Kamis, Desember 2, 2021
BerandaBerita TerbaruApakah Makan Membatalkan Wudhu? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Apakah Makan Membatalkan Wudhu? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Apakah makan membatalkan wudhu? Kerap kali kita menjumpai pertanyaan ini dalam kehidupan sehari-hari. Pernahkah Anda mengalaminya? Lalu, bagaimana menurut Anda, apakah itu mengharuskan kita berwudhu kembali atau bagaimana.

Baca juga: Sunah dalam Wudhu Sesuai Ajaran Agama Islam

Biasanya kita wudhu ketika hendak melaksanakan salat. Entah salat fardhu maupun sunnah. Namun bukan itu saja, biasanya ketika kita akan membaca Al-Qur’an, juga dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Wudhu juga menjadi salah satu cara untuk menghilangkan najis atau hadast kecil.

Meskipun untuk mensucikan diri, kegiatan tersebut juga bisa saja batal, apabila terjadi beberapa hal yang menjadi penyebab batalnya wudhu seseorang. Hal yang demikian ini, pasti sudah tidak asing lagi untuk Anda. Apalagi dalam 1 x 24 jam saja, kita wajib wudhu sebanyak 5 kali.

Apakah Makan Membatalkan Wudhu, Bagaimana Hukumnya?

Sebelum kita, lanjut ke pembahasan atas pertanyaan, apakah makan membatalkan wudhu, tidak ada salahnya jika kita mengetahui apa saja hal yang menjadi penyebab batalnya wudhu seseorang. Dengan begitu, pemahaman mengenai ilmu agama Islam kita juga bertambah.

Baca juga: Hal yang Tidak Membatalkan Puasa Wajib Anda Ketahui

Wudhu bisa batal apabila keluarnya sesuatu yang sumbernya dari kemaluan depan dan belakang. Kemudian seseorang yang hilang akal. Misalnya adalah tidur. Tapi, tidurnya seseorang duduk mantap serta merapatkan duduknya ke tanah. Seperti halnya dalam hadits riwayat Abu Dawud, siapapun yang sudah tidur, wudhulah.

Bersentuhan antara kulit laki-laki dan perempuan juga menjadi penyebab batalnya wudhu. Hal ini pastinya sudah sangat jelas. Apalagi dengan yang bukan mahram. Selanjutnya adalah menyentuh kemaluan ataupun lubang dubur manusia. Menggunakan jari atau telapak tangan.

Makan dan Minum Sesudah Bersuci

Bukan hal yang tidak mungkin apabila saat melaksanakan salat panjang, misalnya tarawih, muncul rasa lapar dan haus. Sudah banyak yang mengalami fakta tersebut. Pasti yang terlintas dalam pikiran Anda itu hendak makan meskipun sedikit atau setidaknya minum saja.

Tapi Anda juga memikirkan apakah makan membatalkan wudhu, sehingga salatnya pun juga batal. Rasa malas itu sudah pasti ada. Apakah boleh jika setelah makan tidak wudhu lagi?

Hadits Riwayat Muslim

Untuk menjawab pertanyaan, apakah wudhu membatalkan wudhu, simak saja penjelasan hadits riwayat Muslim, berikut ini.

أَنّ رَجُلاً سَأل ر سول اللّه صلى اللّه عليه و سلم-أأتَوَ ضأُ منْ لحُوم الغَنَم قال، إنْشىٔت فتو ضّأ و إنْ شىٔت فَلا تَوَضّأ، قال أتَوَضّأُ منْ لحومِ الإبل قال، نعم فتوضّأ منْ لحو مِ الإبل.

Terdapat seseorang yang bertanya kepada Baginda Muhammad SAW. “Apa aku harus wudhu sesudah makan daging kambing?”. Kemudian, beliau bersabda: Apabila engkau menginginkannya, maka wudhulah. Akan tetapi jika tidak, maka tidak mengapa, bila kamu tidak mau melakukannya. Lalu, orang itu kembali bertanya, apakah harus wudhu sesudah makan daging unta. Beliau kembali menjawab, iya”. (HR. Muslim).

Setelah mengetahui arti dari hadits riwayat Muslim tersebut, sudah pasti kita bisa menjawabnya dengan berdasarkan dari hadits tersebut. Bahkan, kita juga menyebarluaskan sebagai salah satu cara fastabiqul khairats.

Baca juga: Doa Sebelum dan Setelah Wudhu Bagian Dari Tata Cara Wudhu

Setelah mengetahui arti dari hadits riwayat Muslim tersebut, sudah pasti kita bisa menjawab atas pertanyaan apakah makan membatalkan wudhu. Tentu saja hukum untuk mengulang wudhu setelah makan itu sunnah.

Jadi, jika kita mau melakukannya, boleh-boleh saja. Akan tetapi jika tidak, bukan masalah. Asalkan, makanan yang telah kita makan itu bukan daging unta. Karena jika daging unta, kita harus mengulang wudhu. Supaya, salat kita bisa tetap sah.

Alasan Harus Bersuci

Alasan apa yang menyebabkan kita harus wudhu kembali? Ya, tujuannya adalah guna menghilangkan sisa makanan yang tertinggal dalam mulut. Sehingga, apakah makan membatalkan wudhu agar salatnya kita menjadi sempurna serta terhindar dari kekhawatiran.

Tapi, bagaimana dengan minum, apakah juga membatalkan wudhu? Ustadz Abdul Somad mengatakan jika minuman itu mengandung lemak misalnya susu, santan, dam cendol, hendaknya kita berkumur-kumur menggunakan air putih.

Akan tetapi, meskipun tidak membatalkan wudhu, alangkah lebih baiknya juga jika kita berkumur-kumur dengan air putih maupun air. Nah, untuk Anda yang belum mengetahui jawaban dari apakah makan membatalkan wudhu, semoga penjelasan tersebut dapat membantu Anda untuk lebih dekat dengan Allah SWT. (R10/HR-Online)

- Advertisment -