Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita BisnisArti Delisting Saham dan Cara Mengatasinya di Dunia Pasar Modal

Arti Delisting Saham dan Cara Mengatasinya di Dunia Pasar Modal

Arti delisting saham mungkin masih menjadi perbincangan banyak orang. Keberadaannya bisa memudahkan Anda untuk berinvestasi dengan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, Anda harus pintar mengatur strategi untuk mendatangkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Dalam dunia investasi delisting mempermudah proses perolehan return tinggi. Biasanya delisting juga melekat terhadap risiko dari permainan saham yang Anda jalankan. Dengan begitu Anda harus memahami konsep awal terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan.

Arti Delisting Saham Pada Dunia Pasar Modal

Dunia saham mengenal aksi korporasi atau delisting saham. Pada dasarnya hal tersebut merupakan penghapusan suatu emiten bursa saham secara resmi. Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah pelaku yang berhak melakukan penghapusan.

Maksud dari aktivitas tersebut untuk menghapus saham perdagangan dari daftar perusahaan publik. Tak heran bila saham tersebut tidak diperjual belikan ke pasar modal secara bebas. Emiten saham yang sudah tercatat dan berlaku pada BEI bisa keluar kapan saja sesuai kondisi tertentu.

Perlu Anda ketahui bahwa penghapusan ini sifatnya sukarela. Bahkan ada juga delisting yang bersifat paksaan apabila kondisi saham tidak memungkinkan. Sehingga penghapusan paksa terjadi pada saham sebuah perusahaan.

Baca Juga: Belajar Teknik Analisa Saham Sejak Dini, Mudah dan Praktis

Delisting Sukarela (Voluntary Delisting)

Arti delisting saham sukarela adalah pengajuannya secara langsung dari pihak emiten sendiri. Biasanya ada alasan tertentu yang mendasari pemberhentian operasi saham. Kebanyakan emiten mengalami bangkrut, merger tidak memenuhi persyaratan, dan lain sebagainya,

Adanya delisting sukarela memberikan gambaran bahwa suatu perusahaan memiliki perputaran uang yang kurang baik. Hal ini terjadi karena volume perdagangan saham yang sangat rendah.

Pada delisting sukarela pemegang saham secara otomatis menerima hak dan kewajibannya. Mengingat bahwa pihak emiten memiliki tanggung jawab untuk menyerap saham publik pada harga yang wajar. Sehingga bisa mengembalikan hak para investor.

Force Delisting

Selanjutnya ada Force delisting, arti delisting saham paksaan adalah kondisi yang terjadi saat suatu publik melakukan pelanggaran aturan.

Hal tersebut juga bisa terjadi ketika perusahaan tidak berhasil memenuhi standar keuangan minimum. Sehingga otoritas bursa memberlakukan pemberhentian secara paksa perdagangan saham perusahaan tersebut.

Dalam hal ini pihak perusahaan tidak menyampaikan laporan keuangan dengan baik. Selain itu juga tidak terbuka dalam keberlangsungan bisnis perusahaan yang menjadi pertanyaan banyak orang. Perusahaan tersebut juga tidak ada kejelasan selama kurun waktu 24 jam.

Apabila perusahaan tidak mematuhi aturan yang ada maka BEI berhak mengeluarkan peringatan ketidakpatuhan tersebut. Jika perusahaan tidak bisa mengontrol maka bursa akan menghapus itu dari pasar saham.

Baca Juga: Cara Mengetahui Saham Murah atau Mahal dengan Rasio PER dan PBV

Solusi Force Delisting

Setelah memahami arti delisting saham Anda harus mengetahui solusi terbaik untuk mengatasi force delisting. Memang prosesnya tidak mudah karena membutuhkan pemahaman yang lebih. Berikut ada dua hal yang wajib Anda pelajari.

Menjual Saham ke Pasar Negosiasi

Solusi pertama yang bisa Anda lakukan adalah menjual kembali saham tersebut ke pasar negosiasi. Pada dasarnya pasar tersebut merupakan tempat perdagangan dengan cara tawar menawar. Uniknya proses negosiasi bisa Anda lakukan secara individu.

Tetapi proses pembelian dan penjualan tetap melalui perusahaan sekuritas. Pasar negosiasi memiliki aturan sendiri dan berada di bawah pengawasan bursa. Sebagai investor yang baik Anda harus mematuhi aturan tersebut.

Dalam hal ini BEI akan memberi kesempatan dengan pembukaan suspensi saham sesuai jangka waktunya. Biasanya suspensi saham hanya dibuka pada pasar negosiasi. Hal yang perlu Anda khawatirkan adalah perusahaan bermasalah yang mengakibatkan harga saham anjlok.

Baca Juga: Cara Investasi Saham Untuk Mahasiswa dan Pertimbangannya

Membiarkan Saham

Dengan memahami arti delisting saham Anda bisa mengatasi masalah force delisting secara mudah. Beberapa perusahaan mungkin mengalami masalah yang tidak kecil. Hal ini memberi kesempatan bagi Anda untuk membiarkan saham tersebut.

Walaupun saham tersebut Anda biarkan tetapi tidak berarti mati. Saham milik investor masih tetap ada hanya saja perusahaan tersebut tidak memiliki nilai saham. Dengan kata lain tidak ada peredaran serta perdagangan saham sesuai tujuan awal.

Jika sudah memahami semua penjelasan tersebut ada baiknya Anda untuk berhati-hati dalam berinvestasi. Pastikan anda memilih perusahaan yang memiliki fundamental yang baik atau bila memungkinkan bisa memilih perusahaan yang masuk golongan big Cap.

Itulah pentingnya memaknai arti delisting saham sebelum berinvestasi. Anda bisa menjalankan investasi saham tanpa kendala dan selalu mendatangkan keuntungan. (R10/HR-Online)