Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaBerita TasikmalayaTinjau Tes CPNS, Walikota Tasikmalaya; Gaji PNS Hanya Cukup 2 Minggu

Tinjau Tes CPNS, Walikota Tasikmalaya; Gaji PNS Hanya Cukup 2 Minggu

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Saat tinjau tes CPNS hari pertama, Senin (20/09/2021), di kampus STMIK Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Walikota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf mengatakan, jangan terlalu banyak berorientasi untuk bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Menurutnya, menjadi wiraswasta, atau bekerja pada swasta jauh lebih baik gajinya dari PNS. Hasilnya terkadang bisa hampir 10 kali lipat.

Lanjut Yusuf, pembukaan lowongan tes CPNS setiap tahun pasti banyak peminatnya. Karena orientasi ingin menjadi PNS nantinya dapat pensiun.

Namun, ia berpesan kepada para peserta tes CPNS agar jangan terpaku untuk menjadi PNS kalau sekarang mengalami kegagalan.

“Jadi jangan terlalu berorientasi menjadi PNS. Pada akhirnya banyak yang terbujuk oleh orang yang memanfaatkan. Modusnya bisa meloloskan jadi PNS dengan uang sekian. Masih mending kalau lulusnya benar hasil asli. Tapi kan banyak yang dimanfaatkan. Akhirnya ketika menjadi PNS orientasinya lain,” kata Yusuf, saat tinjau tes CPNS Kota Tasikmalaya.

Baca Juga : Walikota Tasikmalaya Ingatkan Peserta SKD CPNS Patuhi Prokes

Jika ingin jadi pemimpin, lanjutnya, maka jadilah pemimpin yang baik. Dari awal jujur, baik, sehingga ketika menjadi seorang pemimpin betul-betul akan memimpin dengan baik. Tidak berorientasi pada materi.

Karena, kata Yusuf, penghasilan PNS paling cukup untuk dua minggu. Tapi tidak ada PNS yang kelaparan lantaran punya SK yang laku menjadi jaminan untuk peminjaman uang ke bank.

Ia menyebutkan, dari 22 ribu peserta tes CPNS se-Priangan Timur, kuotanya tidak memenuhi. Kota Tasikmalaya saja hanya mendapat dua ratus. Sedangkan peserta tes jumlahnya hampir dua ribu lebih.

“Saya minta sekali lagi jangan berorientasi pada materi. Kalau gagal itu karena bukan waktunya. Semua urusan rejeki, pati hanya Allah yang menentukan. Kita berdoa saja pada Allah SWT,” ujar Yusuf. (Apip/R3/HR-Online)

Editor : Eva

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img