk Beraktivitas Sehari-Hari

Sistem Regulasi Manusia Saling Terkait Untuk Beraktivitas Sehari-Hari

- Advertisement -

Sistem regulasi manusia memiliki keterkaitan dalam menerima dan merespon tubuh. Nah, sistem ini terdiri dari tiga pengelompokan yaitu saraf, hormon, dan indera.

Kali ini kita akan membahas mengenai materi Biologi. Salah satu cabang Ilmu Pengetahuan Alam yang membahas mengenai kehidupan dengan organisme hidup juga lebih dalam.

Maka dari itu, sistem kali ini cukup dekat keseharian kita. Sebagai tingkah laku sehari-hari yang menggunakan sistem satu ini, kita malah tidak terlalu memperhatikannya.

Selain itu, jika mengetahui mengenai regulasi, tentu kita menjadi semakin memiliki kesadaran menjaganya. Karena jika terjadi masalah kesehatan dari salah satunya, pasti menjadi penghambat aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Sistem Limbik Otak, Bagian yang Mengatur Emosi dan Perilaku Manusia

Mengenal Sistem Regulasi Manusia

Seperti yang kita bahas pada awal pembuka tadi, sistem ini memiliki tiga pembagian, maka mari kita bahas secara lebih dalam satu per satu.

Sistem Saraf

Pertama, kita akan membahas mengenai sebuah sistem saraf. Fungsinya sangat penting dalam mengatur kerja semua organ dan alat dalam tubuh untuk beraktivitas dengan baik dan benar.

Jika terjadi masalah di sistem ini, tentu akan sangat berbahaya karena semua rangsangan dari gerak tubuh dihasilkan dari sini. Misalnya ketika terjadi sebuah kejadian dan tubuh akan mendeteksi alur terjadinya sebuah respon tertentu.

Setiap kendali dalam tubuh memiliki reaksi tertentu. Maka jika kita perhatian dengan baik, reaksi tubuh ini terjadi dari sistem tidak terlihat bernama saraf yang terletak dalam tubuh sekitar otot tertentu.

Sistem saraf sendiri terdiri dari tiga sel yaitu saraf sensorik, saraf motorik, dan saraf penghubung. Dari sistem regulasi manusia ini berikatan dalam mengantarkan rangsangan dan bereaksi terhadap lingkungan sekitar.

Wajar jika reaksi yang timbul berbeda-beda tergantung dari sel saraf tersebut. Rangsangan mekanis menghasilkan sebuah tekanan dan sentuhan.

Sedangkan untuk rangsangan kimia berasal dari pengecap rasa tertentu, lalu rangsangan fisik terjadi karena adanya listrik, suhu, cahaya, bahkan suara.

Baca Juga: Sistem Endokrin pada Manusia Beserta Fungsinya untuk Pertumbuhan

Sistem Hormon

Selanjutnya sistem regulasi manusia adalah hormon. Dalam diri kita terdapat sebuah hormon yang diproduksi oleh tubuh langsung dari senyawa organik menjadi zat kimia.

Berasal dari kelenjar endokrin lalu mengalir dalam aliran darah. Jika dalam konsentrasi kecil, maka efeknya dalam fisiologis organ.

Fungsinya dari sistem yang satu ini cukup penting bagi tubuh. Pertama untuk mempengaruhi tumbuh dan perkembangan organ dalam manusia.

Selain itu, untuk membantu menyeimbangkan pengaturan dan penyimpanan energi. Memberikan reaksi rangsangan yang ada lingkungan luas tubuh atau dari orang lain.

Keseimbangan dari tubuh akan terpengaruh sistem yang satu ini. Dari mulai metabolisme, garam, air, bahkan gula untuk ekskresi. Produksi hormon berlebih terkadang juga bisa menjadi masalah baru bagi tubuh.

Jenis Hormon

Sistem regulasi manusia dalam hormon memiliki beberapa pembagian lagi. Mulai dari kelenjar bernama Hipofisis atau Pituitari, yang terdapat pada tengah tulang baji.

Memiliki pembagian lagi dan sangat banyak bahkan berpengaruh penting memberikan rangsangan maupun pertumbuhkembangan tubuh.

Kedua adalah kelenjar tiroid yang sering kita sebut kelenjar gondok. Letaknya terdapat di bagian leher depan sebelah jakun, akan terlihat jika beranjak dewasa. Bahkan jika memiliki produksi berlebih akan membahayakan, baik mental maupun fisik.

Selanjutnya terdapat kelenjar timus yang memiliki fungsi sebagai penimbun hormon. Namun uniknya sistem regulasi manusia ini tidak akan berfungsi ketika sudah masuk ke masa dewasa.

Sedangkan untuk kelenjar anak gondok yang memiliki nama lain glandula pra tiroid, memiliki fungsi mengatur metabolisme tubuh sehari-hari.

Sistem Indera

Terakhir dalam sistem regulasi manusia adalah indera. Dalam tubuh dan aktivitas sehari-hari tidak mungkin untuk melewatkan penggunaanya. Karena fungsinya untuk menerima respon tertentu.

Nah, alat indera tubuh terbagi menjadi lima. Mulai dari penglihat yang akan menggunakan organ mata, indera pendengar yaitu telinga, indera perasa menggunakan lidah, untuk merasakan dan meraba menggunakan kulit, dan terakhir yang penting adalah pembau yaitu hidung.

Semua indera dalam tubuh kita akan membantu tubuh untuk memahami keadaan lingkungan sekitar. Masing-masing akan saling terkait satu sama lain. Kita pasti akan merasakan tidak nyaman apabila terjadi masalah dari salah satunya.

Wajib bersyukur dengan kondisi yang Tuhan berikan kepada kita. Sistem regulasi manusia ini memberikan kita memahami bahwa apapun yang tercipta memiliki fungsi dan manfaat dalam menjalani hari. Baik terlihat atau tidak terlihat, kita hanya perlu mempelajari dan sedikit lebih peka dari biasanya. (R10/HR Online)

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

- Advertisement -