Senin, Juni 27, 2022
BerandaTeknologiAplikasiAplikasi yang Berbahaya di HP Android, Awas Jangan Sampai Terunduh!

Aplikasi yang Berbahaya di HP Android, Awas Jangan Sampai Terunduh!

Aplikasi yang berbahaya untuk perangkat Android penting untuk Anda waspadai jangan sampai terunduh pada perangkat Anda. Zimperium memberikan pengumuman yang menyatakan 10 juta HP Android di 70 negara telah terinfeksi adanya aplikasi berbahaya termasuk Indonesia. Perlu Anda ketahui Zimperium merupakan lembaga riset mobile security Amerika Serikat yang dapat mendeteksi adanya berbagai aplikasi berbahaya.

Baca juga: Aplikasi Berbahaya di Play Store, Harus Waspada Jangan Asal Download

Para peneliti Zimperium pun menyatakan bahwa terdapat kurang lebih 200 aplikasi yang tersedia pada layanan Google Play Store telah tersusupi oleh malware bernama GriftHorse.

Bahkan, menurut peneliti Zimperium menyebutkan bahwa ratusan aplikasi berbahaya tersebut telah beroperasi sejak November 2020 lalu. Oleh karena itu, para pengguna Android diharapkan lebih berhati-hati terhadap ancaman dari aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut.

Daftar Aplikasi yang Berbahaya pada Perangkat Android

Dengan meningkatnya penggunaan perangkat HP untuk berbagai aktivitas sehari-hari, ini memberikan peluang akan terjadinya penjahat di dunia maya. Kejahatan tersebut pada akhirnya mengarah pada kesehatan keuangan.

Hal ini terbukti dengan hadirnya berbagai aplikasi yang mengandung malware yang cukup berbahaya. Parahnya lagi, aplikasi berbahaya tersebut pun muncul di Google Play dan dapat terhindar dari Google Play Protect. Store.

Baca juga: Melindungi Data Pribadi pada Perangkat HP, Antisipasi Pencurian Data

Malware terbaru bernama Clast82 yang mampu bersembunyi pada beberapa aplikasi. Malware ini memunkinkan para pelaku kejahatan dapat mengambil alih ponsel serta menguras rekening bank para korbannya. Dalam sewaktu-waktu malware tersebut dapat menyerang dari program ponsel hingga jaringan VPN.

Ciri-Ciri Malware Telah Menyusup ke HP    

Para peneliti Zimperium menyatakan bahwa aplikasi yang telah tersusupi dengan GriftHorse, biasanya akan melakukan penyedotan pulsa tanpa pengguna Android sadari.

Kemudian, terdapat ciri lain yang menyatakan bahwa perangkat Android Anda tersusupi malware yakni pengguna akan memperoleh notifikasi penawaran menarik atau hadiah dari aplikasi yang telah terinstall tersebut.

Baca juga: Menghindari Aplikasi Android Berbahaya, Begini Caranya

Kemudian, para pengguna akan merasa tertarik dan mengkliknya. Notifikasi tersebut akan membawa pemilik ponsel masuk dalam situs tertentu serta meminta nomor ponsel.

Syarat tersebut akan mereka ajukan pada saat pengguna Android ingin melihat jenis hadiah dan mengklaimnya. Berdasarkan penjelasan dari Zimperium, malware yang berasal dari aplikasi berbahaya tersebut dapat mendulang hingga Rp 58 miliar dalam setiap bulannya dari cara licik mereka.

Daftar Aplikasi yang Perlu Dihindari  Pengguna Android

Dengan adanya masalah ini, lembaga riset keamanan mobile Amerika Serikat tersebut telah melaporkan hasil identifikasi mereka pada Google serta pengembang aplikasi yang telah terjangkiti malware.

Oleh karena itu, Zimperium memberikan himbauan kepada para pengguna Android yang telah terlanjur mengunduh atau memasang aplikasi yang berbahaya tersebut agar segera menghapusnya.

Atau yang belum sempat menginstal, tetap waspada dan berhati-hati. Berikut ini beberapa daftar aplikasi yang terjangkiti malware dan patut Anda waspadai antara lain:

  • QRecorder
  • Musik Player
  • eVPN
  • QR/Barcode Scanner MAX
  • BeatPlayer
  • My Chat Translator
  • Slime Simulator
  • SnapLens
  • Horoskop
  • Safe Lock, dan lain sebagainya

Tips Mencegah Aplikasi yang Berbahaya Terinstall di Android

Meskipun Android tidak memiliki sistem keamanan sebaik iOS, akan tetapi terdapat beberapa tips untuk mencegah aplikasi berbahaya agar tidak mudah terinstall pada perangkat Android yang Anda gunakan. Berikut ini beberapa tips tersebut antara lain:

Hindari Menginstall Aplikasi dari Sumber yang Tidak Diketahui

Cara ini adalah salah satu yang terampuh supaya ponsel Android Anda tetap aman dari hadirnya aplikasi yang berbahaya. Ya, pastikan Anda jangan menginstall aplikasi dari sumber yang tidak diketahui atau dari luar Play Store.

Baca juga: Aplikasi Sidik Jari Pribadi Aman dan Mudah, Simak Ragam Pilihannya

Pasalnya, aplikasi dari sumber yang tidak diketahui tidak memperoleh tes uji kelulusan dari Google. Izin penggunaan hardware atau memiliki data yang tidak jelas, serta kemungkinan telah tersusupi malware lebih besar. Maka pastikan Anda menginstall aplikasi dari Play Store serta bukan store pihak ketiga sehingga akan lebih terjamin keamanannya.

Manfaatkan Google Play Protect

Tips selanjutnya untuk menghindari aplikasi yang berbahaya pada perangkat Android Anda adalah dengan menggunakan Google Play Protect. Ini merupakan salah satu layanan keamanan baru untuk melindungi perangkat Android Anda dari berbagai aplikasi yang mempunyai potensi malware. Fitur ini nantinya akan memberikan peringatan kepada pengguna saat menemukan aplikasi yang berpotensi malware.

Dengan menghindari serta berhati-hati terhadap berbagai aplikasi yang berbahaya pada perangkat Android tersebut maka keamanan privasi Anda akan lebih terjaga, Selain itu, sebaiknya Anda tidak menyimpan berbagai informasi penting atau sensitif pada penyimpanan eksternal Anda. (R10/HR-Online)

- Advertisment -