Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBerita TasikmalayaPemkab Tasikmalaya Jawab Surat Terbuka dari Warga Soal Jalan Rusak

Pemkab Tasikmalaya Jawab Surat Terbuka dari Warga Soal Jalan Rusak

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Pemkab Tasikmalaya jawab surat terbuka dari warga yang mengeluhkan jalan Cikatomas-Salopa yang rusak parah.

Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUTRPP Kabupaten Tasikmalaya, Atep Dadi Sumardi, mengapresiasi kepedulian warganya terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya, terutama masalah jalan, melalui surat terbuka itu.

Ia menjelaskan, ruas jalan yang menjadi keluhan itu merupakan jalan Papayan -Cikalong yang meliputi Kecamtan Sukaraja, Jatiwaras, Salopa, Cikatomas dan Cikalong, dengan panjang ruas jalan  sekitar 60,400 kilometer.

Sementara itu, yang rusak berat sepanjang 12 kilometer yang berada di Jatiwaras, Salopa dan Cikatomas.

 “Jalan tersebut sangat strategis dan prioritas. Apalagi panjangnya menghubungkan beberapa kecamatan. Karena itu, Insya Alloh tahun anggaran 2021 kita perbaiki sepanjang 3 kilometer mulai dari Desa Kawitan Salopa,” katanya, Senin (27/9/2021).

Ia menambahkan, ruas jalan Papayan-Cikalong masih terdapat 17 paket pekerjaan rekonstruksi dan peningkatan kualitas.

Ia harap di akhir anggaran 2021 terjadi peningkatan kualitas jalan, yang sebelumnya rusak sedang dan berat menjadi baik sekitar 50 kilometer.

baca juga: Jalan Cikatomas-Salopa Tasikmalaya Rusak Parah, Netizen Kirim Surat Terbuka ke Bupati

Total Jalan Rusak di Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya, kata Atep, terdiri dari 39 kecamatan 351 desa dengan jumlah ruas jalan 176 dan panjangnya 1.303,32 kilometer.

Dari jumlah tersebut, yang kondisinya baik hingga Desember 2020 sekitar 71,39 persen atau 930 kilometer. Sehingga sisanya sepanjang 373 kilometer rusak berat maupun belum tersentuh pembangunan.

“Meskipun banyak pekerjaan di tengah keterbatasan, namun pemerintah terus berupaya menuntaskannya secara bertahap. Karena itu, perlu ada pemahaman semua pihak terhadap kondisi sebenarnya yang terjadi,” ucapnya.

Ia juga menyebut, di Kabupaten Tasikmalaya tidak ada yang dianaktirikan dalam hal pembangunan. Akan tetapi semuanya melalui proses dan mekanisme yang berlaku.

“Kami sangat terbuka dengan masyarakat apabila ada hal-hal yang perlu disampaikan, terutama masalah pembangunan, seperti halnya surat terbuka dari warga ini. Kami juga menyadari pembangunan di Tasikmalaya ini belum memuaskan semua elemen, namun kami terus berusaha semaksimal mungkin,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img