Senin, Oktober 18, 2021
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariWanita Paruh Baya di Pamarican Ciamis Ditemukan Tewas di Kamar

Wanita Paruh Baya di Pamarican Ciamis Ditemukan Tewas di Kamar

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Warga Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, geger adanya seorang wanita paruh baya yang ditemukan telah meninggal di dalam kamar rumahnya, Selasa (21/09/2021). 

Informasi HR di lapangan, wanita paruh baya tersebut bernama Kiwin (60), warga Dusun Karangcengek, RT 19/06, Desa Pamarican.

Warga menemukan Kiwin dalam kondisi terlentang tidak bernyawa. Sebelumnya, warga sekitar mengaku heran sudah beberapa hari korban tidak kelihatan keluar rumah.

“Pagi tadi kami mendapatkan laporan dari warga mengenai kejadian ini. Dan pertama kali tetangganya yang menemukan korban,” terang Kepala Desa Pamarican, Endang Rahman, Selasa (21/9/2021).

Lebih lanjut Endang menuturkan, tetangga mengaku tidak melihat Kiwin beberapa hari keluar rumah. Hingga tetangganya sempat merasa heran.

“Bahkan, semalam juga ada tetangganya yang lewat ke rumah Kiwin sambil memanggil, namun korban tidak pernah menjawab,” tuturnya.

Hanya saja, sambungnya, dari rumah wanita paruh baya tersebut terdengar suara televisi. Sehingga para tetangga mengira korban sudah tidur.

Kemudian, pagi harinya tetangga penasaran kembali, dan datang melihat ke rumah korban.

“Akan tetapi tidak berbeda dengan sebelumnya, hanya mendengar suara TV saja. Hingga akhirnya tetangga mengintip dari kaca jendela, dan kaget melihat korban sudah terbujur kaku,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Pamarican, Iptu Jajang Sahidin mengatakan, dari pemeriksaan pihaknya bersama medis, wanita paruh baya tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat sakit.

“Setelah mendapatkan laporan, Kami langsung ke TKP dan melakukan pemeriksaan,” katanya kepada HR Online, Selasa (21/9/2021).

Pihaknya pun terpaksa mendobrak pintu belakang, karena seluruh pintu dan jendela dalam kondisi terkunci dari dalam.

“Dan setelah kita lakukan pemeriksaan bersama dokter dari Puskesmas Pamarican, tidak menemukan adanya kejanggalan yang mengidentifikasi terhadap kekerasan. Ini murni meninggal akibat sakit yang korban derita,” ujarnya. (Suherman/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img